7 Ukuran Kolam Renang sesuai Standar Internasional dan PRSI, Jangan Asal Buat!

Last update: 18 Oktober 2024 5 min read
Author:

Federasi olahraga nasional dan internasional sudah menetapkan standar ukuran untuk kolam renang.

Namun, pengaplikasiannya harus menyesuaikan fungsi dan kegunaan kolam renang.

Misalnya ukuran kolam renang untuk kompetisi nasional dan internasional, tentunya berbeda dengan kolam renang pribadi di rumah.

Agar tidak bingung, mari simak ulasannya di bawah ini.

Standar Ukuran Kolam Renang sesuai Fungsinya

Ada dua federasi yang mengatur perihal ukuran kolam renang, yakni Federasi Renang Internasional (FINA) dan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

Berdasarkan ketentuan dua lembaga tersebut, lantas berapa ukuran kolam renang standar nasional dan internasional yang baik?

1. Ukuran Kolam Renang Standar Internasional

Ukuran Kolam Renang Standar Internasional

Foto: Wikipedia

Kolam renang standar internasional biasanya dipakai untuk lomba atau kompetisi renang berskala internasional.

Maka itu, ukurannya akan sama pada setiap negara, dengan spesifikasi:

  • Panjang: 50 meter
  • Lebar: 25 meter
  • Temperatur air: 25 – 28 derajat Celcius
  • Lebar lintasan: 2,5 meter
  • Jumlah lintasan: 8 lintasan
  • Kedalaman minimal kolam renang: 1,35 meter (mulai dari 1 meter pada lingkaran pertama hingga paling sedikit 6 meter, dihitung dari dinding kolam yang dilengkapi balok start).
  • Kedalaman minimal bagian lainnya: 1 meter

2. Ukuran Kolam Renang Standar Nasional

Jenis kolam renang ini mirip seperti kolam renang internasional, tetapi ukurannya dibuat dalam rangka perlombaan tingkat nasional.

Alhasil, semua ukuran kolam renang standar nasional akan sama di seluruh Indonesia.

Spesifikasi kolam renang nasional juga tidak jauh beda dengan standar internasional, berikut rinciannya:

  • Panjang: 50 meter
  • Lebar: 25 meter
  • Kedalaman kolam renang minimum: 2 meter
  • Lebar lintasan: 2,5 meter
  • Jumlah lintasan: 8 lintasan
  • Temperatur air: 25–28 derajat Celcius.

3. Ukuran Kolam Renang Umum

Untuk luas kolam renang yang digunakan publik, tentu tidak perlu menggunakan standar perlombaan.

Akan tetapi, ukuran kolam renang idealnya harus besar, serta dapat menyesuaikan dengan penggunanya.

Misal kolam renang dangkal, tentu lebih cocok dikhususkan untuk anak-anak.

Sementara, kolam renang dengan kedalaman 2–4 meter bisa dipakai oleh orang dewasa atau mereka yang mahir berenang.

Lalu, kolam renang tersebut juga bisa dibuat indoor maupun outdoor.

Sebagai panduan, berikut ketentuan ukuran standar kolam renang yang bisa diikuti:

  • Lebar kolam renang umum: 5 meter
  • Panjang kolam renang umum: 25 meter
  • Kedalaman kolam renang umum: 1–4 meter

Baca juga: Rekomendasi Perumahan dengan Kolam Renang Bersama

4. Ukuran Kolam Renang Rumah atau Pribadi

ukuran kolam renang di rumah

Foto: Pesona Air

Lalu, bagaimana dengan ukuran kolam renang untuk rumah atau kebutuhan pribadi?

Tidak ada standar khusus, ukuran atau luas kolam renang dapat menyesuaikan dengan ketersediaan lahan.

Bila kamu mempunyai lahan yang luas untuk membangun kolam renang, tentu kolam tersebut bisa dibuat lebih besar.

Namun, jika merujuk kebiasaan umum, ada ukuran rata-rata yang biasa digunakan oleh masyarakat saat membangun kolam renang pribadi di rumah, yaitu:

  • 3×7 meter
  • 3×8 meter
  • 3,5×10 meter
  • 4×10 meter
  • 5×12 meter.

5. Ukuran Kolam Renang Dewasa

Standar ukuran kolam renang bisa berpatokan pada poin sebelumnya.

Contohnya jika kamu ingin membangun kolam renang dengan ukuran 3×7 meter di rumah, maka kedalaman idealnya sekitar 60 cm pada area dangkal.

Sedangkan di bagian paling dalam, bisa dibuat mencapai 2,5 meter.

Tidak perlu khawatir jika lahan di rumahmu cukup terbatas, sebab kamu bisa membuat kolam renang dengan ukuran persegi, lingkaran, atau berbentuk “L”.

Bila dipakai sendirian, dapat pula dibuat dengan model lap pool yang ukurannya tidak terlalu lebar, yakni sekitar 2×8 meter saja.

6. Ukuran Kolam Renang Anak

Ukuran kolam renang rumah yang dipakai untuk anak-anak harusnya berbeda dengan standar yang digunakan oleh orang dewasa.

Selain itu, bentuknya juga bisa disesuaikan dengan kesukaan anak-anak di rumah.

Misalnya, beberapa kolam anak dibuat menjadi inflatable pool atau kolam karet, yang diisi dengan angin agar dapat mengembang. 

Biasanya, ukuran kolam renang anak berkisar antara 80×120–1,5×2 meter, dengan kedalaman 60–80 cm.

Sementara, untuk kolam renang bayi kedalamannya kurang lebih 30 cm.

Baca juga: 9 Desain Kolam Renang Anak untuk Rumah Kecil (Gambar HD)

7. Ukuran Kolam untuk Sauna atau Jacuzzi

Jenis kolam renang yang terakhir adalah jacuzzi, tipe kolam renang seperti bak besar yang bisa dipakai untuk sauna dan relaksasi. 

Berikut beberapa ketentuan ukuran kolam sauna yang bisa diikuti:

  • Ukuran kolam sauna: 1,8×2 meter
  • Diameter kolam: 2 meter (jika berbentuk lingkaran)
  • Kedalaman kolam: sejajar dada orang dewasa (posisi duduk)
  • Kapasitas kolam: 4–6 orang.

Syarat Utama Membuat Kolam Renang

luas kolam renang di rumah

Apapun kebutuhanmu dalam membangun kolam renang, selalu pastikan bahwa sistem keamanannya mumpuni dan aman.

Agar tidak keliru, berikut beberapa syarat utama untuk membuat kolam renang untuk kepentingan umum maupun pribadi:

1. Ketersediaan Lahan yang Cukup

Walau kebutuhan kolam pribadi atau umum tidak ada standar khususnya, tetapi kolam renang sebaiknya mempunyai ukuran minimal 3×7 meter.

Ukuran kolam itu setidaknya bisa memberikan kenyamanan bagi para penggunanya.

2. Pasokan Listrik

Selain lahan, kamu harus memperhatikan soal pasokan listrik.

Pasokan listrik sangat penting sebagai penerangan saat malam hari, serta daya untuk pompa agar air terus berputar sehingga kondisinya tetap bersih.

Contohnya saja untuk kolam renang ukuran 3×7 meter, kamu membutuhkan pompa dengan daya 500 watt.

Selain sebagai penerangan di malam hari, kamu juga membutuhkan lampu di sekitar kolam renang tersebut.

Minimal ada tiga lampu underwater yang masing-masingnya memiliki daya 100 watt.

Jika dilihat dari perhitungan di atas, maka seseorang yang ingin membangun kolam renang di rumah, paling tidak harus menyediakan daya listrik sebesar 800 watt.

3. Pasokan Air

Pasokan air dalam kolam renang sendiri bisa didapatkan dari mana saja, bisa air tanah, air PAM, atau air pegunungan.

Setelah mempunyai sumber atau pasokan air, perhatikan pula cara merawatnya.

Karena bila kamu merawat air dengan benar, air kolam tidak usah diganti terlalu sering.

Jika hanya ingin diisi sekali saja, maka kebersihan, kadar klorin dan pH-nya harus benar-benar dijaga, agar tidak harus diganti dengan yang baru.

Baca juga: Mudah! Begini Cara Menjernihkan Air Sumur hingga Kolam

4. Sistem Sirkulasi Kolam Renang

Terakhir, pastikan kamu mengetahui beberapa sistem sirkulasi kolam air.

Secara umum, ada tiga langkah yang bisa kamu lakukan, seperti:

  • Skimmer Box: Sistem sirkulasi ini membuat air bermuara di dalam dinding kolam saja. Sistem sirkulasi ini cocok diaplikasikan pada kolam renang ukuran kecil.
  • Semi Overflow: Sistem sirkulasi berikutnya kerap digunakan oleh kolam renang umum. Dengan sistem ini, air tumpahan kolam akan bermuara ke bagian sisi kolam.
  • Full Overflow: Sistem yang membuat air meluber ke seluruh bagian kolam. Sistem ini harus dilengkapi dengan gutter, balancing tank, dan ruang mesin.

Demikian pembahasan mengenai ukuran kolam renang dan syarat utama untuk membuatnya.

Tertarik memasang iklan properti di 99.co Indonesia? Silakan masuk ke halaman pasang iklan rumah atau iklan kost, ya.

Semoga bermanfaat!

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.