
Cara pasang baja ringan atap spandek banyak dicari karena kombinasi material tersebut menjadi pilihan populer bagi banyak pemilik rumah dan kontraktor.
Selain ringan dan tahan lama, kombinasi baja ringan dan spandek juga dikenal hemat biaya serta mudah dalam pemasangannya.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang kokoh dan rapi, diperlukan pemahaman dasar tentang tahapan pemasangan yang tepat.
Lantas, bagaimana cara memasang baja ringan atap spandek yang benar?
Cara Pasang Baja Ringan Atap Spandek

Kesalahan dalam memasang baja ringan untuk atap spandek dapat menyebabkan kerusakan material, seperti penyok atau bahkan kebocoran.
Hal ini tentu bisa memaksamu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli material bangunan baru.
Agar terhindar dari kesalahan tersebut, simak panduan cara memasang baja ringan atap spandek yang benar berikut!
1. Ukur Panjang Spandek
Cara memasang baja ringan atap spandek yang pertama adalah dengan mengukur atap spandek terlebih dahulu.
Sesuaikan ukuran spandek dengan bidang atap yang ingin dipasang.
Supaya lebih aman, kamu dapat menambahkan 10 cm pada reng terakhir dan ujungnya.
Tujuan penambahan tersebut untuk memperpanjang aliran air dan menghindari kesalahan pas yang ada di canal C.
Baca juga: 9 Jenis Atap Rumah yang Cocok di Indonesia, Pahami Kelebihan dan Kekurangannya
2. Gunakan Bantuan Benang
Dalam pengukuran spandek harus dilakukan dengan akurat dan sangat presisi.
Sebagai acuan pengukuran, kamu dapat menggunakan bantuan benang.
Benang dapat membuat atap spandek menjadi lebih rapi dan lurus sehingga tampilan akhirnya terlihat lebih presisi.
3. Pasang Lapisan Pertama Spandek

Cara pasang baja ringan atap spandek ini penting karena kamu harus tetap menjaga jarak sekitar 10 cm dari rangka terakhir.
Hal tersebut dimaksudkan supaya stabilitas pemasangan tetap terjaga.
4. Lakukan Pemotongan Baja Ringan
Jika sudah memasang spandek, kamu dapat langsung memotong baja ringan.
Ingat, sesuaikan potongan dengan panjang atap.
Langkah ini bisa dilakukan dengan menggunakan gunting baja ringan bermata panjang.
Jangan pernah menggunakan gerindra dalam pemasangan baja ringan.
Sebab, gerindra dapat menimbulkan panas berlebih yang bisa merusak lapisan pelindung.
Selain itu, hasil akir dari potongan gerindra juga kurang rapi dan cenderung kasar.
5. Pasang Spandek Baru
Guna mencegah kebocoran, sebaiknya pasang spandek baru di bawah spandek lapisan pertama.
Caranya dengan meletakkan lembaran dari sisi bawah ke atas (dari sisi talang ke puncak atap).
Pastikan setiap lembaran saling tumpang tindih minimal satu gelombang agar kebocoran tidak terjadi.
Ratakan juga ujung spandek dengan menggunakan benang sehingga tampilan menjadi lebih rata dan lurus.
6. Memasang Baut Roofing
Setelahnya, pasang baut roofing pertama hingga menembus reng supaya atap spandek stabil atau tidak bergeser.
Cara pasang baja ringan atap spandek ini bisa dilakukan dengan menggunakan mesi bor coatless.
7. Kencangkan Spandek
Pasang baut roofing secara selang-seling pada setiap gelombang untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Pilihan lainnya, kamu dapat menggunakan sekrup roofing dan ring karet untuk mengencangkan spandek ke reng.
Jangan terlalu kencang memasangkan sekrup roofing dan ring karet supaya spandek tidak penyok.
8. Finishing
Cara memasang baja ringan atap spandek terakhir adalah dengan memeriksa seluruh bagian atap untuk memastikan tidak ada yang longgar, melengkung, atau tidak rata.
Kamu harus memastikan hal tersbeut supaya spandek bisa berfungsi dengan semestinya.
Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Atap Spandek Pasir Beserta Harga Terbaru 2025
Nah, itu dia cara pasang baja ringan atap spandek yang benar.
Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!