Jenis Pondasi Dangkal Disertai Penjelasan dan Contohnya

Last update: 3 Mei 2025 4 min read
Author:

Mengetahui jenis pondasi dangkal sangatlah penting sebelum membangun rumah karena setiap pondasi memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai kebutuhan.

Pondasi adalah elemen utama dalam konstruksi bangunan yang bertugas menyalurkan beban dari struktur atas ke tanah di bawahnya.

Oleh karena itu, memilih jenis pondasi haruslah sesuai kebutuhan untuk mencegah risiko terjadinya keretakan atau keruntuhan struktur karena pondasi yang tepat akan menjaga bangunan tetap stabil dan aman.

Mengutip buku Dasar-Dasar Konstruksi Bangunan + K3 oleh Yoyok Rahayu, pondasi dangkal umumnya dibuat pada kedalaman tanah yang rendah, yaitu tidak lebih dari 3 meter atau sepertiga dari lebar alas pondasi.

Pondasi ini bisa diterapkan di wilayah yang kondisi permukaan tanahnya keras atau stabil untuk mendukung struktur bangunan yang tidak terlalu berat dan tinggi.

Oleh karena itu, pondasi dangkal (shallow fondation) tidak disarankan untuk diterapkan pada jenis tanah yang kurang stabil, seperti tanah bekas rawa atau gambut.

Apa Itu Pondasi Dangkal?

Mengutip buku Struktur Dan Konstruksi Bangunan Sederhana yang ditulis oleh Ashari Abdullah, Muhammad Syarif, Mohammad Imran, dkk., pondasi dangkal adalah jenis pondasi yang digunakan untuk mendukung bangunan dengan beban ringan atau pada tanah dengan daya dukung yang memadai.

Pondasi ini memiliki kedalaman yang relatif dangkal dan berfungsi untuk mendistribusikan beban bangunan secara merata ke tanah di bawahnya.

Menurut buku Dasar-Dasar Teknik Sipil oleh Ely Mulyati, Farlin Rosyad, Nadia Meilani, dkk., pondasi dangkal biasanya digunakan untuk bangunan yang tidak terlalu besar, seperti rumah sederhana dan bangunan lain yang terletak di atas tanah yang keras.

Beberapa jenis jenis pondasi dangkal antara lain pondasi batu kali setempat, pondasi lajur batu kali, pondasi tapak atau pelat setempat (beton), pondasi lajur beton, pondasi strouspile, dan pondasi tiang pancang kayu.

Jenis Pondasi Dangkal

1. Pondasi Tapak

jenis pondasi dangkal
Sumber: nimsteel.co.id

Menurut buku Struktur Dan Konstruksi Bangunan Sederhana, pondasi tapak/pad footing atau isolated footing adalah contoh pondasi dangkal yang berbentuk persegi atau persegi panjang yang mendukung beban individu dari kolom atau pilar.

Pondasi tapak digunakan pada struktur dengan beban vertikal yang tidak terlalu besar atau pada tanah dengan daya dukung yang memadai.

2. Pondasi Tiang Pancang

Selanjutnya adalah pondasi tiang pancang dengan ujung dangkal yang merupakan kombinasi antara pondasi dangkal dan pondasi dalam.

Jenis pondasi ini menggunakan tiang pancang yang ditanam dangkal di tanah di bawah pondasi tapak untuk meningkatkan daya dukung dan kestabilan.

Baca Juga:

6 Pilihan Jenis Pondasi Rumah 1 Lantai yang Kokoh, Ideal, dan Tahan Lama

3. Pondasi Raft

Jenis pondasi dangkal berikutnya adalah pondasi raft yang digunakan untuk menyebarkan beban struktur di atas area yang luas.

Biasanya, jenis pondasi ini digunakan di area tanah yang memiliki tekstur yang lebih lunak atau longgar dengan kapasitas daya tahan yang rendah.

4. Pondasi Jalur

jenis pondasi dangkal
Sumber: Scribd/saha satu

Pondasi memanjang atau pondasi jalur biasanya digunakan untuk mendukung bangunan dengan beban memanjang.

Pada umumnya, pondasi memanjang dibuat untuk dinding bangunan yang membentuk persegi, persegi panjang, atau trapesium.

Jenis pondasi memanjang dibangun dengan campuran pecahan batu, batu kali, dan cor beton tanpa tulang.

5. Pondasi Setempat

Jenis pondasi dangkal pondasi setempat biasanya dipilih untuk mendukung beban titik, seperti kolom praktis, tiang kayu pada rumah sederhana, atau pada titik kolom struktural.

Contoh pondasi setempat yang biasa digunakan salah satunya pondasi umpak batu kali yang diterapkan untuk rumah sederhana.

Selain itu, ada pula pondasi umpak beton yang digunakan pada rumah sederhana, rumah kayu pada rumah tradisional, dan lain-lain.

Kemudian, pondasi plat setempat yang dapat dibuat dalam bentuk bertingkat atau haunched jika pondasi ini dibutuhkan untuk menyebarkan beban dari kolom berat.

6. Pondasi Sarang Laba-Laba

Pondasi sarang laba-laba adalah pondasi dangkal konvensional, yaitu kombinasi antara sistem pondasi plat beton pipih menerus dan sistem perbaikan tanah.

Jenis pondasi ini memanfaatkan tanah sebagai bagian dari struktur pondasi.

Baca Juga:

Hari Baik Membuat Pondasi Rumah Menurut Hitungan Jawa & Modern

***

Semoga pembahasan jenis jenis pondasi dangkal tersebut bermanfaat.

Simak ulasan lainnya hanya di Panduan 99.co Indonesia.

Tidak lupa, cari rumah impian lewat www.99.co/id sekarang juga!

**Foto cover: Freepik/Freepik

 

Lulusan Sastra Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Kini, aktif sebagai penulis di 99 Group.