
Property People, pernah mengalami kran yang tiba-tiba tidak mengeluarkan air?
Jika iya, tentu hal ini sangat merepotkan, bukan?
Pasalnya, air berperan penting dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mandi, memasak, dan membersihkan perabotan.
Kran yang tidak bisa keluar air bisa terjadi karena sejumlah faktor, dan untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan sejumlah cara.
Lantas, kenapa air keran tidak keluar? Bagaimana cara mengatasi kran tidak keluar air?
Simak jawabannya sebagai berikut.
Penyebab Kran Tidak Keluar Air

Sebelum mengetahui cara mengatasi kran tidak keluar air, penting bagi kamu untuk mengidentifikasi penyebabnya terlebih dahulu.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut penyebab air keran tidak keluar.
1. Saluran Air Tersumbat
Penyumbatan saluran air biasanya terjadi akibat penumpukan kotoran, kerak, atau endapan mineral dalam kurun waktu lama.
Hal tersebut dapat menghambat laju aliran air sehingga dapat mengurangi tekanan yang seharusnya keluar dari bagian keran.
Baca juga: 9 Cara Menghemat Air yang Bisa Dilakukan di Rumah
2. Pompa Air Rusak
Meskipun pompa dan keran adalah komponen yang berbeda, kerusakan pada pompa air dapat menyebabkan aliran air terhambat.
Oleh karena itu, pastikan pompa berfungsi dengan baik agar air dapat mengalir dengan lancar.
3. Ukuran Pipa Terlalu Kecil
Penyebab lain air tidak keluar bisa disebabkan oleh kesalahan dalam memilih ukuran keran.
Tekanan air yang besar namun dipadukan dengan pipa berukuran terlalu kecil dapat menghambat aliran air dan membuatnya sulit keluar.
4. Tekanan Air Rendah
Air keran tidak keluar tidak selalu dipengaruhi oleh material kerannya, tetapi juga bisa disebabkan oleh tekanan air yang rendah.
Tekanan air yang rendah dapat terjadi akibat gangguan pada sistem pasokan air umum atau masalah pada instalasi pipa.
Cara Mengatasi Kran Tidak Keluar Air

Melansir dari berbagai sumber, berikut cara mengatasi kran tidak keluar air yang ampuh.
1. Cara Mengatasi Kran Tidak Keluar Air dengan Membersihkan Kotoran
Cara mengatasi keran tidak keluar air yang termudah adalah dengan membersihkan kerak dan kotoran.
Kotoran rentan menumpuk di bagian ujung atau aerator.
Maka, untuk melakukannya kamu perlu memeriksa bagian tersebut terlebih dahulu dengan melepaskannya.
Jika sudah, rendam bagian yang tersumbat dengan menggunakan larutan cuka atau campuran air dan baking soda.
Kemudian, tunggu beberapa saat dan sikat kran hingga bersih.
Pastikan kamu membersihkan seluruh bagian kran, termasuk celah-celahnya.
2. Gunakan Pengurai Pipa
Kotoran sudah dibersihkan, tetapi keran air masih mampet?
Jika iya, mungkin masih ada sisa kotoran yang terselip di celah-celah pipa.
Untuk membersihkannya secara menyeluruh, kamu bisa mencoba menggunakan pengurai pipa.
Pengurai pipa dapat ditemukan dengan mudah di toko peralatan rumah tangga.
Secara umum, produk ini mengandung bahan kimia yang berfungsi untuk melarutkan penyumbatan dalam pipa, termasuk sisa kotoran yang tertinggal.
3. Ganti Pompa Air
Jika kran tidak mengeluarkan air akibat pompa rusak, solusinya adalah mengganti pompa dengan yang baru.
Sebagai informasi, pompa berfungsi untuk meningkatkan tekanan dan mendistribusikan air secara merata.
Oleh karena itu, kerusakan pada pompa dapat memengaruhi jumlah air yang keluar dari kran.
4. Ganti Katup Pompa
Jika tidak ditemukan kotoran di dalam pompa air, cobalah periksa bagian katup atau sealing yang terpasang di dalam keran.
Sebab, komponen ini juga dapat menyebabkan air sulit keluar dari keran.
Apabila kerusakan cukup parah, sebaiknya ganti katup atau sealing dengan yang baru.
Pastikan untuk memilih katup yang sesuai dengan model dan ukuran keran agar air dapat mengalir dengan baik.
Baca juga: 9 Jenis Kran Air Terbaik untuk Rumah dan Harganya
Itu dia beberapa cara mengatasi kran tidak keluar air.
Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!