Lantai Kayu Parket Vs Lantai Kayu Biasa. Kamu Pilih yang Mana?

16 Sep 2020 - Yuhan Al Khairi

Lantai Kayu Parket Vs Lantai Kayu Biasa. Kamu Pilih yang Mana?

Istilah lantai kayu parket tentu sudah tidak asing lagi kita dengar. 

Namun, tahukah kamu jika jenis lantai kayu tersebut berbeda dengan jenis lantai kayu biasa, yang saat ini banyak dijual di pasaran?

Nyatanya, tidak semua orang mengetahui jika lantai kayu parket dan lantai kayu biasa memiliki perbedaan yang cukup mendasar. 

Bahkan, banyak orang menganggap jika parket adalah istilah lain dari lantai kayu.

Padahal, bila dilihat dari jenis dan cara pasangnya, lantai kayu parket dan lantai kayu biasa jelas berbeda. 

Oleh sebab itu, keduanya memiliki kekurangan serta kelebihan masing-masing ketika diaplikasikan.

Lantas, bagaimana sih perbedaan lantai kayu parket dan lantai kayu biasa? 

Selain itu, apa saja kelebihan dan kekurangan masing-masing ornamen? Untuk mengetahuinya, simak ulasan lengkap berikut ini.

Perbedaan Lantai Kayu Parket dan Lantai Kayu Biasa


Jika dilihat secara harfiah, tidak ada perbedaan mencolok antara lantai kayu parket dan lantai kayu biasa.

Kedua jenis ornamen kayu tersebut merupakan kumpulan kepingan kayu original – maupun yang sudah di press, yang berguna sebagai pelapis lantai interior serta eksterior ruangan.

Baca juga:

8 Ide Interior Rumah Kayu, Sederhana dan Hangat

Tidak cuma berfungsi apik pada lantai ruangan saja, saat ini banyak orang mengaplikasikan lantai kayu dan parket pada pijakan anak tangga, alas teras hingga rooftop rumah mereka, lho.

Meski secara fungsi dan arti cenderung mirip, namun baik lantai kayu parket dan lantai kayu biasanya nyatanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari cara pemasangannya.

Lantai kayu biasa adalah kepingan kayu utuh, yang masing-masing unitnya dipasang menggunakan sekrup.

Sedang, lantai kayu parket  adalah jenis lantai kayu yang memiliki ciri khusus pada sisi-sisinya. 

Dimana kedua sisi kayu tersebut saling mengunci satu sama lain dan diperkuat lagi menggunakan paku tembak.

Jenis-Jenis Lantai Kayu Parket dan Lantai Kayu Biasa


Selain perbedaan di atas, lantai kayu parket dan lantai kayu bisa juga dapat dibedakan melalui jenisnya. 

Lantai kayu parket terbagi atas dua jenis, yakni solid dan engineered.

Sedang, lantai kayu biasa dapat diklasifikasikan dalam tiga jenis, yaitu finished hardwood floor, unfinished hardwood floor dan kayu laminate

Supaya lebih jelas, berikut plus-minus masing-masing kayu tersebut.

Jenis-Jenis Lantai Kayu Parket serta Kelebihan dan Kekurangannya


Jenis Lantai Parket

Kelebihan

Kekurangan

Lantai Parket Solid

  • Finishing kayu dapat dilakukan berulang-ulang tanpa perlu takut merusak permukaannya

  • Diklaim lebih keras dan kokoh dari segi ketahanannya

  • Dinilai lebih awet karena terbuat dari kayu asli, serta tidak dicampurkan dengan material ataupun lapisan lainnya

  • Dalam waktu lama kayu dapat menuai, sehingga terkadang lebih sukar dipakai dan mudah melengkung

  • Sebab sifatnya yang memuai, kayu tidak bisa diaplikasikan pada ruang yang lembap layaknya basement atau gudang

  • Lebih cepat rusak jika kerap tergenang air

  • Harganya lebih mahal

Lantai Parket Engineered

  • Harga jual lebih murah

  • Tidak mudah munai atau menyusut seperti kayu solid

  • Lebih kuat jika dipasang pada ruangan bersuhu kering

  • Jika sudah dipasang maka akan sulit untuk membongkarnya kembali

  • Kurang tahan lama dan mudah terkelupas

  • Tidak untuk diaplikasikan pada ruangan bersuhu lembap

Jenis-Jenis Lantai Kayu Biasa serta Kelebihan dan Kekurangannya


Jenis Lantai Kayu

Kelebihan

Kekurangan

Unfinished Flooring Floor

  • Lebih terlihat lebih autentik dari segi corak dan motifnya

  • Bisa langsung dipakai atau dihaluskan terlebih dahulu

  • Lebih menarik diaplikasikan pada ruang-ruang terbuka, seperti teras dan rooftop

  • Jika ingin lebih rapi maka jenis kayu ini harus diamplas terlebih dahulu

  • Memiliki sifat menuai yang tidak jauh berbeda dengan kayu parket

  • Harus sering-sering dirawat agar tahan lama

  • Harganya lebih mahal

Finished Flooring Floor

  • Tidak perlu diamplas terlebih dahulu

  • Dijual dalam bentuk siap pakai sehingga lebih rapi

  • Dapat digunakan pada area lantai ataupun dinding ruangan

  • Corak yang pada kayu tidak seautentik jenis unfinished 

  • Dijual dengan harga yang lebih mahal dibanding jenis parket dan kayu unfinished

  • Memiliki sifat menuai yang mirip dengan parket jika tidak dirawat dengan baik

Laminated Flooring Floor

  • Terlihat seperti kayu asli, meski dibuat dengan serbuk kayu yang dipadatkan

  • Berharga lebih ekonomis

  • Dijual dengan variasi warna, corak, dan ukuran yang beragam

  • Lebih mudah rusak dibanding jenis lantai kayu lainnya

  • Rentan terkelupas dan menuai jika diaplikasikan dalam waktu yang lama

  • Rentan berjamur jika tergenang air

Nah, itu tadi beberapa perbedaan mendasar antara lantai kayu parket dan lantai kayu biasa. 

Setelah membaca ulasan di atas, lantai kayu mana menurutmu paling sesuai untuk diaplikasikan pada hunian?

Semoga bermanfaat!

Author:

Yuhan Al Khairi