Hari Baik Pindah Rumah menurut Islam, Fengshui, dan Primbon Jawa

Last update: 27 Agustus 2025 9 min read
Author:

Menentukan hari baik pindah rumah bisa menjadi hal penting bagi sebagian orang. 

Tujuannya, agar kegiatan tersebut dapat memberi kebaikan dan keberkahan. 

Dalam beberapa kepercayaan, ada hari-hari yang dianggap baik untuk pindah rumah.

Hanya saja, menentukan hari tepat untuk pindah rumah tidak bisa dilakukan sembarangan karena ada sejumlah perhitungan yang perlu dipertimbangkan.

Jadi, kapan hari baik pindah rumah? Selengkapnya simak ulasannya di bawah ini. 

Daftar Hari Baik Pindah Rumah

1. Hari Baik Pindah Rumah menurut Islam

hari baik pindah rumah menurut islam

Kapan hari baik pindah rumah menurut Islam? Tidak ada ketentuan khusus mengenai hal itu sebab semua hari dianggap baik dalam ajaran Islam.

Oleh karena itu, tidak ada penjelasan hari baik pindah rumah menurut Islam, baik dari dalil maupun hadis karena hal tersebut dikhawatirkan termasuk perbuatan tathayyur.

Artinya, pindahan rumah di hari atau bulan apa pun diperkenankan dan bisa membawa keberkahan. 

Namun, dengan catatan bahwa rumah tersebut dibeli atau disewa cara yang halal. 

Kendati demikian, ada satu hari yang dianggap paling baik dari hari-hari lain dalam ajaran Islam, yakni hari Jumat. 

Jumat dianggap sebagai hari yang mulia dan istimewa, bahkan dijuluki sebagai sayyidul ayyam atau penghulu hari.

Maka itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan melakukan kebaikan pada hari tersebut.

Selain hari, ada pula sejumlah bulan Islam yang bagus untuk pindah rumah.

Tentunya bulan yang dimaksud berdasarkan kalender Hijriyah, ya.

Bulan Islam yang baik untuk pindah rumah biasanya disesuaikan dari arah mata angin pada rumah tersebut.

Untuk lebih lengkapnya, perhatikan tabel di bawah ini:

Arah Mata Angin

Bulan Pindah 

Utara Jumadil Awal, Jumadil Akhir, atau Rabiul Akhir. 
Timur Rajab, Sya’ban, atau Ramadan.
Selatan Muharram, Safar, atau Rabiul Awal.
Barat Muharram, Safar, atau Rabiul Awal.

Namun, ketentuan soal bulan yang bagus untuk pindah rumah dalam Islam tidak terkait dengan kepercayaan pada ramalan atau nasib seseorang. 

Hal ini melainkan berkaitan dengan keistimewaan atau fadhilah dari bulan-bulan tersebut.

2. Hari Baik Pindah Rumah menurut Fengshui

hari baik pindah rumah menurut fengshui

Selain mengatur arah ruangan atau perabot di dalam rumah, fengshui juga mengatur cara menghitung hari baik pindah rumah.

Untuk mengetahui hal tersebut, kamu bisa memakai patokan shio dari kepala keluarga.

Setelahnya, sesuaikan shio yang didapat dengan bulan untuk pindah rumah.

Perhitungan tersebut juga disesuaikan patokan kalender Tionghoa.

Untuk lebih jelasnya, berikut hari baik pindah rumah menurut kalender Tionghoa 2025:

Bulan Tanggal Hari Catatan
Januari 15, 18, 24, 25, 27 Rabu, Sabtu, Jumat, Sabtu, Senin Tidak bertentangan dengan shio Tikus, cocok untuk pindah di bulan Kerbau.
Februari 2, 3, 7, 9, 11, 15, 18 Minggu, Senin, Jumat, Minggu, Selasa, Sabtu, Selasa Cocok untuk shio Babi, bulan Harimau, hindari shio yang bertentangan seperti Monyet.
Maret 3, 9, 12, 13, 15, 16, 25, 27 Senin, Minggu, Rabu, Kamis, Sabtu, Minggu, Kamis, Sabtu Bulan Ekuinoks Musim Semi, hindari 10 hari sebelum Hari Qing Ming (4 April).
April 3, 13, 25 Kamis, Minggu, Sabtu Cocok untuk rumah menghadap Timur, hindari shio Kambing dan Babi.
Juni 3, 9, 12, 13, 15, 16, 25, 27 Selasa, Senin, Kamis, Jumat, Minggu, Senin, Rabu, Jumat Hari dengan keseimbangan Yin-Yang, cocok untuk berbagai shio.
Juli Cocok untuk shio Kuda (bulan Kambing), namun tanggal spesifik perlu konfirmasi dengan Tong Shu.
Agustus Cocok untuk shio Ular (bulan Monyet), periksa Tong Shu untuk hari spesifik.
September Cocok untuk shio Naga (bulan Ayam), periksa Tong Shu untuk hari spesifik.
Oktober Cocok untuk shio Kelinci (bulan Anjing), jam baik 05.00–06.59.

 Apabila sudah berkeluarga, kamu juga wajib memperhatikan shio istri dan anak-anak.

Pasalnya, setiap shio penghuni rumah juga memengaruhi hari baik atau buruk untuk pindah rumah.

Ilmu topografi dari Tiongkok kuno ini juga turut menjelaskan bulan yang tepat untuk pindah rumah, seperti:

Shio <> Chong

Bulan Baik untuk Pindah Rumah

Naga cocok dengan Ayam September
Kuda cocok dengan Kambing Juli
Tikus cocok dengan Kerbau Januari
Babi cocok dengan Harimau Februari
Ular cocok dengan Monyet Agustus
Kelinci cocok dengan Anjing Oktober

3. Hari Baik Pindah Rumah menurut Primbon Jawa

hari baik pindah rumah menurut weton jawa

Selain ajaran Islam dan fengshui, ada pula cara menghitung hari baik pindah rumah menurut primbon Jawa.

Ini diatur berdasarkan perhitungan weton kelahiran, sistem perhitungan guru, ratu, rogoh dan sempoyong, serta pancasunda.

1. Sistem Weton Kelahiran

Dalam budaya Jawa, weton adalah hitungan hari lahir seseorang yang bisa dijadikan patokan untuk merujuk pada ramalan tertentu.

Weton bisa dipakai untuk menentukan hari baik pindah rumah menurut primbon Jawa.

Dalam menentukan hari bagus pindah rumah sesuai dengan weton, kamu hanya perlu mengetahui neptu tanggal lahirmu terlebih dahulu. 

Jika kamu akan pindah dengan pasangan atau keluarga, perlu juga menghitung neptu setiap orang yang ikut pindah, berikut patokannya:

Nama Hari

Neptu Nama Pasaran

Neptu

Senin

4

Pahing

9

Selasa

3

Pon

7

Rabu

7

Wage

4

Kamis

8

Kliwon

8

Jumat

6

Legi

5

Sabtu

9

Minggu

5

Cara menghitung weton Jawa untuk mendapatkan neptu adalah menjumlahkan angka pada hari dan nama pasarannya. 

Misalkan kamu lahir di hari Senin Kliwon, berarti neptumu adalah 12. 

Setelah itu, tentukan rencana hari pindah rumah.

Kita ambil contoh Sabtu Legi, berarti penjumlahannya adalah: 

  • Neptu kelahiran: 12 
  • Neptu hari pindah rumah: 9+5 = 14 
  • Total neptu: 12+14 = 26.

Angka 26 harus dibagi lagi dengan empat untuk melihat kelebihannya.

Jika total neptu bisa habis dibagi, berarti sisanya tetap dihitung empat. 

2. Sistem Perhitungan Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong

Setelah mendapatkan angka neptu, kamu dapat menggunakan sistem guru, ratu, rogoh, dan sempoyong dalam menentukan hari baik untuk pindah rumah.

Agar lebih jelas, mari simak tabel berikut ini:

Angka Lebih

Jatuh Pada

Artinya

1

Guru Lancar rejeki, dihormati, selamat, sejahtera (jika sisa hasil baginya 1)

2

Ratu Banyak rejeki, jauh dari gara-gara, berwibawa, ditakuti, disegani (jika sisa hasil baginya 2)

3

Rogoh Mudah untuk dimasuki pencuri, kurang harmonis dan tidak bahagia (jika sisa hasil baginya 3)

4

Sempoyong Tidak betah di rumah, banyak kesusahan dan sering bertengkar (jika sisa hasil baginya 4 dan 0)

Jika mengambil contoh di atas, 26 dibagi empat akan menyisakan dua angka, berarti kelebihannya jatuh pada weton Ratu. 

Sesuai dengan tabel, berarti rumahmu akan menerima banyak rezeki dan dijauhkan dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan. 

Sementara itu, menurut buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan oleh Miswanto, dalam primbon Jawa, perhitungan yang biasa digunakan untuk menempati atau pindahan rumah adalah dengan Catursuda.

Cara menghitungnya adalah dengan mencari jumlah neptu dari orang yang akan menempati rumah tersebut.

Jika yang menempati rumah tersebut seorang yang masih lajang atau single, cukup dengan menggunakan neptunya sendiri.

Adapun, jika yang menempati rumah tersebut pasangan suami istri beserta anak-anaknya maka yang dihitung adalah jumlah neptu dari suami istri (kepala keluarga dan pasangannya).

Setelah mendapatkan jumlah neptu dari orang yang akan menempati rumah itu, selanjutnya perlu menentukan hari yang akan dipakai untuk mulai pindahan ke rumah baru tersebut.

Hari yang baik pindah rumah adalah hari di mana neptunya jika dijumlahkan dengan jumlah neptu dari orang yang akan menempati rumah itu dan dibagi 4, masih memiliki sisa 1 atau 2 sehingga jatuh pada guru atau ratu.

Berikut adalah contohnya:

Dina dan pasaran dari suami adalah Kamis Wage (Wṛhaspati Wage) dan istrinya Jumat Legi (Śukra Umanis).

Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Neptu dina-pasaran suami (Kamis Wage) = 12 (8 + 4)
  • Neptu dina-pasaran istri (Jumat Legi) = 11 (6 + 5)
  • Jumlah neptu dina-pasaran suami + istri = 23 (12 + 11)

Untuk mencari hari baik guna memulai menempati rumah baru atau pindahan, bisa mencari hari-pasaran yang neptunya berjumlah 7 (Selasa Wage), 10 (Minggu Legi, Selasa Pon, Jumat Wage), 11 (Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi), 14 (Minggu Paing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi), 15 (Rabu Kliwon, Kamis Pon, Jumat Kliwon), atau 18 (Sabtu Paing).

“Dengan memperhatikan tingkatan bulan, maka ada baiknya untuk memulai pindah rumah bisa memilih Sasih Kasa, Kapat, Kalima, Kanêm, Kawolu, atau Kadasa yang ada dina dan pasaran sebagaimana disebutkan di atas. Atau jika menggunakan penanggalan Jawa pasca Islam, bisa memilih bulan Bêsar, Bakdamulud, Ruwah, dan Sêla.” tulis Miswanto dalam buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan.

3. Sistem Pancasuda

Selain guru, ratu, rogoh dan empoyong, kamu pun bisa menggunakan sistem pancasuda yang pembagiannya memakai angka 5.

Jika total neptu adalah 26, perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Perkalian lima terdekat dengan 26 adalah 5×5 = 25
  • Total neptu dikurangi perkalian terdekat; 26-25 = 1

Kemudian, kamu bisa melihat kedudukan sisa angka dalam tabel pancasuda di bawah ini:

Angka Lebih Jatuh pada

Artinya

1

Sri Lancar rezeki dan senantiasa dipenuhi keberkahan (jika sisa hasil baginya 1)

2

Lungguh Akan mendapatkan derajat di mata masyarakat (jika sisa hasil baginya 2)

3

Gedhong Kamu akan kaya akan harta benda (jika sisa hasil baginya 3)

4

Lara Bermakna sakit atau sakit-sakitan (jika sisa hasil baginya 4)

5

Pati Bermakna mati dalam arti yang luas (jika sisa hasil baginya 5-0)

Baca juga: 4 Syarat Pindah Rumah yang Penting Diketahui

Dari kasus pasangan suami istri yang sebelumnya telah dihitung dengan menggunakan Catursuda, kemudian dihitung dengan menggunakan perhitungan Pancasuda.

Menurut buku Wariga dan Primbon: Memahami Pertanda Kehidupan, berikut contoh perhitungan hari baik pindah rumah dalam primbon Jawa:

Jumlah neptu dina dan pasaran dari suami yang lahir Kamis Wage (Wṛhaspati Wage) dan istrinya yang lahir Jumat Legi (Sukra Umanis) adalah 23 (12 + 11).

Untuk mencari hari baik guna memulai menempati rumah baru atau pindahan, kita harus mencari hari yang jika jumlah neptunya ditambahkan dengan jumlah neptu kepala keluarga dan pasangannya tersebut (23) dan dibagi 5 akan mendapatkan hasil dengan sisa 1 (sri), 2 (lungguh), atau 3 (gedhong).

Berdasarkan perhitungan di atas, pasangan suami istri di atas yang jumlah neptunya 23, bisa memilih dina-pasaran yang jumlah neptunya.

  • 8: Senin Wage dan Selasa Legi, 13 seperti: Senin Paing, Kamis Legi, Jumat Pon, Sabtu Wage, dan Minggu Kliwon, atau 18 seperti: Sabtu Paing, untuk mendapatkan sri (rezeki yang melimpah);
  • 9: Senin Legi dan Minggu Wage, atau 14 seperti: Minggu Paing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Sabtu Lêgi, untuk mendapatkan lungguh (derajat yang luhur);
  • 10: Minggu Legi, Selasa Pon, dan Jumat Wage, 15 seperti: Rabu Kliwon, Kamis Pon, dan Jumat Paing, untuk mendapatkan gêdhon (kekayaan dan harta benda yang melimpah).

Dari perhitungan Catursuda dan Pancasuda di atas, ternyata ada titik temu antara keduanya.

Dina-pasaran dengan jumlah neptu 10, 14, 15, dan 18 bisa dijadikan sebagai pilihan utama karena dari kedua perhitungan tersebut hasilnya sama-sama baik.

***

Nah, itu dia ulasan mengenai hari yang tepat untuk pindah rumah menurut sejumlah kepercayaan. 

Jika sedang mencari hunian baru, situs www.99.co/id menyediakan berbagai opsi menarik yang bisa kamu pilih.

Yuk, lihat rekomendasi lengkapnya di halaman “Properti Baru”.

Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Lulusan Sastra Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Kini, aktif sebagai penulis di 99 Group.