
Cara menghitung kebutuhan cat tembok sangat penting diketahui, terutama jika kamu berkeinginan untuk membangun atau merenovasi rumah.
Tujuannya agar kamu bisa membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) secara tepat, demi menghindari risiko pembengkakan dana.
Setidaknya ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat menghitung kebutuhan cat tembok.
Tidak cuma luas dinding, ukuran jendela dan pintu juga perlu diperhatikan saat melakukan perhitungan ini.
Lantas, bagaimana cara menghitung kebutuhan cat tembok rumah? Berikut ulasan lengkapnya.
Baca juga: 6 Cara Mengecat Tembok Lama untuk Pemula
Hitung Luas Permukaan Dinding yang akan Dicat
Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengetahui kebutuhan cat per m2 adalah menghitung luas dindingnya.
Misalnya kamu hendak mengecat kamar tidur berukuran 4 x 5 meter denhan tinggi 3 meter.
Dari keterangan di atas, maka ada dua sisi dinding berukuran 4 x 3 meter dan 5 x 3 meter pada ruangan tersebut.
Kamu tinggal menghitung total keseluruhan luas ruangan dengan rumus berikut;
Panjang dinding x tinggi dinding
Jika demikian, maka cara menghitungnya adalah;
2(4 x 3) + 2(5 x 3) = 54 m2.
Hitung Luas Jendela dan Pintu di Dalam Ruangan
Luas dinding sudah diketahui, lalu kurangi dengan luas jendela dan pintu di dalam ruangan.
Bagian pintu dan jendela tidak termasuk dalam permukaan yang akan dicat, sehingga harus dihitung juga untuk kemudian dikurangi dengan total luas dindingnya.
Nah, rata-rata pintu di Indonesia memiliki lebar 80 cm dan tinggi 2 meter.
Jika demikian, total luas pintu tersebut adalah;
2×0,8 meter = 1,6 m2
Anggaplah jendela memiliki ukuran 40 cm dengan tinggi 90 cm.
Bila demikian, maka total luas jendela adalah;
0,4 meter x 0,9 = 0,36 m2
Selanjutnya, kurangi luas dinding yang akan dicat dengan luas jendela dan pintu.
Agar tidak bingung, berikut contoh perhitungannya;
54 m2 (luas tembok) – 1,6 m2 (luas pintu) – 0,36 m2 (luas jendela) = 52,04 m2.
Baca juga: 4 Cara Mengecat Dinding Bercorak dengan Peralatan Sederhana
Total Kebutuhan Cat per M2 dan Kg
1. Kebutuhan Cat per M2
Luas dinding tanpa jendela dan pintu sudah diketahui, saatnya kini kamu menghitung kebutuhan cat per m2 secara keseluruhan.
Namun, perlu diketahui apakah kamu akan membeli cat dalam satuan liter atau kilogram.
Jika membeli cat per liter, pertanyaannya adalah 1 liter cat untuk berapa m2?
Standarnya, 1 liter cat memiliki berat sekitar 1,5 kg.
Volume cat tersebut bisa digunakan untuk dinding seluas 10-12 m2.
Lalu, jika total permukaan dinding yang akan dicat berukuran 52,04 m2, maka membutuhkan berapa liter cat?
Kamu bisa membagikan luas dinding secara keseluruhan dengan luas dinding per 1 liter catnya, seperti:
52,04:10 = 5,2 liter cat.
Untuk hasil yang lebih maksimal, biasanya dinding akan dipoles dengan dua lapisan cat.
Jika ingin melakukan pengecatan dua lapis, dibutuhkan total 8-10 liter cat untuk ruangan tersebut.
2. Kebutuhan Cat per Kg
Selain per m2, kita juga bisa memnghitung kebutuhan cat per kilogramnya.
Seperti yang telah disebutkan, 1 liter cat biasanya berisi 1,5 kg.
Jadi, untuk ukuran 1 kg, maka ukuran volume catnya adalah 0.6 liter.
Sementara, untuk 5 kg cat kurag lebih sama dengan 4 liter cat.
Jika demikian, kalikan hasil penjumlahan kebutuhan cat dalam liter dengan 1,5 kg.
Misal untuk kebutuhan 8 liter cat, maka perhitungannya adalah;
8×1,5 kg = 12 kg cat.
Baca juga: 12 Cara Menghilangkan Bau Cat dengan Cepat dan Alami
Demikianlah cara menghitung kebutuhan cat tembok rumah yang menarik diketahui.
Semoga informasi ini bermanfaat!



