
Tahukah kamu berapa rata-rata pemakaian air PDAM rumah tangga setiap bulan?
Jika belum tahu, kamu wajib mengetahuinya!
Kenapa? Dengan mengetahui jumlah penggunaan air, bisa jadi bekal agar kamu bisa mengelola konsumsi air secara bijak.
Dengan begitu, kamu bisa bisa menghindari pemborosan, serta menghemat biaya tagihan bulanan.
Selain itu, dengan mengetahui jumlah rata-rata pemakaian air PDAM, juga bisa berpengaruh pada peningkatan kesadaran akan krisis air di berbagai daerah.
Jadi, silakan baca terus artikel ini untuk mengetahui informasinya.
Berapa Rata-Rata Pemakaian Air PDAM Rumah Tangga?

Air bersih digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti mandi, minum, memasak, persoalan higienitas, dan masih banyak lagi.
Menurut data yang dipublikasikan pdampintar.id melalui blognya, kebutuhan air tertinggi paling banyak digunakan untuk cuci mandi dan kakus, disusul oleh kebutuhan mencuci baju dan piring.
Adapun 30 persen dari semua air domestik digunakan untuk mencuci, sementara 70 persen di antaranya digunakan untuk membilas.
Lalu, masih menurut sumber yang sama, rata-rata pemakaian air rumah tangga di perkotaan Indonesia adalah 169,11 liter per orang per hari hingga 247,36 liter per orang per hari untuk kelas menengah.
Sebagai pembanding, terdapat juga data lainnya yang dipublikasikan dalam Laporan Penelitian Mandiri Kategori A oleh Universitas Brawijaya berjudul Pola Konsumsi Air Bersih PDAM pada Rumah Tangga tahun 2020.
Penelitian dilakukan pada wilayah Kecamatan Kalipuro, di mana perusahaan PDAM yang berwenang adalah PDAM Kabupaten Banyuwangi yang melayani 4 kelurahan/desa dari 9 kelurahan/desa.
Dari penelitian itu, diperoleh hasil bahwa rata-rata pemakaian air PDAM rumah tangganya adalah 155-156 liter per orang per hari.
Data lain yang bisa dijadikan acuan berasal dari hasil survei yang dilakukan Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta karya, Departemen PU tahun 2006.
Berdasarkan data tersebut, diperoleh hasil bahwa pemakaian air rumah tangga di perkotaan Indonesia adalah sekitar 144 liter per orang per hari.
Jadi, dari data-data di atas, kita bisa mengetahui, rata-rata pemakaian air PDAM rumah tangga di Indonesia berada pada kisaran 140-250 liter per orang per hari.
Lantas, berapa kah pemakaian air PDAM rumah tangga yang normal?
Baca juga: Cara Menghitung Tarif PDAM Rumah Tangga, Mudah dan Akurat!
Pemakaian Air PDAM Rumah Tangga yang Normal

Menurut laman rheem.id, terdapat standar pemakaina air yang telah ditetapkan untuk setiap bangunan berdasarkan fungsi dan peruntukannya.
Standar itu yakni 150 liter per orang per hari untuk rumah sederhana, 250 liter per orang per hari untuk rumah mewah, 100 liter per orang per hari untuk rumah komersial, 50 liter per orang per hari untuk kantor dan bangunan ibadah.
Namun tentu saja, sebagai langkah penghematan, akan lebih baik penggunaannya kurang dari itu namun kebutuhan akan air sudah terpenuhi.
Jadi, berapa rata-rata pemakaian air PDAM rumah tangga di rumahmu?
Apakah normal? Atau tidak? Jika tidak, mari ketahui beberapa tips dalam menghemat pemakaian air.
Baca juga: 9 Jenis Kran Air Terbaik untuk Rumah dan Harganya
Tips Hemat Pemakaian Air PDAM Rumah Tangga
1. Matikan Keran Saat Tidak Digunakan
Biasakan untuk menutup keran saat tidak digunakan.
Lalu, jangan lupa juga untuk menggunakan ember ketika mencuci kendaraan atau menyiram tanaman.
Biasanya, air keran dibiarkan mengalir ketika mencuci tangan, menyikat gigi, atau mencuci piring.
2. Gunakan Shower dan Batasi Waktu Mandi
Daripada menggunakan gayung dan bak, akan lebih baik menggunakan shower saat mandi agar lebih hemat.
Selain itu, batasi juga waktu mandi hanya sekitar 5-10 menit saja.
3. Gunakan Mesin Cuci Secara Efisien
Sebaiknya, cuci pakaian di mesin cuci saat muatan penuh saja agar lebih hemat air dan listrik.
Jangan sering-sering menggunakan mesin cuci untuk mencuci sedikit pakaian.
4. Manfaatkan Air Hujan untuk Keperluan Lain
Tampung air hujan menggunakan drum atau wadah besar.
Air tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau membersihkan lantai di teras luar.
5. Gunakan Air Bekas yang Masih Layak
Beberapa air bekas masih bisa digunakan kembali untuk keperluan lain.
Contohnya, kamu bisa menggunakan air bekas cucian sayur dan buah untuk menyiram tanaman.
Atau, kamu juga bisa menggunakan air bilasan cucian pertama untuk mengepel lantai.
Baca juga: Kisaran Biaya Listrik dan Air di Apartemen, serta Cara Menyiasatinya
***
Demikian informasi seputar rata-rata pemakaian air PDAM rumah tangga dan tips menghematnya.
Dengan menerapkan kebiasaan hemat air, kamu tidak hanya mengurangi biaya tagihan PDAM tetapi juga ikut menjaga keberlanjutan sumber daya air untuk masa depan.