Cara Menghitung Pondasi Batu Kali Tepat dan Akurat. Wajib Tahu!

Last update: 28 Agustus 2025 4 min read
Author:

Agar biaya pembuatan pondasi batu kali rumahmu tidak membengkak, kamu harus tahu cara menghitung pondasi batu kali yang benar.

Fondasi adalah tulang punggung sebuah bangunan, menjamin kekuatan dan ketahanannya terhadap goncangan.

Perancangan yang kurang teliti dapat menyebabkan keruntuhan, terutama untuk fondasi batu kali.

Panduan Properti 99.co Indonesia menghadirkan cara menghitung volume pondasi batu kali sebagai acuan biaya pembangunan rumah.

Cara Menghitung Volume Pondasi Batu kali

cara menghitung pondasi batu kali
Ilustrasi cara menghitung pondasi batu kali: caritra.org

Fondasi batu kali merupakan jenis fondasi yang dibangun dari batu alam yang ditumpuk dalam susunan, bentuk, dan ukuran tertentu.

Kemudian, ia disatukan dengan pengikat seperti adukan beton.

Tipe fondasi ini jadi yang paling umum dipakai untuk hunian dan pada bangunan lainnya yang tidak terlalu berbobot serta tidak terlalu besar.

Cara menghitung volume pondasi batu kali dapat dengan mudah dilakukan.

Rumus menghitung volume pondasi batu kali:

Volume pondasi = luas penampang x jumlah total panjang pondasi

Rumus luas penampang:

Luas penampang = (lebar bagian atas pondasi + lebar bagian bawah pondasi) x tinggi pondasi / 2

Kamu bisa mencoba menerapkan rumus cara menghitung volume fondasi batu kali dengan contoh soal  berikut.

Diketahui:

  • lebar bagian atas penampang pondasi = 0,4 m
  • lebar bawah pondasi = 1 m
  • tinggi dalam pondasi = 2 m
  • pondasi = jumlah panjang dinding = 40 m

Jawabannya:

Volume pondasi = luas penampang pondasi x jumlah total panjang pondasi

= ((0,4 m + 1 m) x (2 m / 2)) x 40 m

= (1,4 m x 1 m) x 40 m

= 1,4 m² x 40 m = 56 m³

Analisa Menghitung Harga Satuan Pemasangan Pondasi Batu Kali

Bila kamu ingin tahu kebutuhan bahan dan tenaga serta biaya yang diperlukan, sebelum itu, kamu perlu melihat dahulu analisa menghitung harga satuan pekerjaannya.

Hal tersebut tertera pada Lampiran Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat NOMOR: 28/PRT/M/2016 tentang Analisa Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum.

Dalam lampiran tersebut, dijelaskan sebagai berikut:

Pemasangan 1 m3 pondasi batu belah campuran 1 Semen Portland : 3 Pasir Pasang

Tenaga kerja

  • Pekerja = 1,5 OH
  • Tukang batu = 0,75 OH
  • Kepala tukang = 0,075 OH
  • Mandor = 0,075 OH

Bahan

  • Batu belah = 1,2m3
  • Semen Portland = 202 kg
  • Pasir pasang = 0,485 m3

Cara Menghitung Kebutuhan Pondasi Batu Kali

cara menghitung volume pondasi batu kali
Ilustrasi cara menghitung volume pondasi batu kali: squarespace.com
  • Batu belah = 1,2 m³ x 7,164 m³ = 8,5868 m³
  • Semen Portland = 202 kg x 7,164 m³ = 1447,128 kg, jika 1 zak semen isinya 50 kg, kebutuhannya = 1447,128kg/50kg = 28,94 kg
  • Pasir pasang = 0,485 m³ x 7,164 m³ = 3,47454 m³

Dapat disimpulkan, berdasarkan perhitungan tersebut diperlukan batu kali sebanyak 9 m³, semen isi 50 kg sebanyak 29 sak, dan pasir sebanyak 4 m³.

Estimasi Kebutuhan Material Pondasi Batu Kali per m³

Semen : Pasir = 1 : 3

Berikut adalah estimasi kebutuhan bahan untuk setiap 1 m³ pondasi batu kali berdasarkan campuran umum (semen : pasir = 1 : 3):

Material Koefisien per m³ Keterangan
Batu belah ± 1,2 m³ Tambahkan 5–10% untuk penyusutan
Semen ± 202 kg Sekitar 4–5 sak (@ 40–50 kg)
Pasir pasang ± 0,485 m³ Tambahkan 5% untuk antisipasi pemborosan

Jika menggunakan campuran 1:4 atau 1:5, kebutuhan semen akan berkurang namun kekuatan struktur juga menurun.

Semen : Pasir = 1:4, 1:5, 1:6

Rasio Semen:Pasir Batu belah (m³) Semen (kg) Pasir pasang (m³)
1 : 4 1,20 163 0,520
1 : 5 1,20 136 0,544
1 : 6 1,20 117 0,561

Angka di atas bersumber dari SNI/“Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Pondasi” (revisi SNI 03-2836) dan format AHSP Cipta Karya yang memuat indeks bahan per 1 m³ pasangan pondasi batu belah.

Tambahkan cadangan waste 5–10% sesuai kondisi lapangan (medan, susut, pecah/terpilah saat pemasangan).

Koefisien bisa sedikit berubah karena ukuran batu, tebal siar adukan, metode kerja (manual vs molen), dan mutu pasir di lokasi.

Contoh Simulasi Kebutuhan Bahan

Misalnya volume pondasi 16,8 m³, maka kebutuhan bahan adalah:

Material Rumus Hasil
Batu belah 16,8 × 1,2 20,16 m³
Semen 16,8 × 202 kg 3.393,6 kg ≈ 68 sak (@ 50 kg)
Pasir pasang 16,8 × 0,485 8,15 m³

Sebaiknya tambahkan 5–10% cadangan untuk masing-masing bahan untuk mengantisipasi retakan, kerusakan, atau kesalahan saat pengecoran.

***

Nah, itulah cara menghitung pondasi batu kali beserta contoh perhitungan kebutuhan materialnya

Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Jangan lupa untuk pantau terus artikel penting lainnya seputar properti di Panduan Properti 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang! #SegampangItu

 

Content Editor di 99.co Indonesia. Imam punya pengalaman menulis lebih dari 7 tahun dan menulis konten properti sejak 2019. Ia menyukai buku dan menghindari tsundoku.