15 Cara Memulai Bisnis yang Benar dan Mudah

10 Apr 2019 - Ananda Bayu Pangestu

15 Cara Memulai Bisnis yang Benar dan Mudah

Dunia bisnis saat ini seakan jadi sebuah tren baru di masyarakat, khususnya bagi kalangan muda. 

Cara memulai bisnis yang mereka lakukan pun sangat beragam. Dengan cara yang tepat, bisnis akan cepat berkembang dan menanjak.

Perlu diketahui, berbisnis merupakan pekerjaan yang memupuk kemandirian seseorang. 

Lewat berbisnis, Anda akan belajar banyak seperti barang apa yang laku dijual; strategi pemasaran; sales dan promosi, penyortiran barang; dll.

Lewat berbisnis juga, seseorang bisa mendapatkan kebebasan untuk bekerja sendiri tanpa diatur-atur oleh orang lain. 

Ini jadi salah satu alasan kenapa kalangan muda banyak yang memutuskan untuk berbisnis saja.

Tapi, banyak juga orang yang enggan untuk memulai sebuah bisnis, karena dihantui rasa takut gagal dan rugi, apalagi kalau kesulitan menemukan cara memulai bisnis yang baik.

Penting untuk mengetahui cara memulai dagang yang tepat, sehingga bisnis Anda terus berkembang.

Nah, tidak perlu khawatir lagi! Di sini, akan mengulas 15 cara memulai bisnis yang dijamin membuat Anda sukses dan terus berinovasi.

Mindset Bisnis yang Benar

cara memulai bisnis
foto: Pixabay

Mindset sangatlah berpengaruh pada kesuksesan bisnis di masa depan. Hal ini memang sering disebutkan di mana-mana, tapi bukan omong kosong belaka, lho!

Cara memulai bisnis sangatlah esensial namun kerap dipandang sebelah mata. 

Ada yang mengatakan, kesuksesan dari sebuah bisnis itu dapat ditentukan oleh mental dari sang pelakunya.

Anda harus menjadi pribadi yang positif dan memandang segala sesuatunya sebagai usaha yang harus dikerjakan dengan keras.

Jangan cepat menyerah dan mudah lelah, sebab tantangan dalam berbisnis sangat besar. Biarpun risikonya besar, ingat hasil yang bisa dipetik pun lebih besar lagi!

Anda yang ingin memulai bisnis, harus membuat gol-gol untuk memacu diri untuk terus berkembang. 

Setelah itu, turunkan nilai-nilai dari kesuksesan yang diinginkan dan akan diraih. 

Tidak gampang lho, membuat usaha yang anda jalankan dapat kembali modal bahkan bisa untung. 

Supaya tidak berhenti di tengah jalan dan membuat rugi, sikap dan mindset positif sangat dibutuhkan.

Bila sudah memiliki pemikiran cara memulai bisnis dengan pantang menyerah dan fokus, bisnis usaha akan berjalan lancar. 

Mindset dan sikap positif ini paling dibutuhkan untuk memacu anda sebagai pemimpin bisnis sendiri dengan handal. 

Tentukan Ide Usaha

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Cara memulai bisnis yang selanjutnya ialah menentukan ide usaha.

Anda bisa melakukan trend market research kecil-kecilan menggunakan bantuan Google Analytic

Selain itu, bisa melihat tren tersebut dari iklan-iklan atau produk yang tengah diminati saat ini. 

Pertimbangkan juga apa yang paling diminati dan juga dibutuhkan oleh masyarakat saat ini, sebab kebanyakan hal-hal yang menjadi tren akan meredup kita tidak lagi disukai banyak orang. 

Setelah itu, Anda juga bisa mendapatkan ide usaha dari hobi yang telah dilakukan dan ditekuni. 

Coba lihat mulai dari sekarang, hobi apa saja yang bisa dijadikan peluang bisnis yang baik. Sebagai contoh:

  • Hobi mendesain dan mendekorasi rumah -> bisnis konsultasi dekorasi rumah
  • Hobi berolahraga (senam, yoga, atau dance) -> instruktur olahraga
  • Hobi fotografi -> freelance foto pre-wedding dan wedding atau produk
  • Hobi menulis -> jasa penulisan artikel untuk website atau proposal perusahaan
  • Hobi mendesain dan mengedit foto -> membuat logo atau desain untuk sebuah produk
  • Hobi menyanyi -> menjadi penyanyi untuk pernikahan atau acara-acara

Mulailah perlahan dengan promosi dari mulut ke mulut. Setelah pesanan semakin banyak, beranikanlah untuk memperluas bisnis tersebut.

Cara memulai bisnis seperti ini akan lebih membuat usaha jadi stabil.  

Selain membuat usaha lebih stabil, ide bisnis yang dikembangkan dari sebuah hobi dapat lebih menyenangkan untuk dijalankan.

Inti mencari ide bisnis ini adalah:

  • Pahami kemampuan yang anda miliki untuk menjalankan bisnis
  • Putar otak untuk memulai bisnis dari hobi yang anda miliki
  • Cari ide bisnis dari tren dan pertimbangkan juga apakah tren itu akan bertahan lama atau tidak
  • Proyeksikan hal-hal yang sekiranya  dapat dibutuhkan dan tidak akan ditinggalkan orang dalam jangka waktu lama

Perhitungkan Modal Dengan Tepat

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Tidak punya cukup modal uang untuk memulai sebuah bisnis? Anda jangan buru-buru berhenti dan putar haluan. 

Nyatanya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengumpulkan modal.

Pertama, mungkin Anda sudah mempersiapkan sejumlah tabungan untuk memulai bisnis. 

Perhitungkan tabungan tersebut untuk memulai bisnis yang sesuai dengannya. 

Syukur-syukur bila modal uang yang diperlukan tidak terlalu besar, sehingga tabungan dapat dijadikan uang operasional dalam mengembangkan bisnis.

Ada beberapa bisnis yang sebenarnya tidak memerlukan modal uang yang begitu besar. 

Beberapa contohnya ialah bisnis properti alias menjadi agen properti; jasa menulis atau menyanyi; jasa desain grafis dll.

Kedua, bila bisnis yang ingin dijalankan memerlukan modal uang besar, Anda bisa mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan seperti bank atau perusahaan.

Biasanya sebuah perusahaan memiliki CSR untuk memajukan usaha-usaha kecil perorangan. 

Cicilannya pun ringan dan kadang mereka sama sekali tidak memberikan bunga.

Berbicara soal modal, uang bukanlah satu-satunya modal yang perlu anda persiapkan sebelum memulai sebuah bisnis.

Ada hal-hal lain pula yang berpengaruh dalam proses pengembangan bisnis antara lain:

  • Keahlian
  • Relasi
  • Kreativitas
  • Pengalaman
  • Keberanian
  • Semangat
  • Pengetahuan

Kombinasi dari seluruh modal tersebut akan menjadikan Anda memiliki pondasi yang kuat sebelum memulai sebuah bisnis.

Belajar dari Ahlinya

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Keyakinan yang telah dibuat sendiri kadang bisa goyah jika tidak ada penyemangat. Cara memulai bisnis ini tidak boleh ketinggalan untuk Anda pelajari. 

Ya, supaya Anda tidak mundur dan mengakhiri niat untuk memulai bisnis, baiknya cari mentor atau rekan sharing mengenai pengalaman berbisnis.

Sekarang Anda bisa temukan cukup banyak forum bisnis baik offline maupun online, dan bertanya-tanya secara intens kepada sejumlah orang.

Dengan begini, ketika mulai merasa gamang, Anda bisa membicarakan hal tersebut dan membuat keputusan menjadi lebih kuat lagi.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai wawasan baru seputar bisnis.

Salah satu forum entrepreneurship yang perlu Anda masuki adalah yang berkaitan dengan berjualan secara online

Online marketing dan online sales sangatlah diperlukan. 

Sebab saat ini, sudah semakin banyak orang yang mencari berbagai kebutuhan mereka lewat dunia maya termasuk media sosial dan media online lainnya.

Fokus pada Peluang

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Untuk membuat sebuah bisnis berjalan lancar, kadang diperlukan kejelian dalam melihat peluang bisnis yang ada. 

Saat peluang tersebut dapat diambil dan dimanfaatkan sebaik mungkin, bisa saja bisnis yang ditekuni dan dijalankan kemudian meroket.

Misalnya, Anda ditawarkan untuk melanjutkan bisnis seorang teman yang tak lagi dapat fokus menjalankan banyak bisnis. 

Jadikan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha yang sudah ada. 

Selain itu, peluang yang diberikan secara mudah ini dapat menjadi ladang ilmu bagi Anda.

Cara memulai bisnis ini sangat ampuh menjadi sumber pembelajaran bagi setiap orang yang ingin melakukan usaha. 

Anda pun bisa mengembangkannya menjadi bisnis online jika sudah berjalan dengan semestinya.

Peluang Lewat Pameran

Contoh kedua, misalnya Anda sudah mendirikan sebuah bisnis lalu ditawari untuk memamerkan usaha tersebut.

Anda perlu pelajari dulu penawaran tersebut dan pertimbangkan baik dan buruknya terhadap bisnis.

Sebagai salah satu bayangan, misalnya Anda menjalankan bisnis minuman kopi.

Suatu hari, di kota tempat Anda berada ada perhelatan minum kopi namun syaratnya harus memberikan kopi tersebut dengan harga yang lebih murah. 

Biarpun begitu, panitia telah memberikan tempat di acara tersebut secara gratis. 

Tentu ini akan sangat sayang untuk dilewatkan. 

Bila Anda mengambil peluang ini, maka kesempatan untuk memasarkan produk kopi yang Anda punya pun semakin besar.

Jika ditawarkan untuk memamerkan bisnis yang Anda miliki dalam sebuah pameran, ikutilah apabila peluang pameran tersebut dapat menguntungkan dan tidak memakan banyak biaya.

Pameran sendiri berguna sebagai media promosi untuk menarik banyak customer dengan waktu yang singkat.

Peluang Endorsement

Saat ini, beriklan dengan menggunakan seleb media sosial sangat ampuh mendatangkan pembelian.

Apapun media sosial tempat beriklan yang digunakan, selebriti yang ada di dalamnya dapat dimanfaatkan untuk beriklan dan juga mempromosikan produk/jasa yang Anda tawarkan.

Bila ada seorang teman yang kebetulan seleb media sosial dan menawarkan secara gratis dalam rangka membantu Anda, jangan bersikap tidak enak dan malu sehingga menolak tawaran tersebut.

Lebih baik, biarkan ia membantu Anda untuk mempromosikan barang/jasa yang dijual. 

Sebagai bentuk terima kasih, Anda pun bisa memberikan sesuatu kembali padanya.

Cara memulai bisnis online dari nol seperti ini perlu Anda ingat agar dapat melatih diri dalam melihat peluang yang ada.

Peluang endorsement  pun dapat diterapkan untuk cara bisnis online pemula yang membutuhkan sedikit modal.

Langkah Promosi yang Tepat

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Cara memulai bisnis yang tepat bukan hanya seputar produk yang akan dijual dan ditawarkan saja. 

Strategi dalam mempromosikan barang dan jasa yang ditawarkan pun perlu dipertimbangkan.

Anda mau promosi offline atau online? Atau mau melakukan kedua cara tersebut secara bersamaan?

Semuanya bisa dipilih sesuai dengan bujet dan kebutuhan. Biasanya, bisnis-bisnis yang baru, dipromosikan secara offline melalui mulut ke mulut.

Seperti yang telah dijelaskan di atas tadi, cara memulai bisnis dengan promosi ini ampuh membuat bisnis berkembang perlahan namun stabil. 

Umumnya, orang yang ingin menggunakan barang dan sebuah jasa disebabkan oleh pengalaman positif yang sudah menggunakan barang serta jasa tersebut.

Bagaimana dengan promosi offline menggunakan selebaran atau pamflet?

Cara memulai bisnis seperti ini seringkali sudah dianggap kuno oleh sebagian orang dan akhirnya ditinggalkan.

Tapi tidak selalu begitu, karena Anda juga bisa memanfaatkan cara ini bila target market dari bisnis adalah orang tua yang sejatinya tidak terlalu mahir dengan teknologi.

Yang paling penting adalah menggunakan media online untuk sarana beriklan. 

Hal ini agar produk dan jasa yang Anda tawarkan lebih mudah terjangkau oleh banyak orang.

Anda bisa mempelajari hal ini dari forum-forum ataupun menggunakan jasa yang mengerti marketing online.

Baca juga:

Penting! Inilah Cara Memaksimalkan Promosi Iklan Properti dengan Mudah dan Cepat

Cara Memulai Bisnis dengan Jualan

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Cara memulai sebuah bisnis dapat dilakukan dengan berjualan hal-hal yang simpel. 

Ini bisa jadi alternatif bila Anda tidak memiliki modal uang dan masih bingung apa sebenarnya bisnis yang ingin ditekuni.

Caranya, mulailah berjualan benda-benda yang jadi tren dan banyak dicari orang. Lakukan penjualan tersebut melalui media online termasuk situs-situs e-commerce yang gratis.

Buat Sarana / Website Bisnis

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Memiliki toko atau workshop di rumah memang masih banyak dilakukan oleh pebisnis. 

Biasanya, toko dimiliki oleh mereka yang berjualan barang seperti makanan yang butuh kedai atau toko obat-obatan.

Meskipun demikian, saat ini banyak orang yang memilih untuk tidak membuka toko offline dan berpegang pada toko online saja.

Setelah customer melakukan pembelian, barang yang dibeli akan langsung dikirimkan ke alamatnya.

Maka dari itu, dalam cara memulai bisnis yang baik, penting untuk Anda membuat sebuah situs.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan media sosial seperti Twitter, Facebook, Instagram dan lainnya.

Gabung dengan Komunitas Bisnis

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Cara memulai bisnis dengan bergabung bersama komunitas akan membuat Anda lebih matang dalam menjalankan bisnis.

Sebagai pebisnis pemula yang baru saja terjun ke dunia bisnis, Anda tentu memerlukan mentor, salah satunya bisa dijumpai di berbagai komunitas bisnis.

Bergabung dengan grup atau komunitas akan membantu Anda dalam memecahkan banyak masalah yang dihadapi selama proses persiapan bisnis. 

Anda dapat menjumpai kumpulan para pebisnis ini di media online. Atau bila ada forum bisnis di sekitar lingkungan, cobalah memilih yang pas dan ikuti jika mereka menggelar acara atau workshop.

Lakukan Passion Anda

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Anda akan lebih menikmati bisnis jika itu merupakan passion atau sesuatu yang disukai. 

Sebab, saat terjadi suatu kesusahan yang menghambat bisnis tersebut, Anda tidak akan pernah berhenti melakukannya karena hal tersebut benar-benar disukai.

Misalkan saja menjalankan bisnis sesuai kegemaran yaitu memasak. 

Hidup dengan Sederhana

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Berbisnis dengan modal uang pribadi berarti Anda harus bersiap-siap untuk hidup hemat dan sederhana.

Kadang kala, untuk menciptakan dan membangun sebuah bisnis yang berkembang, cukup banyak hal yang harus dipertaruhkan, apalagi uang pribadi.

Risiko dari berbisnis pun kadang menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai.

Sebab berbagai kerugian yang timbul dari berbisnis kerap dapat mempengaruhi keuangan pelaku bisnis. 

Bila Anda ingin terjun ke dunia bisnis, biasakanlah diri dengan hidup sederhana. 

Sikap hidup sederhana dapat terpancar saat Anda melakukan bisnis sehari-hari. Caranya adalah dengan mengerjakan segala sesuatunya sendiri dan secara mandiri.

Jangan sedikit-sedikit mengandalkan orang dan meminta bantuan pada yang lain atau menggunakan jasa. 

Hal ini dapat melatih diri menjadi lebih sederhana dan juga memiliki jiwa yang lebih kuat.

Belajar dari Kegagalan

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Perlu dicamkan dalam cara memulai bisnis bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. 

Masih banyak cara memulai bisnis lain yang bisa dilakukan. Jadikan kegagalan tersebut sebagai pelajaran untuk memulai bisnis baru yang lebih baik. 

Apapun bisnisnya, sekalipun bisnis tersebut berbeda dari yang sebelumnya, selalu ada pelajaran yang dapat dipetik dari kegagalan.

Misalnya Anda jadi lebih mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa saja yang harus dihindari. 

Cara memulai bisnis baru dengan belajar dari kegagalan ini juga dapat membuat lebih realistis, bisa dengan menyederhanakan bisnis atau mengubah strategi.

Baca juga:

5 Strategi Bisnis Properti yang Bikin Kamu Tajir Melintir

Action!

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Anda sudah paham cara memulai bisnis yang dijelaskan di atas. Tapi akan jadi sia-sia bila tidak ada aksi.

Eksekusi yang baik dan juga berhati-hati, dapat membuat apa yang sudah dipahami akhirnya dilakukan dengan seksama. 

Hindari sikap no action talk only dan jadi pedoman sebagai cara memulai bisnis yang baik. 

Rata-rata orang masa kini lebih banyak bicara ketimbang beraksi.

Ketika Anda memiliki sebuah ide untuk mengembangkan bisnis, jangan tunda-tunda untuk melakukannya.

Baik atau buruk, Anda akan mengetahuinya sendiri seiring berjalannya waktu. 

Jangan pernah takut untuk melakukan apa yang diinginkan, termasuk dalam hal bisnis.

Bekerja Keras

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Aksi harus terus-menerus dilakukan dengan tekad dan sikap ingin terus bekerja keras. 

Bila terus berusaha untuk menjalankan bisnis sekeras mungkin, maka kesempatan untuk dapat maju pun bisa semakin besar.

Ikuti Perkembangan Teknologi

cara memulai bisnis

foto: Pixabay

Sebagai manusia yang hidup di tengah pesatnya perkembangan teknologi, mau tidak mau Anda harus belajar menggunakannya dan beradaptasi dengan perkembangan ini.

Teknologi seyogyanya merupakan perangkat yang dapat mempermudah manusia, pun terhadap para pelaku bisnis.

Inovasi teknologi harus dilakukan, begitu juga inovasi terhadap produk dan jasa yang ditawarkan.

Semoga ulasan di atas mengenai cara memulai bisnis dapat bermanfaat bagi Anda semua, ya!

Baca juga:

Cara Menghitung Laba Bersih Sebelum dan Setelah Pajak

Author:

Ananda Bayu Pangestu