Standar Kemiringan Lantai Kamar Mandi dan Cara Mengukurnya

Last update: 26 Februari 2025 3 min read
Author:

Salah satu hal yang paling sering terabaikan ketika membangun atau merenovasi kamar mandi adalah kemiringan lantainya. 

Padahal, kemiringan lantai yang tepat dapat berperan besar dalam memastikan air mengalir dengan lancar ke saluran pembuangan sehingga tidak terjadi genangan yang dapat menyebabkan lantai licin dan berjamur. 

Jika kemiringan tidak diperhitungkan dengan baik, air dapat tergenang di beberapa titik dan membuat kamar mandi terasa kurang nyaman.

Lantas, berapa sebenarnya kemiringan lantai kamar mandi?

Dilansir dari berbagai sumber, simak penjelasan seputar standar kemiringan lantai kamar mandi di bawah ini!

Standar Kemiringan Lantai Kamar Mandi

standar kemiringan lantai kamar mandi

Foto: Freepik/ dit26978

Secara umum, tidak ada standar mutlak untuk kemiringan lantai kamar mandi karena hal ini bergantung pada elevasi dan teknik masing-masing tukang bangunan.

Namun, sebagai acuan, kemiringan lantai tempat mandi minimum adalah 1:60 inci, yang berarti setiap 60 inci (sekitar 152 cm) jarak horizontal harus memiliki kemiringan 1 inci (2,5 cm).

Standar ini membantu memastikan air mengalir dengan lancar dan drainase bekerja lebih efektif.

Jika area kamar mandi berisiko terlalu basah, kemiringan dapat ditingkatkan sekitar 5 hingga 10 derajat untuk mempercepat aliran air dan mencegah genangan.

Cara Mengukur Kemiringan Lantai Kamar Mandi yang Benar

Cara Mengukur Kemiringan Lantai Kamar Mandi

Foto: Freepik/ dit26978

Agar terhindar dari kesalahan, berikut sejumlah cara mengukur kemiringan lantai kamar mandi yang benar: 

1. Tentukan Titik Tertinggi dan Terendah

Cara mengukur kemiringan lantai kamar mandi yang pertama adalah dengan menentukan titik awal dan titik akhir dari aliran air. 

Titik awal biasanya terdapat di area pintu atau bagian luar kamar mandi. 

Sedangkan titik terendah mengarah ke saluran pembuangan atau floor drain

Menentukan titik awal dan akhir penting supaya aliran air dapat diarahkan dengan tepat. 

Baca juga: 9 Desain Ventilasi Kamar Mandi yang Cantik dan Fungsional

2. Gunakan Alat Ukur yang Tepat

Dalam mengukur kemiringan kamar mandi sebaiknya gunakan waterpass, penggaris, dan selang air supaya hasil akhirnya akurat. 

Untuk menggunakan waterpass kamu hanya perlu meletakkannya di atas lantai.

3. Cek Indikator Waterpass

Setelah kamu meletakkan waterpass di atas lantai, periksa gelembung udaranya.

Posisi gelembung dapat menunjukkan apakah kemiringan sudah sesuai dengan standar atau belum

Penting bagi kamu untuk mencari posisi gelembung yang stabil di sudut kemiringan yang diinginkan. 

Baca juga: 9 Desain Wallpaper Kamar Mandi Tahan Air yang Murah dan Awet

4. Hitung Kemiringan Lantai

Standar kemiringan lantai tempat mandi biasanya 1:60.

Artinya setiap 60 cm panjang lantai harus turun 1 cm ke arah pembuangan.

Sebagai contoh, jika kamar mandi memiliki panjang 180 cm, maka kemiringan totalnya sekitar 3 cm.

5. Lakukan Uji Coba

Tuangkan air di beberapa titik lantai untuk memastikan bahwa air mengalir dengan baik menuju saluran pembuangan tanpa ada genangan.

6. Catat Sudut Kemiringan

Jika sudah menemukan kemiringan lantai tempat mandi yang tepat, jangan lupa untuk mencatatnya. 

Dengan mengikuti cara yang sudah disebutkan di atas, kemiringan lantai ruang mandi dapat diukur dan dibuat dengan benar. 

Baca juga: 10 Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Berkerak, Dijamin Ampuh!

Itulah informasi seputar standar kemiringan lantai kamar mandi yang tepat. 

Jangan sampai salah, ya!

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.