6 Tanaman Pengusir Kucing Liar yang Efektif & Aman untuk Rumah

Last update: 6 Agustus 2025 4 min read
Author:

Salah satu cara alami dan ramah lingkungan untuk menghalau kucing liar tanpa menyakiti adalah menggunakan tanaman pengusir kucing. 

Tanaman-tanaman ini mengeluarkan aroma yang tidak disukai kucing, sehingga mereka akan menjauh dengan sendirinya.

Kucing memang menggemaskan, kalau peliharaan sendiri. 

Tapi kalau mereka kerap buang air sembarangan di taman, naik ke kap mobil, atau merusak pot bunga? Bisa bikin stres juga.

Berikut daftar tanaman hias pengusir kucing yang efektif, cantik, dan cocok tumbuh di iklim tropis seperti Indonesia.

Daftar Tanaman Pengusir Kucing

1. Lavender

tanaman pengusir kucing, lavender
Foto tanaman pengusir kucing, lavender: Instagram @tukangtaman.online

Tanaman ini bukan cuma wangi buat manusia, tapi menyengat untuk hidung kucing. 

Aromanya yang tajam membuat kucing (dan juga nyamuk) ogah mendekat.

  • Tumbuh baik di pot atau taman terbuka.
  • Suka sinar matahari langsung dan tanah gembur.
  • Perlu disiram secara berkala tapi tidak becek.

Lavender juga cocok jika kamu ingin menciptakan suasana taman ala Eropa yang harum dan estetik.

Baca juga: Cara Mengusir Kucing Liar agar Tidak Kembali Lagi ke Rumah: Efektif, Aman, dan Permanen

2. Rosemary

tanaman rosemary
Foto tanaman rosemary: Instagram @nanemnanem

Selain enak buat masakan, rosemary juga ampuh mengusir kucing liar. 

Aromanya kuat dan menusuk untuk penciuman kucing.

  • Tahan panas dan tidak perlu terlalu sering disiram.
  • Cocok ditanam di pot kecil atau ditaruh di dekat pintu atau jendela.

Kombinasi rosemary dan lavender bisa jadi benteng aroma alami untuk halaman rumahmu.

3. Tanaman Inggu (Ruta graveolens)

tanaman inggu pengusir kucing
Foto tanaman inggu pengusir kucing: Instagram @retno_redwindsock

Dikenal juga sebagai rue, tanaman inggu pengusir kucing sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan sebagai pengusir serangga. 

Aromanya tajam dan pahit di hidung kucing.

  • Mudah tumbuh di iklim panas.
  • Tanaman ini juga disebut-sebut ampuh sebagai tanaman pengusir tikus dan kucing, meskipun aromanya cukup menyengat bagi manusia juga.

Meski alami, inggu sebaiknya tidak disentuh langsung oleh anak kecil atau hewan peliharaan karena bisa menyebabkan iritasi ringan di kulit.

Baca juga: Cara Mengusir Kucing di Plafon Rumah secara Aman Tanpa Menyakitinya. Wajib Tahu!

4. Coleus Canina (Scaredy Cat Plant)

coleus canina
Foto coleus canina: Instagram @donasucuflora

Nama julukannya saja sudah jelas: tanaman anti kucing. 

Coleus Canina mengeluarkan bau seperti urin hewan predator yang sangat mengganggu bagi kucing.

  • Tumbuh baik di bawah sinar matahari langsung.
  • Cocok untuk ditanam di batas pagar atau dekat area tempat kucing biasa masuk.

Meski kurang umum di Indonesia, beberapa toko tanaman hias sudah mulai menjualnya karena permintaan tinggi dari pemilik rumah.

5. Geranium

tanaman hias pengusir kucing, geranium
Foto tanaman hias pengusir kucing, geranium: Instagram @bumiflora80

Selain warnanya cerah, bunga ini juga mengandung aroma citrus yang tajam. 

Ini membuatnya jadi tanaman hias pengusir kucing yang sekaligus mempercantik taman.

  • Dapat ditanam di pot atau langsung di tanah.
  • Butuh pencahayaan cukup dan penyiraman teratur.

Kombinasi keindahan dan fungsi jadi daya tarik utama geranium.

6. Lemon Balm & Lemon Grass (Serai)

tanaman serai
Foto tanaman serai: Instagram @fitagarden

Tanaman dengan aroma lemon menyengat seperti serai dan lemon balm juga efektif membuat kucing ogah mendekat.

  • Bisa ditanam di halaman atau pot dekat dapur.
  • Selain mengusir kucing liar, serai juga bisa digunakan untuk memasak dan membuat teh herbal.

Ini contoh tanaman pengusir kucing liar yang multifungsi, cantik, bermanfaat, dan ampuh.

Tips Memaksimalkan Efek Tanaman Pengusir Kucing

  1. Tanam di titik strategis dekat pintu, pagar, pot, atau jalan masuk.
  2. Gunakan kombinasi tanaman, misal rosemary, inggu, dan lavender.
  3. Perhatikan pertumbuhan dan perawatan. Tanaman yang sehat akan mengeluarkan aroma maksimal.
  4. Ganti posisi secara berkala. Kucing adalah makhluk adaptif. Aroma yang konsisten bisa jadi tidak efektif jika tidak dirotasi.

Menjaga rumah tetap bersih dan nyaman dari gangguan kucing liar tidak harus menggunakan cara ekstrem. 

Dengan menanam tanaman pengusir kucing yang tepat, kamu bisa menciptakan pembatas alami yang aman, wangi, dan ramah lingkungan.

Mulai dari tanaman inggu pengusir kucing, lavender yang estetik, hingga tanaman pengusir tikus dan kucing seperti rosemary, semuanya bisa jadi solusi hijau yang cerdas.

Yuk, hijaukan rumahmu sekaligus buat kucing-kucing nakal berpikir dua kali sebelum mampir!

 

Content Editor di 99.co Indonesia. Imam punya pengalaman menulis lebih dari 7 tahun dan menulis konten properti sejak 2019. Ia menyukai buku dan menghindari tsundoku.