Ingin Mulai Investasi? Ini Yang Perlu Diketahui!

9 Jan 2020 - Rachmi Arin Timomor

Ingin Mulai Investasi? Ini Yang Perlu Diketahui!

Di awal tahun 2020 pastinya kamu telah banyak memikirkan resolusi yang harus diraih demi menyiapkan masa depan yang gemilang. Menabung, disiplin hidup sehat dan memulai hidup yang hemat menjadi salah satu bagian yang ingin kamu lakukan sebagai proses perwujudannya.

Namun ada cara yang paling tepat selain menabung yaitu dengan cara berinvestasi. Investasi sebagai salah satu cara untuk menjamin keuangan di masa depan dapat menjadi cara terbaik untuk menyiapkan tujuanmu di masa yang akan mendatang.

Dengan berinvestasi semakin dini, maka semakin cepat pula peluang untuk uangmu tumbuh dengan pesat. Terutama jika kamu sudah pandai mengelola dan menaruh modal di berbagai perusahaan yang memiliki aset dengan nilai yang tinggi, sehingga akan mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat.

Namun bagi kamu yang baru mulai memikirkan investasi dan berniat mencobanya, berikut akan dipaparkan semua hal yang perlu kamu ketahui soal investasi.

Definisi Investasi

Investasi adalah atau adalah semua hal yang berkaitan dengan keuangan dan ekonomi yang memiliki tujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Investasi biasa disebut juga sebagai penanam modal.

Investasi dilakukan dengan menanamkan modal di perusahaan atau suatu aset dengan nilai yang tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda di masa depan.

Manfaat Investasi

Dengan berinvestasi secara tidak langsung kamu akan menjadi lebih siap untuk menyiapkan berbagai tujuan hidup yang mau kamu tuju seperti menyiapkan pernikahan, biaya ibadah haji bahkan menyiapkan pensiun. 

Manfaat lainnya akan didapatkan jika kamu melakukan investasi akan dipaparkan seperti berikut.

  1. Menghindari Arus Inflasi

Inflasi merupakan perhitungan indikator naik turunnya harga di pasaran. Inflasi yang terdengar cukup sederhana memiliki pengaruh yang sangat besar dan berdampak yaitu pada saat harga yang terus cenderung naik dalam kurun waktu tertentu hingga menyebabkan turunya nilai mata uang.

Arus inflasi menjadi sangat berbahaya jika kenaikan harga terus naik secara berkala. Namun dengan berinvestasi secara berkala yang terus menumbuhkan nilai rata-rata bunga, kamu bisa langsung menghindari tekanan inflasi yang tentunya mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan arus inflasi yang meningkat.

  1. Menambah Nilai Uang

Berinvestasi adalah secara tidak sadar nilai mata uang yang kamu punya akan terus bertambah seiring waktu. Hal ini dikarenakan uang yang ditanamkan untuk pada modal perusahaan yang memiliki aset dengan nilai tinggi. 

Lain halnya dengan kamu hanya menginvestasikan uang melalui deposito yang hanya meningkatkan saldo. Selain itu jika uangmu hanya di diamkan di tabungan, seiring berjalannya waktu uangmu akan banyak tergerus karena adanya inflasi dan biaya administrasi.

  1. Mempersiapkan Masa Depan

Investasi adalah menentukan tujuan hidup yang ingin tercapai. Dengan berinvestasi berarti kamu bersungguh-sungguh untuk menyiapkan masa depan dengan penuh perhitungan yang matang.

Mempersiapkan masa depan dengan berinvestasi berarti menetapkan sumber penghasilan yang nilainya akan signifikan pada keuangan di masa mendatang. Berinvestasi semakin dini maka nilai uang di masa depan pun akan terus bertambah. 

Dengan berinvestasi secara rutin maka nilai tambah uang kamu pun akan semakin signifikan sehingga kamu tidak perlu khawatir lagi untuk mempersiapkan masa depan seperti persiapan pernikahan, rencana naik haji, liburan keluarga ke Eropa, menyiapkan Pendidikan anak hingga dana pensiun.

  1. Financial Freedom

Indikator pada seseorang yang mencapai financial freedom adalah ketika kondisi aset yang yang dimiliki telah menghasilkan uang yang lebih besar daripada biaya hidup. Kondisi seperti ini sangat mungkin dicapai bagi kamu yang telah rutin melakukan investasi.

Hal tersebut dikarenakan dengan berinvestasi, kamu akan memiliki dana yang akan terus bertambah sesuai dengan kurun waktu sehingga aset yang telah dikumpulkan akan menjadi kekayaan yang seutuhnya tanpa perlu khawatir dari segi keuangan.

Jenis dan Risiko Investasi

Sebelum melakukan investasi ada kalanya kamu mengenali berbagai investasi baik berupa jenis, bentuk dan risiko. Hal ini perlu diketahui untuk menghindari kerugian ataupun kesalahan memilih instrumen investasi.

Jenis Investasi sangatlah beragam dengan berbagai keuntungan dan risiko di berbagai instrumennya. Investasi bisa dilakukan dalam dua cara yaitu investasi pada aset keuangan dan aset riil. 

Investasi pada aset keuangan melingkupi deposito, reksa dana dan membeli saham. Sedangkan investasi pada aset riil dilakukan dengan membeli emas dan properti. Berikut ini adalah jenis-jenis investasi yang perlu kamu ketahui:

  1. Reksa Dana


(photo: Kompas)

Reksa dana yang merupakan investasi pada aset keuangan telah menjadi primadona investasi yang cukup menggiurkan dan diminati banyak orang. Hal tersebut dikarenakan investasi pada reksa dana memiliki risiko yang kecil untuk dirugikan. Pada investasi ini pun tidak terbatasi usia dan kalangan dalam artian semua bisa berinvestasi.

Reksa dana memiliki konsep penyebaran aset atau diversifikasi. Dalam artian reksa dana memiliki instrument pembagian investasi lebih dari satu instrumen. Instrument tersebut terdapat dua jenis yaitu reksa dana saham dan pendapatan tetap. Hal tersebut menjadikan investasi di reksa dana memiliki  proporsi dana yang dialokasikan akan menjadi lebih besar. 

Investasi reksa dana memiliki profil risiko yang rendah karena memiliki banyak produk untuk mengurangi risiko investasi. Untuk memulai investasi reksa dana, kamu tidak perlu pusing untuk menginvestasikannya seperti apa karena pada saat ini sudah banyak marketplace termasuk perusahaan rintisan digital (start up) yang sudah menyediakan investasi reksa dana.

  1. Emas


Emas adalah salah satu jenis investasi yang paling mudah dan aman untuk dilakukan. Pasalnya kondisi investasi ini banyak dilakukan oleh semua kalangan terutama pada wanita. Emas yang sekaligus bisa dijadikan barang perhiasan banyak memiliki peluang untuk terus tumbuh dengan signifikan.

Toko-toko emas yang seringkali kamu jumpai di jalan merupakan penampakan bukti nyata bahwa emas adalah bentuk investasi yang sangat mudah diperjual belikan. Investasi emas merupakan sifat yang liquid dalam artian emas sangat mudah dicairkan jika kamu sedang dalam keadaan mendesak. Keunggulan emas adalah dengan bisa menjualnya kembali dengan mudah, berisiko investasi yang sangat rendah juga bisa berinvestasi dengan nominal yang kecil.

Investasi emas pun dapat berupa logam mulia, emas perhiasan dan emas batangan. Kekurangan pada investasi ini terletak pada tempat penyimpanan yang mengharuskan kamu untuk menyimpan di Bank menggunakan Safe Deposit Box.

  1. Deposito


Deposito merupakan tabungan yang memiliki bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa. Dengan investasi melalui deposito risiko yang kamu lalui cenderung rendah dan tidak berbahaya.

Namun kekurangan yang akan dihadapi jika berinvestasi deposito, kamu tidak akan mudah menarik dan mencairkan uang karena deposito hanya berlaku di waktu tertentu yang telah disepakati.

  1. Saham


Saham merupakan jenis investasi berupa surat berharga yang memberikan pernyataan sebagai pemegang dari suatu perusahaan atau aset.

Dengan berinvestasi saham berarti kamu memiliki suatu keterlibatan dengan perusahaan untuk pendanaan perusahaan tersebut. Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup populer dan diminati. Pasalnya dengan berinvestasi saham di suatu perusahaan yang memiliki aset tinggi, kemungkinan besar balik modal yang kita dapatkan pun akan sangat berlimpah.

Namun dengan berkecimpung melalui investasi saham, dengan pertumbuhan yang pesat dan keuntungan yang menggiurkan, terdapat risiko yang tinggi pula. Bayangkan, apabila semua uangmu ditanam modal pada suatu perusahaan tertentu namun pada suatu kurun waktu tertentu perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan total maka risiko kehilangan uang 100% akan sangat mungkin terjadi.

Untuk menghindari hal tersebut, ada pula  hal-hal yang harus kamu perhatikan seperti: 1) memperhatikan rasio utang 2) memastikan perusahaan memiliki keuntungan yang memadai 3) berinvestasi di perusahaan yang memiliki dividen dan 4) menghindari perusahaan yang berisiko tersangkut kasus hukum.

Menentukan Strategi Investasi


Perlu diperhatikan bahwa saat berinvestasi, berarti jumlah uang yang kamu keluarkan akan seutuhnya mendapatkan pengelolaan secara berkala. Berinvestasi bukan berarti kamu akan terus mendapatkan keuntungan tanpa adanya risiko apapun.

Sebelum berinvestasi ada baiknya kamu memperhatikan manajemen risiko dan menentukan strategi yang dapat membantumu mendapatkan hasil yang tertib dan signifikan.

Berikut ini akan memaparkan strategi yang harus kamu tentukan sebelum melakukan investasi.

  1. Menentukan tujuan berinvestasi

Hal yang perlu diperhatikan untuk memulai investasi adalah dengan menentukan tujuan hidupmu. Menentukan tujuan hidup berarti membuat wishlist yang kamu inginkan dalam kurun waktu yang telah ditentukan.

Sebagai contoh jika kamu adalah seseorang yang baru saja lulus kuliah, kamu bisa membuat perencanaan seperti: 1) melanjutkan studi S-2 2) menikah 3) berlibur ke Eropa. Tentu saja hal tersebut harus dipikirkan secara matang dengan baik dan untuk mewujudkannya adalah dengan cara berinvestasi dengan jenis dan risiko yang tepat.

Selain itu pastikan sumber pendapatan memungkinkan untuk melakukan investasi secara konsisten dan berkala. Hal tersebut sangatlah penting dikarenakan persentase yang tepat untuk berinvestasi adalah 10-20% dari jumlah pendapatan setiap bulan.

  1. Mengenali jenis dan risiko investasi

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah mengenali jenis investasi yang kamu inginkan beserta risikonya.  Hal tersebut sangatlah penting untuk kamu pahami agar kamu bisa menyesuaikan jenis investasi dengan keuanganmu.

Perlu dipahami bahwa keuntungan yang tinggi dan signifikan pasti memerlukan risiko yang tinggi pula. Hal tersebut jangan sampai luput dari perhatian karena hal tersebut akan sangat berdampak pada jenis investasi yang telah kamu ikuti.

  1. Memilih cadangan investasi

Jika kamu sudah mengetahui tujuan hidupmu yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu, mengenali jenis investasi beserta risikonya, saatnya kamu mempunyai cadangan investasi yang dapat menopang hal buruk yang akan terjadi sewaktu-waktu.

Perlunya memiliki cadangan investasi adalah sebagai salah satu bentuk wajib yang harus kamu terapkan jika ternyata jenis investasi yang kamu jalani mengalami bangkrut atau tersandung suatu kasus hukum. 

Memilih cadangan investasi bisa kamu lakukan saat sudah menjalani suatu investasi dengan stabil. Kamu bisa membagi keuangan pada dua jenis investasi yang nantinya salah satu dari investasi tersebut akan menjadi cadangan investasimu. Hal ini perlu kamu perhatikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba investasi? Hal yang paling mendasar bagi kamu para pemula yang ingin memulai berinvestasi adalah jadilah investor yang cerdas. Menentukan tujuan berinvestasi dan memilih jenis investasi yang tepat serta memahami risiko adalah salah satu cara untuk meminimalisir kerugian yang tidak diinginkan.

Semoga informasi di atas dapat membantu kamu untuk mulai investasi ya!

Selamat mencoba!


Author:

Rachmi Arin Timomor