Begini Cara Mengecat Kayu Yang Benar, Bagus dan Awet Hasilnya!

11 Nov 2019 - Ananda Bayu Pangestu

Begini Cara Mengecat Kayu Yang Benar, Bagus dan Awet Hasilnya!

Berbeda dengan para pengerajin furnitur kayu, sebagian orang awam belum mengetahui cara mengecat kayu yang benar. Cara cat kayu yang bagus tentu saja memerlukan usaha dan waktu yang lebih, sehingga hasilnya pun menjadi maksimal juga awet.

Jika anda ingin mengetahui bagaimana cara mengecat kayu yang benar, atau mungkin ingin merestorasi furniture kayu tua anda di rumah, pastikan anda baca artikel ini hingga selesai, ya. 

Di sini, anda bisa tahu bagaimana cara memilih cat kayu terbaik hingga cara mengaplikasikannya hingga mendapat hasil yang terbaik juga. Selamat membaca!

Tahapan Cara Cat Kayu Yang Bagus Dari Awal

Sebelum membahas tentang tahapan cara mengecat kayu, harus anda ketahui bahwa proses mengecat kayu ini bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Cara cat kayu yang bagus membutuhkan kondisi yang bagus pula.

Idealnya, anda harus mengecat kayu pada kondisi cerah dan tidak lembab. Karena jika kondisi sekitar lembab, cat kayu akan lama kering dan hasilnya menjadi tidak bagus. Berikut tahapan cara cat kayu yang benar dari awal:

  1. Pastikan kayu sudah bersih, kering, dan rata.


Cara pertama adalah dengan mempersiapkan kayu yang akan dicat. Kayu bisa dikatakan siap untuk dicat jika sudah bersih, kering, dan rata permukaannya. Untuk menghaluskan permukaan kayu, gunakan amplas.

Tidak perlu bingung, anda bisa datang ke toko bangunan terdekat dan mencari amplas yang cocok untuk menghaluskan kayu. Setelah kayu siap, anda bisa melanjutkan cara mengecat kayu yang berikutnya.

  1. Gunakan dempul dan primer sebagai dasar jika ingin warna cat kayu yang bagus dan solid.


Nah, jika ingin mendapatkan hasil cat yang bagus, anda perlu memperhatikan cara cat kayu dasar ini. Dempul, putty, filler, atau plamir adalah cat yang digunakan di lapisan paling dasar. 

Gunanya untuk menghaluskan permukaan kayu dan sebagai dasar agar warna cat kayu menjadi solid. Jika anda ingin mendapatkan hasil yang alami dan transparan, tidak perlu menggunakan lapisan dempul ini.

Sedangkan, lapisan primer juga mirip fungsinya dengan dempul. Hanya saja, lapisan ini lebih berfungsi untuk menyiapkan lapisan cat pewarna atau wood stain agar hasilnya maksimal.

  1. Pilih cat kayu terbaik yang ingin digunakan, pigmented atau wood stain?


Perlu anda ketahui, terdapat dua jenis cat dalam pemilihan cat kayu, yaitu pigmented dan stain. Cat kayu pigmented akan memberikan hasil akhir yang menutup secara total, sehingga serat kayu tidak akan terlihat sama sekali. 

Sementara wood stain akan memberikan finishing yang natural dan transparan. Cat wood stain berfungsi untuk menonjolkan estetika serat kayu. Jadi, sebelum mulai mengecat, pastikan anda memilih cat kayu terbaik yang ingin anda gunakan.

Dalam proses cat kayu, tunggu lapisan pertama kering kurang lebih 60 menit. Setelah kering, gunakan amplas alumunium oxide no.400 dan amplas sampai halus. Anda bisa lanjut mengecat kayu lapis demi lapis sampai mendapatkan warna yang diinginkan.

Pastikan anda mengencerkan cat dengan benar. Jika anda menggunakan cat kayu water based, encerkan dengan air. Sedangkan jika cat kayu solvent based, maka pengencernya adalah thinner atau spiritus. 

  1. Aplikasikan varnish atau clear coat pada tahap akhir cara mengecat kayu, lalu tunggu hingga kering sempurna.

Setelah mendapat warna yang diinginkan, cara mengecat kayu selanjutnya adalah dengan menggunakan varnish atau clear coat atau top coat. Lapisan bening ini berguna untuk melindungi lapisan cat agar awet, seperti melindunginya dari UV atau goresan. 

Tahapan cara cat kayu yang bagus di atas ini tentu saja tidak selalu digunakan semua, bisa disesuaikan dengan kondisi. Misalnya, tahapan caranya tentu berbeda jika anda ingin mengecat kayu yang sudah dicat sebelumnya alias merestorasi furnitur lama.

Bagaimana Cara Mengecat Kayu Yang Sudah Dicat Sebelumnya?


Nah, sekarang kita akan membahas bagaimana merestorasi furniture kayu tua. Bagaimana cara mengecat kayu yang sudah dicat? Pertama, anda harus tentukan dulu akan menghilangkan lapisan cat yang lama atau tidak.

Bila anda harus menghilangkannya, anda bisa menggunakan pengencer cat dan pengamplasan. Jika tidak harus, anda tinggal pilih jenis cat yang sama dengan cat yang sudah digunakan pada furniture tersebut.

Meski demikian, anda tetap disarankan untuk menghilangkan cat lama sebelum mengecat kayu lagi agar mendapat hasil akhir yang maksimal. 

Jika furniture kayu yang ingin anda cat kembali menggunakan lapisan cat yang tipis, mudah untuk menghilangkan lapisan tersebut dengan amplas. Namun jika lapisan catnya tebal, anda harus bekerja ekstra untuk mengelupas cat lama dan mengembalikannya ke warna asli.

Cara mengecat kayu yang sudah dicat sebelumnya ini tidak memerlukan lagi lapisan dempul. Artinya, anda bisa langsung mengecat ketika lapisan cat lamanya sudah terkelupas dengan sempurna.

Tips Cara Mengecat Kayu Dengan Kuas


Ada banyak cara cat kayu, namun salah satu pilihan yang paling umum adalah mengecat kayu dengan kuas. Meski ini paling umum dilakukan, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara mengecat kayu dengan kuas ini agar hasilnya bagus. 

Simak tips mengecat kayu dengan kuas di bawah ini, ya!

  1. Pilih ukuran kuas yang sesuai. Pilih kuas besar jika permukaan kayunya datar. Jika kayu memiliki banyak detail, gunakan kuas kecil.

  2. Ratakan permukaan kuas dengan gunting jika belum rata.

  3. Sapu kuas searah dengan serat kayu.

  4. Jika mengecat permukaan yang luas, pegang kuas seperti memegang raket.

  5. Jika mengecat permukaan yang kecil, pegang kuas seperti memegang sendok.

Itu dia cara cat kayu yang benar dengan kuas sehingga anda akan mendapatkan finishing terbaik. Selamat mengecat kayu!

Author:

Ananda Bayu Pangestu