5 Perbedaan Besi Ulir dan Polos

Last update: 2 September 2025 3 min read
Author:
perbedaan besi ulir dan polos
Sumber: 99.co/id

Dalam dunia konstruksi, besi beton merupakan salah satu material penting yang berfungsi sebagai tulang penopang bangunan.

Secara umum, besi beton terbagi menjadi dua jenis, yaitu besi ulir dan besi polos.

Keduanya sama-sama berperan dalam memperkuat struktur, tetapi memiliki bentuk, karakteristik, serta kegunaan yang berbeda.

Oleh karena itu, sebelum memulai pembangunan, penting bagi Anda untuk memahami perbedaan kedua jenis besi beton tersebut.

Hal ini bertujuan agar tidak salah memilih material dan sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

Lantas, apa saja perbedaan besi ulir dan besi polos?

Perbedaan Besi Ulir dan Polos

perbedaan besi beton polos dan ulir
Sumber: Teknoscaff.com

1. Bentuk

Sesuai namanya, dari segi bentuk besi polos memiliki bentuk yang polos.

Bentuk besi ini bundar memanjang tanpa tambahan variasi.

Sementara itu, besi beton ulir memiliki permukaan ulir, yakni menyerupai sirip ikan yang tersusun dari atas ke bawah.

Karena terdapat tambahan ulir, penampang dasarnya menjadi berbentuk bundar.

Bentuknya memiliki sedikit variasi, tergantung dari pabrik yang memproduksinya.

2. Fungsi dan Kegunaan

Perbedaan besi beton polos dan ulir juga bisa diketahui dari kegunaannya.

Untuk mendukung tulangan beton, besi polos dan ulir dapat digunakan bersamaan.

Besi polos berfungsi membungkus besi beton ulir dengan posisi memanjang.

Sementara untuk jenis ulir dapat mengait dengan baik.

Untuk bangunan atau gedung tinggi bertingkat, besi bangunan yang lebih sering digunakan adalah besi beton jenis ulir.

Pasalnya, bangunan bertingkat lebih membutuhkan daya kait yang lebih kuat.

Baca juga: Daftar Harga Besi Beton Polos dan Ulir per Batang Terbaru 2025

3. Perbedaan Daya Tahan Besi Ulir dan Polos

besi beton ulir
Sumber: Gtbsteel.lk

Ketahanan besi polos adalah 240 Mpa, sedangkan ketahanan jenis ulir terhadap tekanan adalah 400 Mpa.

Besi polos lebih mudah dibengkokkan dan mudah untuk dipasang dan digunakan.

Sementara itu, ulir memiliki ketahanan yang lebih kuat, tetapi pemasangannya membutuhkan tenaga ekstra karena sulit untuk dibengkokkan.

Melihat ketahanannya tersebut, besi polos lebih banyak diminati oleh pembeli umum, sedangkan besi jenis ulir banyak digunakan oleh kontraktor.

4. Harga

Selain perbedaan fungsi dan perbedaan-perbedaaan lainnya, dari segi harga, kedua jenis besi ini juga mematok nominal yang berbeda.

Jenis ulir memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan besi polos.

Hal tersebut karena fungsi dan kegunaan dari kedua besi tersebut berbeda.

Besi beton polos lebih cocok dan efisien dari segi harga untuk bangunan pribadi seperti rumah.

Sementara itu, besi beton ulir lebih cocok digunakan untuk bangunan tinggi komersial seperti mal.

5. Perbedaan Ukuran Besi Ulir dan Polos

Dalam produksi beton, terdapat istilah batas toleransi, yaitu selisih ukuran yang masih diperbolehkan dari ketetapan standar.

Misalnya, produk besi beton berdiameter 8 mm memiliki batas toleransi 0,1 mm.

Artinya, diameter sebenarnya bisa sedikit berbeda, yakni 7,9 mm, dengan panjang standar tetap 12 meter.

Di pasaran, ukuran besi beton yang paling banyak diminati konsumen adalah 8 mm dan 10 mm karena umum digunakan untuk pembangunan rumah tinggal.

Sementara itu, proyek pembangunan gedung biasanya membutuhkan ukuran yang lebih besar, seperti besi ulir berdiameter 12 mm dan 14 mm.

Untuk besi ulir sendiri, ukuran terkecilnya adalah 8 mm.

Menariknya, tidak semua ukuran tersedia pada setiap jenis besi beton.

Sebagai contoh, ukuran 12 mm biasanya hanya ada pada besi polos, bukan pada besi ulir.

Sebaliknya, ada juga ukuran 13 mm yang hanya terdapat pada besi ulir dan tidak dimiliki besi polos.

Baca juga: 11 Jenis Besi untuk Konstruksi dan Karakteristiknya (Dilengkapi Harga Besi Terbaru 2025)

Itulah ulasan lengkap mengenai perbedaan besi ulir dan polos.

Semoga dapat menjawab pertanyaan Anda!

 

 

Penulis di 99 Group. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.