9 Cara Memilih Penghisap Asap Dapur yang Paling Bagus dan Ampuh

30 Okt 2019 - Yuhan Al Khairi

9 Cara Memilih Penghisap Asap Dapur yang Paling Bagus dan Ampuh

Enggak banyak orang yang berpikir, bahwa memasang penghisap asap dapur merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan. Padahal, alat ini sangat membantu dalam menyegarkan ruang dapur kita.

Apalagi jika ruang dapur yang kamu miliki tergolong sempit dan tidak memiliki celah ventilasi. Asap dari proses memasak tentu dapat memenuhi ruangan dan mengganggu penghuni yang ada di dalamnya.

Jika sudah demikian, rumah kita pun akan terasa sumpek dan juga pengap. Kamu tentu enggak mau dong, hal tersebut terjadi pada hunianmu?

Oleh sebab itu, memasang penghisap asap dapur bisa jadi sebuah solusi ampuh. Namun, membeli alat penghisap asap, atau biasa disebut cooker hood ini tentu membutuhkan sejumlah biaya.

Agar enggak salah ketika membelinya, berikut cara-cara yang bisa kamu terapkan dalam memilih penghisap asap dapur yang paling bagus.

  1. Perhatikan Daya Sedot Produk

Meski berfungsi serupa, tak semua produk penghisap asap dapur memiliki daya sedot atau ekstraksi yang sama. Kekuatan daya hisap sendiri diukur dalam ukuran meter kubik per jam.

Sehingga, semakin tinggi ukurannya, maka semakin besar pula daya sedot asap dari produk tersebut. tidak hanya asap, alat ini juga berfungsi menyerap bau dan mengurangi kelembapan ruang dapur.

Memang, semakin tinggi daya serap produk, maka semakin mahal harga produk tersebut. Oleh karenanya, sesuaikan saja intensitas memasakmu dengan daya serap produk yang kamu pilih ya.

  1. Tentukan Model yang Sesuai

Memilih model penghisap asap dapur sama halnya mencocokkan alat tersebut dengan situasi ruang dapurmu. Tidak semua model dapat diaplikasikan pada berbagai ruang dapur, lho.


Terdapat beberapa model cooker hood yang bisa kamu pilih, di antaranya:

  1. Chimney Style

cooker hood yang memiliki bentuk bak cerobong dan ditempel di bagian dinding. Nantinya, asap akan dihisap dan dikeluarkan lewat saluran pembuangan ke luar ruang.

  1. Island

Banyak yang salah kaprah dalam membedakan model penghisap asap dapur island dan chimney. Kedua model ini memang memiliki bentuk yang sama, bedanya island di pasang di tengah ruang dapur.

  1. Visor atau Conventional

Model yang satu ini biasanya memiliki ukuran kurang dari 60 sentimeter, sangat sulit untuk menemukan model visor dalam ukuran lebih dari itu. Visor sendiri biasanya langsung ditancapkan pada dinding luar.

  1. Fully Integrated

Untuk yang memiliki ukuran dapur agak sempit, kamu bisa menggunakan penghisap asap dapur model full integrated. Model ini biasanya menyatu dengan kitchen set dan bisa disembunyikan di belakang panel.

  1. Canopy (Semi Integrated)

Hampir mirip dengan fully integrated, yang terhubung langsung dengan perlengkapan dapur, model cooker hood ini tidak dapat disembunyikan di balik panel.

Apabila kamu memiliki ukuran dapur yang relatif sempit, maka pilihlah cooker hood yang memiliki model ringkas dengan ukuran  yang lebih kecil, agar mesin tersebut tidak semakin mempersempit ruang dapur.

  1. Cermati Ukuran Produk

Tidak cuma model, ukuran dari penghisap asap dapur juga bisa disesuaikan dengan bentuk dapur kita. Jika memiliki dapur yang relatif sempit, maka pilihlah produk dengan ukuran yang lebih kecil.

Namun, apabila kamu memiliki ruang dapur yang cukup luas, pilihlah ukuran yang cukup besar, agar mesin tersebut dapat secara efektif menyerap asap dari seluruh sudut ruangan.

Bukan cuma itu, keuntungan lain jika memiliki dapur yang besar adalah kita bisa menyesuaikan model cooker hood dengan tampilan dapur.

  1. Cari Tahu Tingkat Kebisingan Mesin


Seperti mesin-mesin pada umumnya, proses kerja mesin biasanya mengeluarkan suara yang cukup bising. Maka dari itu, carilah mesin yang mengeluarkan ‘polusi suara’ yang minim agar tidak mengganggu.

Dalam mengukur kebisingan alat penghisap asap dapur kamu bisa melihatnya dari ukuran decibel (dB) alat tersebut. semakin kecil tingkat dB-nya, maka semakin kecil pula suara yang ia keluarkan.

Biasanya, orang-orang lebih memilih produk dengan tingkat kebisingan rata-rata di bawah 60 dB. Sebab, frekuensi tersebut serupa dengan dua orang yang sedang berbicara.

  1. Perhatikan Letak Control Panel-nya

Apabila kamu ingin menyalakan atau mematikan alat penghisap asap dapur, maka yang kamu butuhkan adalah mencari keberadaan fitur control panel-nya.

Sayangnya, tidak semua produk cooker hood meletakkan fitur control panel pada bagian depan, atau area yang mudah dijangkau oleh penggunanya, ada yang terletak di dalam atau dibagian bawah mesin.

Itu sebabnya, supaya kamu tidak kesulitan menggunakan alat ini, pilihlah produk dengan control panel yang terletak pada bagian depan alat.

  1. Memiliki Fitur Sensor Otomatis

Untuk mempermudah proses masak-memasak, pilihlah produk penghisap asap dapur dengan fitur sensor otomatis. Hal ini dimaksudkan, agar kamu tidak perlu repot-repot menyalakannya apabila ingin memasak.

Nantinya, dengan sensor tersebut alat akan langsung menyala apabila terdeteksi adanya asap. Sekaligus, alat akan berhenti bekerja, apabila sudah tidak terdeteksi adanya asap di ruangan.

Selain untuk mempermudah, fitur ini juga akan membuat pemakaian listrik untuk alat tersebut jadi lebih hemat, karena alat bekerja lebih efisien.

  1. Memiliki Fitur Lampu

Bagi sebagian orang menganggap bahwa fitur lampu pada mesin penghisap asap dapur tidak penting, sedang sebagian merasa fitur ini cukup esensial untuk digunakan.

Jika kamu senang memasak pada malam hari, maka pilihlah produk cooker hood yang memiliki fitur lampu di dalamnya. Lampu yang terdapat pada cooker hood biasanya lampu halogen atau lampu pijar.

Watt yang dipakai pada lampu tersebut juga tidak terlalu tinggi, sehingga tidak begitu signifikan menyerap daya listrik di rumah kita.

  1. Pilihlah Cooker Hood Berbentuk Lengkung


Apabila kamu lebih tertarik pada penghisap asap dapur berbentuk kotak, enggak jadi masalah kok. Pemilihan bentuk memang tergantung pada referensi kita masing-masing.

Namun, jika kamu memiliki postur yang tinggi dan langit-langit dapur yang rendah, maka ada baiknya memilih cooker hood dengan bentuk cenderung lengkung.

Hal ini dimaksudkan, agar kamu tidak mudah terbentuk alat tersebut ketika sedang melakukan proses mengolah makanan, sehingga lebih aman.

  1. Temukan Produk dengan Harga yang Sesuai

Harga produk penghisap asap dapur memang berbeda-beda, tergantung pada spesifikasi, bentuk, dan juga ukuran alat tersebut.

Di situs Pricebook sendiri, harga rata-rata cooker hood berkisar Rp 630 ribu hingga Rp9,2 juta-an. Cukup mahal memang, maka dari itu persiapkan budget khusus sebelum membeli alat yang satu ini.

Enggak perlu mahal kok, cukup sesuaikan kebutuhanmu dengan produk yang akan dibeli, agar kamu tidak merasa rugi setelah membeli produk tersebut.

Nah, itu tadi beberapa cara memilih penghisap asap dapur atau cooker hood yang penting untuk diketahui.

Lantas, setelah membaca penjabaran di atas, apakah kamu tertarik untuk membeli peralatan dapur yang sangat berguna ini?

Agar tampilan dapurmu semakin menarik, temukan berbagai inspirasi desain dapur menarik di marketplace properti terpercaya dan terbesar di tanah air, 99.co.id atau 99.co Indonesia.

Selamat mencoba!


Author:

Yuhan Al Khairi