Apa Itu Hunian Berkonsep Green Living

5 Jun 2020 - Citra Purnamasari

Apa Itu Hunian Berkonsep Green Living

Pernah mendengar tentang konsep green living? 

Mungkin beberapa dari Anda pernah mendengar kata ini di berbagai media atau platform digital. Ya, konsep green living saat ini tengah gencar dikampanyekan oleh berbagai organisasi atau bahkan para influencer.

Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepedulian terhadap kondisi alam yang saat ini sangat mengkhawatirkan.

Tak heran jika gerakan satu ini dikumandangkan berbagai pihak termasuk di sosial media, karena pada dasarnya green living atau sustainable living dapat menjadi gaya hidup yang tak hanya lebih ramah terhadap lingkungan namun juga berdampak lebih sehat bagi para pelakunya.

Nampaknya gaya hidup ramah lingkungan dan sehat ini tak hanya bisa diterapkan pada pola makan atau pada konsumsi sampah plastik saja. 

Karena saat ini sudah banyak aspek yang dapat mendukung gerakan ini, termasuk dalam bisnis properti.

Kini ada cukup banyak pengembang properti yang cukup aware terhadap isu lingkungan serta gaya hidup yang lebih sehat. 

Maka dari itu saat ini ada berbagai pilihan properti yang menggunakan green living atau eco-house sebagai konsep utamanya.

Memangnya konsep ini bisa diterapkan ke dalam properti?

Tentu bisa, sudah banyak hunian yang saat ini menerapkan konsep eco-house agar menciptakan suasana yang nyaman dan lebih ramah lingkungan.

Bagaimana caranya agar rumah kita memiliki konsep eco house?

Bagi Anda yang tertarik untuk menerapkan green living  lifestyle khususnya pada hunian, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menciptakan suasana rumah yang ramah lingkungan.

  • Ciptakan Taman

Cara paling sederhana untuk membuat rumah yang eco-house adalah dengan membuat taman di rumah Anda. 


Memperbanyak tanaman atau membuat spot tersendiri yang memiliki konsep hijau nyatanya dapat menciptakan suasana rumah lebih sejuk dan sehat.


Tapi, bagaimana jika tidak ada lahan yang cukup?


Lahan yang minim tentu masih bisa Anda siasati dengan menciptakan taman vertikal atau vertical garden. 


Anda bisa memanfaatkan salah satu space di rumah dan menanam berbagai tanaman hias yang mudah Anda rawat.


Perlu diingat, dalam memelihara taman vertikal juga membutuhkan beberapa hal yang mesti diperhatikan, seperti dinding yang akan dijadikan media, sistem irigasi serta pencahayaan.


Nah, bagi Anda yang memiliki lahan mencukupi, maka Anda bisa lebih leluasa berkreasi dengan taman yang akan Anda buat. 


Membuat taman di rumah bisa menjadi salah satu langkah green living yang mudah dan sederhana!


Selain menciptakan suasana rumah yang lebih ramah lingkungan, adanya taman di rumah tentunya dapat menciptakan hidup yang lebih sehat karena suplai oksigen yang cukup dari sejumlah tanaman.


Terutama jika Anda ingin membuat taman indoor,  yang dapat meningkatkan kualitas udara di rumah.

  • Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Alami

Taman di dalam hunian tentu membantu meningkatkan kualitas udara dirumah, tapi sirkulasi udara yang baik tentu tidak bergantung pada taman saja.


Sirkulasi udara yang baik juga bisa terwujud dengan adanya bukaan jendela yang memadai. 


Anda harus memperhitungkan jumlah jendela yang akan dibuat dan pastikan jumlahnya cukup untuk sirkulasi udara di rumah Anda.


Jika tidak terlalu menyukai jendela yang banyak, Anda bisa memanfaatkan bukaan yang cukup besar yang terhubung dengan halaman.


Jadi, Anda tetap memiliki satu atau dua aliran udara yang sehat bahkan terhubung dengan ruangan terbuka hijau.


Memadai atau tidaknya sirkulasi udara pada sebuah hunian tentu memberi pengaruh besar pada konsep green living dan eco house. 


Bagaimana tidak? Selain menciptakan kualitas rumah yang lebih baik dan sehat, Anda juga dapat menghemat energi, mulai dari penggunaan AC dan lampu untuk penerangan.


Anda pun perlu memperhatikan pencahayaan alami yang akan didapatkan khususnya di siang hari. Karena pencahayaan alami dapat menciptakan suasana rumah yang lebih hidup dan sehat. 

  • Pemilihan Material

Siapa bilang rumah dengan konsep green living dan eco house tidak memperhatikan material yang dipakai dalam pembangunan hunian?


Demi menciptakan hunian yang ramah lingkungan maka Anda juga harus memperhatikan material apa saja yang dipakai baik untuk bagian dinding, lantai atau ornamen lainnya.


Anda bisa memadukan material alami seperti kayu, bambu, batu bata atau bebatuan dengan rancang bangun yang modern. 


Perpaduan berbagai material alami ini tak hanya lebih ramah pada lingkungan namun juga dapat mempercantik tampilan hunian. 


Anda dapat menghindari penggunaan material seperti plastik dalam rancangan rumah Anda.



  • Daur Ulang

Penerapan recycle juga cukup populer untuk hunian yang memiliki konsep green living. Anda dapat memanfaatkan sampah organik untuk menjadi pupuk alami bagi tanaman yang Anda rawat.


Pastikan Anda juga memisahkan mana sampah organik serta anorganik sebelum memanfaatkan sampah-sampah tersebut. 


Hal ini tentunya bermanfaat tak hanya bagi lingkungan, namun Anda bisa menekan cost untuk pembelian barang yang sebenarnya bisa Anda dapatkan melalui proses daur ulang.


Baca juga:

Cara Membuat Lampu Tidur dari Barang Bekas yang Unik


Bahkan pemanfaatan air hujan juga bisa menjadi salah satu cara daur ulang yang telah dilakukan oleh banyak pengembang properti selain daur ulang sampah.

  • Substitusi Energi 

Penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan ternyata sudah banyak diterapkan, contohnya dalam penggunaan solar panel yang dinilai lebih ramah lingkungan karena menggunakan tenaga surya.


Menggunakan energi terbarukan menjadi salah satu hal utama yang dikampanyekan dalam gerakan green living


Meski masih tergolong sulit karena tidak terbiasa, namun semoga ke depannya penggunaan energi yang lebih ramah ini dapat digunakan dalam skala besar.


Anda bisa menggunakan solar panel untuk water heating system menggantikan sistem elektrik untuk sederhananya, namun Anda bisa juga menggunakan solar panel untuk menggantikan listrik secara keseluruhan.


Menarik ya?

Merawat lingkungan rupanya bisa dimulai dari mengganti gaya hidup kita menjadi lebih sehat bahkan mengganti konsep tempat tinggal kita.

Manfaat dari green living  terutama eco-house juga bisa memberi dampak baik bagi para penghuninya. Anda dan keluarga akan lebih sehat dan tentunya hunian Anda juga akan terasa lebih nyaman.

Namun, jika sulit untuk menerapkan konsep green living pada hunian dari nol, ada beberapa rekomendasi cluster hunian yang sudah menerapkan konsep serba hijau ini!

Salah satu hunian ramah lingkungan adalah Burgundy Residence dari Summarecon Bekasi

Perpaduan teknologi serta konsep yang ramah lingkungan tentunya cocok dengan Anda yang ingin menerapkan gaya hidup yang sehat dan ‘serba hijau’.

Bagaimana? Tertarik menerapkan konsep green living ke dalam hunian? Selamat mencoba!

Author:

Citra Purnamasari