
Supaya tidak salah pilih, pastikan kamu mengetahui perbedaan cat interior dan eksterior dengan baik.
Pasalnya, tidak sedikit orang beranggapan kalau cat interior dan eksterior merupakan cat yang serupa.
Padahal, keduanya jelas memiliki perbedaan yang besar.
Maka itu, artikel ini akan mengulas secara lengkap perbedaan kedua jenis cat tersebut.
Dengan mengetahui perbedaannya, kamu bisa membeli cat yang tepat untuk mempercantik hunian.
Yuk, simak sampai selesai!
Pengertian Cat Interior dan Eksterior

Definsisi Cat Interior
Cat interior adalah cat yang dirancang untuk diaplikasikan pada permukaan dinding bagian dala ruangan.
Karakteristik cat interior difokuskan pada estetika, keamanan, dan kemudahan perawata.
Cat interior memiliki ciri-ciri utama sebagai berikut:
- Daya tahan terhadap abrasi ringan: Cat ini mampu menahan goresan atau gesekan ringan yang mungkin terjadi di dalam ruangan.
- Rendah VOC (Volatile Organic Compounds): Kandungan VOC yang rendah memastikan keamanan bagi kesehatan karena ruangan tertutup lebih rentan terhadap akumulasi bahan kimia berbahaya.
- Permukaan halus dan mudah dibersihkan: Biasanya memiliki tekstur yang lebih halus dan tersedia dalam berbagai tingkat kilap, seperti matte, satin, atau semi-gloss.
- Tersedia dalam berbagai warna: Cat interior menawarkan banyak pilihan warna untuk menyesuaikan desain interior.
- Kurang tahan terhadap cuaca ekstrem: Tidak dirancang untuk menahan sinar UV, hujan, atau kelembapan tinggi dalam jangka waktu lama.
Baca juga:
12 Contoh Warna Cat Rumah yang Tren di 2024
Definisi Cat Eksterior
Berbanding terbalik dengan cat interior, cat eksterior adalah jenis cat yang dirancang untuk diaplikasikan pada permukaan luar bangunan yang terpapar langsung oleh cuaca, sinar matahari, hujan, dan kelembapan.
Berdasarkan peruntukannya tersebut, cat eksterior dirancang dengan formula yang menekankan pada daya tahan dan perlindungan.
Cat eksterior memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Tahan terhadap cuaca ekstrem: Cat ini mampu melindungi permukaan dari kerusakan akibat sinar UV, hujan, panas, dan kelembapan.
- Daya tahan tinggi terhadap jamur dan lumut: Banyak cat eksterior mengandung zat antijamur untuk mencegah pertumbuhan lumut atau noda akibat kelembapan.
- Lebih fleksibel: Dirancang untuk mengakomodasi perubahan suhu yang dapat menyebabkan pemuaian atau penyusutan permukaan.
- Daya lekat kuat: Memiliki daya lekat yang lebih baik pada permukaan kasar seperti beton, kayu, atau logam.
- Kandungan VOC lebih tinggi: Dibandingkan cat interior, cat eksterior cenderung memiliki kandungan VOC lebih tinggi untuk meningkatkan daya tahan terhadap lingkungan luar.
Fungsi Cat Interior dan Eksterior
Fungsi Cat Interior
Cat interior berfungsi untuk meningkatkan estetika ruangan dengan memberikan warna, tekstur, dan suasana yang sesuai dengan desain interior.
Selain itu, cat interior dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap dinding dalam ruangan dari goresan ringan, debu, dan noda, serta mudah dibersihkan sehingga memudahkan perawatannya.
Dengan kandungan VOC yang rendah, cat interior juga menjaga kualitas udara di dalam ruangan, menjadikannya lebih aman untuk kesehatan penghuni.
Fungsi Cat Eksterior
Cat eksterior berfungsi sebagai lapisan pelindung bagi permukaan luar bangunan dari pengaruh cuaca ekstrem seperti sinar UV, hujan, kelembapan, dan perubahan suhu.
Cat ini juga mencegah pertumbuhan jamur dan lumut serta memiliki daya tahan yang lebih kuat untuk menjaga keawetan bangunan.
Selain melindungi, cat eksterior juga berperan dalam mempercantik tampilan luar bangunan dengan warna dan tekstur yang tahan lama sehingga meningkatkan daya tarik estetika sekaligus memberikan perlindungan maksimal.
Inilah Perbedaan Cat Interior dan Eksterior
1. Komposisi
Berdasarkan fungsinya, cat interior dan eksterior dibuat dari bahan yang berbeda.
Bahan yang digunakan untuk cat interior komposisinya harus mudah dibersihkan ketika terjadi goresan atau noda.
Selain itu, cat interior formulasinya menekankan pada nilai estetika.
Untuk cat eksterior, berdasarkan fungsinya, cat ini terbuat dari bahan yang lebih kompleks.
Pasalnya, cat eksterior mesti mempunyai daya tahan yang lebih baik terhadap terpaan cuaca, suhu, kelembapan, sampai sinar UV matahari.
Baca juga:
11 Warna Cat Rumah Mewah Bagian Dalam Sesuai Ruangan
2. Daya Tahan
Cat interior sejatinya mempunyai daya tahan yang kurang baik dari paparan cuaca dan suhu.
Dalam jangka waktu tertentu, cat interior mudah memudar bila terjadi perubahan suhu secara terus menerus.
Sifat ini berbeda dengan cat eksterior yang mampu bertahan dari paparan cuaca dalam waktu lama.
3. Pilihan Warna

Biasanya, pilihan warna cat interior lebih beragam.
Karena itu, kamu bisa memilih berbagai warna untuk cat bagian dalam sesuai preferensi atau konsep rumah.
Sementara, pilihan warna cat eksterior cenderung terbatas.
Kebanyakan warna-warna cat eksterior ber-tone netral atau basic.
4. Waktu Mengering
Perbedaan cat interior dan eksterior berikutnya terletak dari durasi mengeringnya.
Cat interior mempunyai waktu mengering yang jauh lebih lama, rata-rata berkisar 2-4 jam.
Beda halnya dengan cat eksterior, jenis cat ini lebih cepat mengering karena terpapar langsung udara dari luar rumah.
Akan tetapi, proses pengeringan cat eksterior sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca.
Jika cuaca luar rumah cenderung dingin atau hujan, waktu mengeringnya justru akan lebih lama daripada cat interior.
5. Harga
Perbedaan cat interior dan eksterior yang terakhir dilihat dari segi harga.
Cat interior mempunyai harga yang agak murah ketimbang cat eksterior.
Ini wajar, mengingat fungsi cat eksterior yang lebih berat.
Baca juga:
Merek dan Harga Cat Tembok Anti Jamur yang Tahan Lama
***
Demikian penjelasan mengenai perbedaan cat interior dan eksterior.
Semoga bermanfaat, Property people.
Jika sedang mencari rumah impian, cek laman www.99.co/id sekarang juga!