Investasi Rukan, Plus Minus hingga Rekomendasinya

17 Jun 2020 - Miyanti Rahman

Investasi Rukan, Plus Minus hingga Rekomendasinya

Foto: Agung Podomoro PIK II

Rukan merupakan salah satu aset investasi properti yang menjanjikan, karena tren perkantoran sekarang terutama di kawasan urban sudah berubah. 

Kini, jarang perusahaan pengembang yang membangun gedung perkantoran, kebanyakan lebih memilih untuk membangun rukan-rukan modern.

Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu rukan?

Pengertian Rukan dan Perbedaannya dengan Ruko

Rukan merupakan sebuah singkatan berasal dari penggabungan dua kata, yaitu rumah dan kantor. 

Sama seperti ruko yang merupakan singkatan dari rumah dan toko, rukan juga termasuk dalam properti komersial.

Baik rukan maupun ruko dapat digunakan sebagai hunian dan tempat usaha, tetapi rukan dibuat lebih modern. 

Sebagai evolusi dari ruko, rukan dilengkapi oleh fasilitas-fasilitas tambahan yang enggak terdapat di ruko konvensional.

Perbedaan mencolok antara keduanya terletak pada fungsinya sebagai tempat usaha. 

Rukan berfungsi sebagai kantor yang digunakan untuk pengembangan bisnis dan sifatnya lebih administratif, sedangkan ruko berfungsi sebagai toko di mana ada display produk dan sifatnya fokus  pada penjualan.

Jadi, rukan dapat didefinisikan sebagai properti komersial yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan kantor yang dapat memfasilitasi semua kegiatan perkantoran, juga menyediakan ruang yang cukup untuk karyawan. 

Idealnya sebuah rukan memiliki fasilitas ruang yang memadai untuk kerja, meeting dan ruang pendukung lainnya seperti ruang arsip, pantry, ruang tunggu, dan lain-lain. 

Nah, yang harus diperhatikan adalah pembagian ruang jangan sampai mengganggu fungsi rukan sebagai tempat tinggal.

Oleh sebab itu, perlu tata ruang yang tepat agar dwifungsi rukan sebagai tempat tinggal maupun kantor dapat berjalan dengan baik.

Sekaligus bisa mengakomodasi kenyamanan pekerja dan pemilik rumah. 

Plus Minus Investasi Rukan


Foto: Agung Podomoro PIK II

Seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia, tengah diramaikan oleh para entrepreneur muda menciptakan perusahaan rintisan alias startup

Nah menjamurnya startup ini, memberi peluang yang sangat bagus untuk investasi rukan.

Selain itu, para entrepreneur yang sudah lama berkecimpung di dunia usaha pun menganggap berkantor di rukan lebih simpel sehingga potensi investasi pun bertambah. 

Kendati demikian, investasi rukan tetap memiliki plus minus yang harus diperhatikan.

Nilai Plus Investasi Rukan

Sebenarnya nilai plus investasi rukan lebih banyak daripada nilai minusnya. 

BIsa dilihat dari segi permintaan akan rukan saat ini, jangka sewa properti dan tingkat pengembalian investasi. 

Nah, berikut penjelasan lebih detail tentang ketiganya.

  1. Permintaan Tinggi

Sebagai properti komersial, rukan dapat menjadi pendukung dan penggerak ekonomi di suatu kawasan, terutama di kawasan bisnis, dan bahkan di kawasan hunian. 

Kehadiran rukan membawa angin segar di tengah peliknya ekonomi dan sumpeknya aksesibilitas menuju gedung-gedung pencakar langit.

Maka tidak heran apabila peminat rukan semakin bertambah sehingga permintaan terhadap jenis properti yang satu ini terus meningkat dari tahun ke tahun. 

Rukan-rukan modern banyak ditemukan di kota-kota satelit sekitar Jakarta.

  1. Jangka Sewa Rukan Lebih Panjang daripada Rumah

Kenapa investasi rukan lebih menarik daripada investasi rumah? 

Nah  alasan menariknya adalah karena jangka sewa rukan biasanya lebih panjang daripada jangka sewa rumah. 

Pengusaha yang menyewa rukan tentunya akan berorientasi pada laba.

Rukan biasanya disewa selama dua hingga tiga tahun, atau dapat lebih lama lagi hingga si pengusaha mencapai break event point atau balik modal kemudian mendapat laba. 

Sementara penyewa rumah tidak memperhitungkan apapun.

  1. Tingkat Pengembalian Investasi Rukan Lebih Besar

Rukan biasanya berada di kawasan yang ramai dan sangat prospektif secara ekonomi, seperti di pinggir jalan besar, di kawasan hunian superblok, di pusat perbelanjaan, dan lain-lain. 

Hal ini membuat harga sewa rukan tinggi sehingga akan sangat menguntungkan pemilik properti.

Hal lain yang menyebabkan tingkat pengembalian investasi rukan lebih besar, yaitu karena rukan memiliki luas bangunan lebih besar dibanding luas tanah sehingga cap ratenya tinggi. 

Cap rate sendiri dihitung dengan cara penghasilan operasional bersih dibagi harga pembelian properti.

Nilai Minus Investasi Rukan

Ada nilai plus, ada juga nilai minusnya. Tetapi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa nilai minus investasi rukan lebih sedikit daripada nilai plus. 

Meskipun begitu, nilai minus ini harus tetap dipertimbangkan dengan matang agar investasi tidak buntung, berikut nilai minusnya.

  1. Peka Terhadap Krisis Ekonomi

Rukan merupakan properti komersial tempat mengembangkan bisnis sehingga sifatnya sangat rentan terhadap krisis ekonomi. 

Ini jelas berbeda dengan investasi rumah, karena rumah adalah kebutuhan pokok yang tidak akan kena dampak langsung krisis ekonomi.

Jika suatu hari krisis ekonomi terjadi, maka pelaku bisnis atau pengusaha dapat kapan saja menghentikan kegiatan usahanya. 

Dampaknya yaitu sewa rukan dihentikan tiba-tiba dan permintaan terhadap properti komersial ini pun berkurang. 

  1. Prospek Bisnis Sangat Tergantung Lokasi

Peminat rumah biasanya menginginkan lokasi yang nyaman, aman, dan tenang, sedangkan pengguna rukan harus menemukan lokasi yang strategis agar bisnisnya berjalan lancar. 

Lokasi yang strategis di sini artinya mudah ditemukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Ya, kriteria strategis untuk rukan, tentu berbeda dengan kriteria strategis untuk ruko dijual yang harus ada di lokasi sangat ramai. 

Sedangkan rukan tidak perlu terlalu ramai yang penting mudah ditemukan oleh para pelaku bisnis yang berpotensi untuk menyewa rukan.

Rekomendasi Rukan

Rukan Permata Senayan/Patal Senayan


Foto: Rumah 123

Rekomendasi pertama adalah rukan Permata Senayan atau dikenal juga dengan rukan Patal Senayan. 

Rukan yang satu ini beralamat di Jalan Tentara Pelajar Nomor 21, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan.

Sebagai properti komersial untuk kegiatan perkantoran, rukan Permata Senayan memiliki fasilitas yang mumpuni, di antaranya keamanan 24 jam, memiliki 4 lantai, dan daya listrik besar. 

Area parkirnya juga luas, tidak hanya di depan rukan tetapi juga bisa menggunakan basement.

Rukan Aerobliss


Foto: Ciputra Group

Rekomendasi rukan kedua adalah rukan Aerobliss yang dipersembahkan oleh developer properti terkemuka di Indonesia, Ciputra Group. 

Alamat rukan Aerobliss yaitu di Citra Garden City Aeroworld 8 Rukan Aerobliss Blok C03D Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Kota Jakarta Barat.

Rukan Aerobliss lokasinya tidak jauh dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dimana banyak pelaku bisnis hilir mudik keluar masuk Jakarta. 

Selain itu, akses rukan Aerobliss juga sangat menguntungkan karena tak jauh dari Puri Indah Outer Ring Road–Citra 6, serta tol dalam kota.

Rukan Milenial Pantai Indah Kapuk II


Foto: Agung Sedayu Group

Setelah rukan di Jakarta Selatan dan Barat, kita beralih ke rukan di Jakarta Utara. 

Rukan ini bernama Rukan Milenial, persembahan dari Agung Sedayu Group. 

Lokasinya berada di kawasan kota mandiri Pantai Indah Kapuk (PIK) II.

Rukan ini sangat prospektif karena lokasinya tidak jauh dari Central Business District (CBD) PIK II, bahkah waktu tempuhnya hanya 7 menit. 

Selain itu, rukan Milenial juga dekat dengan gerbang tol dan pusat perbelanjaan, serta hanya perlu waktu tempuh 18 menit ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain tiga rekomendasi di atas, tentu masih banyak rukan-rukan lainnya yang bisa Anda temukan di 99.co.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Perhatikan Hal ini Sebelum Beli Rukan Sunter Permai

Author:

Miyanti Rahman