
Beberapa cara menghemat listrik yang akan dibahas pada artikel ini bisa jadi sangat membantu kamu yang sedang pusing mengakali penggunaan listrik rumah tangga. Semakin banyak elektronik yang digunakan, tentu saja semakin besar tagihan atau penggunaan listrik kita.
Apalagi, untuk mereka yang sudah berumah tangga, tentu saja penggunaan elektronik ini semakin intense saja. Dari mulai kulkas, mesin cuci, dispenser, belum lagi elektronik tambahan lain seperti AC yang tak kalah besar memakan daya listrik.
Tagihan listrik membengkak bisa dibilang adalah mimpi buruk untuk mereka yang tugasnya mengatur keuangan rumah tangga. Itulah mengapa penting untuk mengetahui cara menghemat listrik di rumah.
Menariknya, trik menghemat listrik ini tidak sulit untuk dilakukan, lho! Beberapa penyebab listrik membengkak ini justru hanya karena kebiasaan buruk kita dalam menggunakan barang elektronik. Yuk, simak artikel cara menghemat listrik ini hingga selesai!
Bagaimana Cara Menghemat Listrik Token?
Cara yang terbilang efektif untuk menghemat penggunaan listrik adalah dengan menggunakan listrik token. Belakangan ini, semakin banyak rumah yang menggunakan instalasi listrik token atau listrik prabayar.
Dengan sistem prabayar, kamu dapat merencanakan dengan lebih mantap penggunaan listrik bulanan karena kamu bisa menentukan sendiri berapa besaran pulsa yang akan dibeli. Sederhananya, listrik token memaksa kita untuk menghemat listrik.
Berbeda dengan sistem listrik pasca bayar yang menempatkan tagihan di belakang, kita jadi cenderung tidak peduli dan menghabiskan listrik seenaknya. Nah, lalu bagaimana cara menghemat listrik sehingga token listrik rumah tak kehabisan pulsa sebelum waktunya?
Cara Menghemat Listrik Dengan Bijak Menggunakan Elektronik
Cara menghemat listrik paling efektif adalah dengan bijak menggunakan elektronik di rumah. Banyak kebiasaan-kebiasaan kecil dan sepele yang sebenarnya berdampak cukup signifikan pada penggunaan dan tagihan listrik rumah tangga.
Dari kebiasaan tidak mencabut kabel sampai kebiasaan membiarkan lampu menyala meski tidak digunakan, kamu bisa merubah kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mulai bijak menggunakan barang-barang elektronik. Simak cara menghemat listrik berikut ini, ya!
-
Cabut kabel dari saklar saat tidak digunakan
Cara menghemat listrik paling mudah adalah dengan membiasakan diri mencabut kabel dari saklar saat tidak digunakan. Kebanyakan orang terbiasa meninggalkan rumah dengan kabel-kabel yang masih terpasang ke saklar.
Meskipun tidak digunakan, arus listrik masih mengaliri kabel-kabel ini. Itu berarti, kamu sedang membuang daya listrik dengan sia-sia. Apalagi, kabel yang terpasang namun ditinggalkan begitu saja akan meningkatkan resiko konslet yang lebih besar, lho!
-
Hemat pemakaian lampu
Jika kamu ingin belajar cara menghemat listrik, maka cobalah bijak dalam menggunakan lampu. Kebiasaan menyalakan lampu pada siang hari harus cepat-cepat ditinggalkan. Apalagi, jika kebetulan kamu memiliki desain rumah minimalis yang cenderung berjendela besar.
Jendela yang besar pada rumah sangat bermanfaat untuk penerangan alami ketika siang hari. Kita bisa cukup mengandalkan pencahayaan dari sinar matahari, sehingga bisa lebih hemat listrik karena tidak perlu menggunakan lampu.
-
Cara menghemat listrik AC
Nah, lalu bagaimana cara menghemat listrik AC? Sebagian orang, terutama yang tinggal di kota-kota panas seperti Jakarta, Bekasi, dan Depok, menganggap AC sebagai kebutuhan primer di rumah. Suhu udara yang panas hampir tidak bisa ditoleransi sehingga AC sangat dibutuhkan.
Tapi apakah tidak ada yang bisa kita lakukan sebagai cara menghemat listrik AC? Ada! Meskipun penggunaan AC membutuhkan konsumsi listrik yang lebih besar jika dibandingkan dengan elektronik kebanyakan, tetap ada tips menggunakan AC agar hemat listrik.
Yang pertama, coba batasi penggunaan AC dan jangan selalu dihidupkan. Contohnya, hanya hidupkan AC ketika malam hari, atau di jam-jam tertentu saja. Yang kedua, pastikan kamu memilih AC yang hemat energi yang dilengkapi pengatur suhu otomatis.
-
Bijak menggunakan kulkas
Sama dengan AC, kulkas adalah salah satu elektronik yang membutuhkan daya listrik besar. Namun, karena fungsinya sangat vital, hampir tidak mungkin untuk tidak menggunakan kulkas di rumah saat ini.
Maka dari itu, kita harus bijak menggunakan kulkas. Bagaimana cara menghemat listrik ketika menggunakan kulkas? Ketika kita hendak bepergian dalam waktu yang cukup lama, pastikan kita menurunkan suhu kulkas hingga paling rendah.
Jangan khawatir kulkas rusak, hal ini bahkan tidak akan mempengaruhi kualitas makanan yang disimpan di dalam kulkas karena kulkas tidak akan dibuka tutup selama kita pergi. Bahkan, jika isi kulkas sedang sedikit dan tidak terlalu memerlukan suhu dingin, kita bisa mematikan kulkas terlebih dahulu selama pergi.
-
Memilih mesin cuci sesuai kebutuhan
Sebelum membeli mesin cuci untuk kebutuhan rumah tangga, kamu harus perhatikan juga daya listriknya. Mesin cuci dengan kapasitas yang besar akan memakan listrik yang lebih besar juga. Jadi, pastikan kamu menggunakan mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhanmu.
-
Setrika dengan pengatur panas otomatis
Untuk urusan setrika, pastikan kamu menggunakan setrika dengan pengatur panas otomatis. Mengapa harus demikian? Setrika yang tidak memiliki pengatur panas otomatis akan bekerja mengalirkan listrik terus menerus.
Sedangkan setrika dengan pengatur panas otomatis dapat mengontrol konsumsi listrik sehingga lebih hemat meskipun digunakan berlama-lama. Kamu juga jadi terhindar dari resiko setrika gosong. Lebih aman, kan?
-
Menyalakan dispenser seperlunya
Secara kumulatif, ternyata penggunaan mesin pemanas dan pendingin air pada dispenser memakan lebih banyak listrik dibanding AC dan kulkas. Gila, bukan? Maka dari itu, kamu disarankan untuk menghidupkan pemanasan dispenser kita hendak digunakan saja.
Itu dia beberapa tips & trik cara menghemat listrik rumah tangga. Sekarang, kamu tidak perlu jantungan lagi setiap melihat tagihan listrik atau setiap pulsa listrik habis sebelum waktunya. Selamat berhemat!