8 Cara Pasang Atap Spandek agar Tidak Bocor yang Benar

Last update: 14 Juli 2025 3 min read
Author:

Cara pasang atap spandek agar tidak bocor perlu memerhatikan sejumlah hal.

Seperti yang diketahui, atap spandek menjadi pilihan populer untuk berbagai jenis struktur bangunan karena tampilannya yang modern, bobot ringan, serta daya tahannya yang tinggi. 

Namun, jika pemasangannya tidak dilakukan dengan tepat, spandek rentan mengalami kebocoran, terutama saat musim hujan tiba. 

Untuk menghindari masalah tersebut, penting mengetahui cara pasang spandek yang benar agar atap tidak mudah bocor sehingga fungsinya menjadi lebih maksimal dan tahan lama. 

Nah, di bawah ini sejumlah cara pasang spandek yang benar seperti dilansir dari berbagai sumber!

Cara Pasang Spandek yang Benar agar Tidak Bocor

cara pasang atap spandek yang benar
Sumber: Mbtsteel.com

1. Siapkan Struktur Rangka

Struktur rangka memiliki peran penting dalam pemasangan atap spandek.

Sebab, jika struktur rangka kuat, spandek tidak mudah rusak. 

Sebaliknya, struktur rangka yang kurang kuat membuat atap spandek rentan roboh. 

Anda perlu memastikan rangka sudah sesuai dengan ukuran panjang dan lebar lembaran spandek. 

Umumnya, rangka terbuat dari baja ringan atau besi hollow, dengan pemasangan interval 1 hingga 1,5 meter. 

2. Menggunakan Sealant Antibocor

Kebocoran bisa terjadi akibat air yang merembes melalui celah sambungan antar lembaran spandek. 

Maka dari itu, saat memasang atap spandek, pastikan setiap sambungan diberi sealant antibocor yang elastis agar celah tertutup rapat dan tidak mudah bocor.

Baca juga: 9 Jenis Atap Rumah yang Cocok di Indonesia, Pahami Kelebihan dan Kekurangannya

3. Pasang Atap Spandek dengan Posisi Tepat

cara pasang atap spandek yang tepat
Sumber: Pusatbajabeton.com

Cara memasang atap spandek agar tidak mudah bocor juga perlu memperhatikan posisinya.

Umumnya, pemasangan dilakukan secara berbaris dari kanan ke kiri mengikuti bidang atap. 

Sisakan kelebihan sekitar 10 cm dari ujung rangka sebagai antisipasi kebocoran. 

Namun, jika kemiringan atap terlalu landai, Anda disarankan menambahkan tumpukan hingga 15 cm agar perlindungan terhadap hujan dan angin semakin optimal.

4. Sesuaikan Kemiringan Atap Spandek

Idealnya kemiringan atap spandek antara 10 sampai 15 derajat.

Kemiringan tersebut dirasa sudah tepat karena dapat membantu air hujan mengalir dengan lancar dari permukaan atap.

Ingat, jangan memasang atap spandek dengan kemiringan yang terlalu rendah karena ini dapat meningkatkan risiko kebocoran. 

5. Gunakan Bantuan Roofing Screw

Agar atap spandek terpasang dengan lebih presisi, Anda bisa menggunakan roofing screw dengan panjang sekitar 5 cm. 

Pastikan sekrup yang digunakan memiliki kepala karet, karena bagian ini berfungsi untuk mencegah kebocoran pada titik-titik pemasangan.

6. Pasang Roofing Screw dengan Mesin Bor

Saat memasang roofing screw, gunakan mesin bor yang bisa diatur torsinya agar pemasangan lebih presisi. 

Pengaturan torsi yang tepat juga memastikan sekrup menempel kuat tanpa merusak material spandek.

7. Memasang Talang di Pinggiran Atap

Cara pasang atap spandek selanjutnya agar tidak bocor adalah dengan memasang lisplank atau talang air di setiap sisi pinggir atap. 

Talang berfungsi mengarahkan aliran air hujan langsung ke saluran pembuangan, sehingga air tidak menetes di pinggiran atap dan secara tidak langsung dapat mengurangi risiko kebocoran.

8. Periksa Atap Spandek

Periksa setiap sambungan dan sekrup apakah sudah terpasang dengan baik atau belum.

Jika memungkinkan, lakukan pemeriksaan rutin setiap beberapa bulan sekali untuk memastikan atap dalam kondisi baik dan tidak ada kebocoran yang terjadi. 

Apabila Anda menemukan kebocoran kecil pada saat melakukan pemeriksaan, langsung aplikasikan sealant supaya kerusakan tidak menjadi lebih besar. 

Tips Memilih Atap Spandek yang Tepat

Agar tidak mudah rusak, Anda perlu memilih atap spandek dengan tepat. Berikut tipsnya:

  • Pilih atap spandek yang memiliki lapisan antikarat untuk mencegah korosi. 
  • Pilih ketebalan atap spandek sesuai dengan jenis bangunan. 
  • Cek sertifikasi dan garansi produk.
  • Jika diperlukan, konsultasi dengan ahli atau tukang bangunan untuk memastikan pilihan atap spandek sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Atap Spandek Pasir Beserta Harga Terbaru 2025

Itulah informasi lengkap cara pasang atap spandek agar tidak mudah bocor. 

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.