
Malang adalah salah satu kota terbesar di Indonesia yang kaya akan destinasi wisata. Terletak di daerah Jawa Timur, Malang menjadi tempat yang menjadi list wajib untuk kamu datangi.
Malang memiliki hawa yang sejuk dengan segudang kekayaan alam. Selain itu Malang pun memiliki berbagai tempat wisata menarik dan anti mainstream untuk kamu kunjungi.
Penasaran? Simak ulasan berikut ini!
-
Wisma Tumapel
(Foto: Malang Merdeka)
Destinasi anti mainstream pertama di Kota Malang adalah wisata mistis yang terletak di Jalan Tumapel No. 1 Klojen. Wisma Tumapel merupakan sebuah wisma peninggalan Belanda yang kini menjadi sebuah gedung tua yang terbengkalai.
Wisma Tumapel yang berdiri pada tahun 1928 pada masa itu bernama Hotel Splendid. Bangunan ini pada tahun 1944 beralih fungsi menjadi balai pemerintahan pada masa penjajahan Jepang. Selain itu wisma ini pun kembali beralih fungsi pada tahun 1968 menjadi wisma IKIP Malang.
Namun wisma ini kembali dikosongkan sejak tahun 2009 hingga sekarang karena kondisi bangunan yang sudah cukup tua. Wisma Tumapel kini menjadi sebuah bangunan kosong yang memiliki spekulasi di sekitar masyarakat dengan kesan yang angker juga horor.
(Foto: Ngalam)
Karena kondisi tersebutlah banyak masyarakat yang dengan sengaja mendatangi Wisma Tumapel karena rasa penasaran. Konon, di Wisma Tumapel ini sering terlihat penampakan noni Belanda yang mengitari luar dan dalam wisma. Adapun larangan-larangan di dalam wisma ini yaitu larangan berteriak, larangan untuk membuka pintu-pintu yang tertutup, dan dilarang duduk di jendela.
Untuk masuk ke wisma ini kamu hanya cukup membayar Rp5000 dan menyertakan kartu identitas ke para penjaga. Bagaimana, tertarik untuk berkunjung ke sini?
-
Coban Rais
(Foto:instagram dellyyusarakbar)
Terletak di Kota Batu, Coban Rais merupakan destinasi wisata yang memiliki pandangan alam yang luar biasa juga air terjun dan berbagai wahana lainnya. Kamu bisa mengunjungi wisata ini bersama kerabat dan keluarga terdekat dengan membayar tiket masuk Rp7.500 saja.
Coban Rais yang pada awalnya dikenal sebagai air terjun dengan nama Coban Sabrangan merupakan destinasi wisata yang harus melewati 14 sungai demi menempuh air terjun. Selain itu Coban Rais menyuguhkan udara dingin yang memiliki gardu berbentuk kayu bertuliskan I LOVE U. untuk bisa berfoto di gardu tersebut pun hanya perlu membayar Rp10.000 saja dan kamu bisa dengan leluasa untuk berswafoto.
Bagaimana, menarik bukan?
-
Hotel Niagara
(Foto: dream.co.id)
Destinasi wisata anti mainstream yang ketiga di Malang merupakan Hotel Niagara yang terletak di Jalan Hotel Sutomo No. 63. Hotel ini masih berfungsi dan memiliki ornamen yang antik juga sangat klasik.
Hotel Niagara bisa menjadi pilihan menarik untuk tempat penginapan sekaligus destinasi wisata untukmu yang menyukai kesan mistis. Pasalnya hotel ini banyak dibangun oleh arsitek Brazil bernama Fritz Joseph Pinedo tahun 1918 yang berarti bangunan tersebut sudah cukup tua dan kuno untuk dihuni.
Hotel ini memiliki berbagai cerita mistis, yaitu adanya cerita mengenai ketukan di malam hari yang kerap mengganggu para pengunjung hotel. Selain itu ada pula kisah yang menceritakan terdapat sebuah makam di lantai bawah hotel.
Meskipun begitu Hotel Niagara masih tetap beroperasi dan didatangi para wisatawan. Hotel ini pun terbilang cukup murah dengan menawarkan harga berkisar Rp90.000 sampai Rp150.000 saja per malam.
-
Pemandian Kalireco
(Foto: Native Indonesia)
Destinasi wisata yang keempat ini terletak di Jalan Sumber Waras 2, Kecamatan Lawang, Malang. Pemandian Kalireco merupakan pemandian dengan sumber air yang mengalir langsung dari Kaki Gunung Arjuna.
Pemandian Kalireco ini sangat alami dengan udara yang sejuk serta memiliki air yang jernih dengan warna kebiruan. Kedalaman air di dalam pemandian hanya sekitar 1 meter saja.
Selain itu untuk kamu yang mau mengunjungi tempat ini, Pemandian Kalireco belum memiliki tiket masuk karena masih tergolong baru dan belum diresmikan oleh Pemerintah Malang.
Karena masih tergolong sangat baru adapun tips-tips untukmu yang harus disiapkan sebelum mengunjungi Pemandian Kalireco yaitu; 1) memarkirkan kendaraan di lahan rumah warga karena tempat ini belum mempunyai tempat parkir 2) membawa bekal dari rumah karena minimnya tempat berjualan dan fasilitas umum 3) tidak dianjurkan ketika musim hujan.
-
Hotel Tugu
(Foto: Tribun)
Tempat wisata anti mainstream di Malang yang kelima adalah Hotel Tugu yang terletak di Jalan Tugu No. 3, Kauman. Hotel Tugu ini banyak menuguhkan interior Tiongkok yang dipadukkan dengan Jawa. Hotel Tugu dinobatkan sebagai salah satu hotel terindah di dunia oleh majalah L’Officiel Voyage.
Hotel Tugu bisa menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan perpaduan menarik sekaligus memiliki kesan yang mistis. Pasalnya di hotel ini memiliki sebuah ruangan dengan sebuah potret seorang wanita yang merupakan putri dari pria terkaya di Asia Tenggara pada abad ke-19. Berdasarkan pendapat para pengunjung, banyak pengunjung yang setelah melihat foto itu dan akhirnya didatangi oleh wanita di foto di dalam mimpi.
Benama Oei Hui Lan, wanita tersebut berpose membelakangi cermin dengan gaun putih dan berambut panjang. Kesan mistis itulah yang kian menjadi perbincangan masyarakat hingga menspekulasikan kesan mistis pada Hotel Tugu.
Untuk mengunjungi hotel ini, harga yang dibayarkan adalah Rp1.300.000 per malam karena hotel ini merupakan hotel berbintang 5 dengan fasilitas yang lengkap dan memadai.
-
Pantai Mbehi dan Teluk Bidadari
(Foto: Blog Kulo)
Salah satu pantai yang wajib kamu datangi saat berada di Malang salah satunya adalah Pantai Mbehi. Berlokasi di Sumber Rejo, pantai ini pun terdapat teluk yang sangat cantik dan anti mainstream untuk didatangi yaitu Teluk Bidadari.
(Foto: Native Indonesia)
Untuk mengunjungi destinasi wisata ini pun memerlukan perjalanan yang cukup melelahkan. Teluk Bidadari memiliki dua cekungan besar dengan karang yang eksotis. Selain itu kamu bisa bisa melihat berbagai ombak yang menerjang bebatuan dari atas teluk.
Namun karena kurangnya fasilitas umum dan tempat berjualan, kamu harus membawa perbekalan sendiri jika ingin mengunjungi tempat ini. Bagaimana, apa kamu tertarik?
-
Jembatan Sulfat
(Foto: Merdeka)
Jembatan Sulfat yang terletak di Jalan Terusan Sulfat No. 3 menjadi salah satu lokasi angker di Kota Malang. Jembatan ini menjadi penghubung akses jalan Purwantoro-Sawojajar yang dipisahkan sungai Bango dan Sungai Anyar.
Jembatan Sulfat dikenal menjadi tempat yang mistis karena jembatan berdiri di atas lahan makam. Konon karena asal usul tersebut banyak kejadian yang cukup menyeramkan di atas jembatan ini seperti terjadinya kecelakaan.
Meski begitu Jembatan Sulfat menjadi salah satu lokasi yang banyak didatangi oleh wisatawan untuk melakukan uji nyali. Tertarik mencoba?
-
Museum Brawijaya
(Foto: Yukepo)
Destinasi wisata di Malang yang selanjutnya terletak di Jalan Ijen St No. 25 A, Klojen. Museum Brawijaya menjadi salah satu museum yang menjadi list wajib kamu datangi ketika ada di Malang. Pasalnya museum ini banyak menawarkan koleksi benda bersejarah perang kemerdekaan.
Di dalam museum ini pun terdapat tiga gerbong kereta yang banyak menjadi perbincangan warganet karena terkesan mistis. Pasalnya di dalam salah satu gerbong kereta tersebut pernah terjadi penampakan seorang wanita serba putih yang tertangkap kamera ponsel. Gerbong tersebut kini dinamai sebagai Gerbong Maut.
Asal usul yang beredar dari kereta gerbong tersebut adalah pada saat pasca kemerdekaan yaitu tahun 1947, gerbong yang masing-masing mengangkut para pejuang Indonesia sedikitnya 30 orang itu berangkat dari Bondowoso ke Surabaya. Sepanjang perjalanan para pejuang tidak memiliki ventilasi udara bahkan makan dan minum sehingga saat tiba di Stasiun Wonokromo, 46 dari 100 tahanan meninggal dunia.
Hal tersebutlah yang menjadikan Museum Brawijaya Malang ini menjadi destinasi wisata yang terkenal cukup angker dan mistis.
-
Gunung Kawi
(Foto: kumpulancerita.net)
Destinasi wisata di Malang yang selanjutnya merupakan salah satu gunung yang berada di Malang yang terkenal sebagai area pesugihan. Konon banyak masyarakat yang datang dengan sengaja ke Gunung Kawi karena ingin mencari kekayaan yang tak terhingga.
(Foto: pariwisataalam.com)
Berbagai ritual dan pesugihan yang terdapat di Gunung Kawi pun menjadi salah satu daya tarik yang mendatangkan banyak wisatawan. Salah satu hal-hal mistis yang dipercayai oleh masyarakat dan wisatawan yang datang antara lain; 1) Pohon Dewandaru Gunung Kawi sebagai pohon keberuntungan 2) Petilasan Prabu Sri Kameswara sebagai tempat pemujaan dan praktik pesugihan dan 3) Persembahan Tumbal secara tiba-tiba.
Hm… bagaimana, masih tertarik untuk mengunjungi Gunung Kawi?
-
Stasiun Kota Lama
(Foto: Ngalam)
Berlokasi di Ciptomulyo, destinasi wisata Malang yang selanjutnya merupakan Stasiun Kota Lama yang konon memiliki kesan yang mistis. Dibangun pada tahun 1879 oleh Kolonial Belanda, stasiun ini memiliki banyak cerita mistis yang beredar di masyarakat.
Kisah Stasiun Kota Lama ini bersumber dari salah satu kamar mandi yang terdapat di stasiun yang angker karena sering terdengar suara dan rintihan dari dalam.
Diceritakan terdapat salah satu kereta dari stasiun yang tidak sengaja menabrak sebuah bus yang terjebak di dalam rel. Kemudian, semua penumpang yang berada di dalam bus meninggal dunia, dan seluruh mayat dari bus tersebut hanya diletakkan di dalam kamar mandi di Stasiun Kota Lama sehingga menjadi tempat yang angker.
Hm…. Bagaimana? Apa kamu penasaran untuk mengunjungi stasiun ini untuk wisata uji nyali?
-
Kampung Keramik Dinoyo
(Foto: lontar.id)
Destinasi wisata selanjutnya yang bisa kamu kunjungi di Malang adalah Kampung Keramik Dinoyo. Terletak di Jl. Mt Haryono 9 No.336 tempat ini menjadi surga keramik yang ada di Malang.
Kampung Keramik Dinoyo merupakan kampung wisata tematik yang pengolahannya memanfaatkan teknologi modern yaitu dengan sistem cetak tuang (slip casting) dan putar tekan (jiggering).
Di tempat ini pun kamu bisa membeli berbagai produk keramik yang disediakan seperti mug, cangkir, vas dan berbagai souvenir. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 5.000 hingga jutaan rupiah.
-
Pantai Goa Cina
(Foto: Instagram pantai.malang)
Destinasi Wisata di Malang yang terakhir adalah Pantai Goa Cina yang terletak di Dusun Tumpak Awu, Kabupaten Malang. Pantai Goa Cina merupakan pantai di pesisir selatan dengan nama asli Pantai Rowo Indah.
Pantai Goa Cinta yang dipenuhi dengan pesona merupakan pantai yang bersih dan memiliki pasir putih. Di pantai ini memiliki sebuah gua yang menjadi daya tarik.
Meskipun memiliki air yang sangat jernih tapi tidak dianjurkan untuk berenang karena pantai ini memiliki ombak yang cukup tinggi. Bagaimana, tertarik untuk datang ke pantai ini?
Nah, itulah 12 informasi untuk destinasi wisata anti mainstream yang ada di Malang. Semoga informasi tersebut dapat membantumu untuk mencari tempat wisata yang kamu inginkan ya!