Manfaat dan Tips Pasang Tangki Air Rumah

Last update: 19 Agustus 2025 6 min read
Author:

Tangki air rumah, atau yang biasa disebut tandon / toren, merupakan salah satu perangkat yang memiliki peran sangat penting dan harus diusahakan sekali keberadaannya. Fungsi tangki air rumah sangat sederhana, yaitu sebagai media atau wadah penyimpan cadangan air bersih.

Tapi, apakah hanya itu saja fungsi penggunaan tangki air rumah?

Jangan salah,
ya! Dengan memasang tangki air rumah, anda bisa mendapatkan berbagai macam manfaat. Dan dalam keadaan-keadaan tertentu, mempunyai tangki air rumah terpasang bisa sangat membantu keseharian anda.

Manfaat seperti apa,
sih, yang bisa anda dapatkan jika memasang tangki air rumah? Setelah tahu apa manfaatnya, anda juga akan temukan tips-tips memasang tangki air rumah.

Manfaat Pasang Tangki Air Rumah

Tangki air rumah biasanya diletakkan di atas rumah dengan tujuan untuk mempergunakan perbedaan ketinggian yang ada. Perbedaan ketinggian ini menciptakan tekanan air yang cukup baik untuk aliran ke seluruh rumah.

Pemasangan tangki air rumah yang seperti ini dapat diaplikasikan tanpa pompa tambahan sehingga bisa menghemat penggunaan listrik.

Dan khususnya untuk rumah bertingkat, bisa sangat membantu ketika mati listrik karena tidak perlu menggunakan pompa.

Jika diperhatikan secara seksama, manfaat yang dapat diperoleh oleh penghuni rumah pemakai tangki air lebih dari sekedar tetap tersedianya air bersih untuk selang waktu tertentu ketika pasokan air dari PAM / PDAM terhenti.

Salah satu manfaat yang cukup besar tetapi luput dari perhatian adalah menjadikan fisik rangkaian pemipaan air di rumah tetap terjaga keawetannya.

Tips Pasang Tangki Air Rumah

Adakah hal-hal yang perlu diperhatikan seandainya kita hendak memasang tangki air di rumah?

Tentukan Jenis dan Mekanisme Tangki Air Rumah

Sebelum pasang tangki air rumah, alangkah baiknya jika anda mengetahui jenis-jenis tangki air rumah yang bisa anda temukan di pasaran beserta kekurangan dan kelebihannya. Dengan itu, anda bisa memilih kira-kira tangki air rumah yang seperti apa yang anda butuhkan.

Tangki Air Rumah Stainless


(foto: Google Images)

Kelebihan:

1. Lebih kuat (garansinya bisa mencapai 10 tahun).

2. Bentuk lebih bagus (cembung ke bawah sehingga mudah ketika akan dikuras).

3. Biasanya sudah punya dudukan sendiri.

4. Anti lumut.

Kekurangan:

1. Harganya lebih mahal.

2. Jika kualitasnya rendah, kemungkinan besar akan berkarat.

Tangki Air Rumah Fiber

(foto: Google Images)

Kelebihan:

1. Lebih murah.

2. Tersedia lebih banyak pilihan volume.

3. Sebagian sudah dilengkapi lapisan anti lumut di bagian dalamnya.

Kekurangan:

1. Kebanyakan berbentuk rata di bagian bawah sehingga susah dikuras.

2. Bisa jadi gampang retak karena getas akibat kena panas / hujan terus menerus.

3. Biasanya tidak dilengkapi dudukan sehingga harus dibuatkan lagi.

Pada dasarnya, kedua material tangki air rumah ini sama-sama baik karena sudah melewati uji kelayakan. Tapi, untuk pemilihannya, kembali kepada masing-masing pengguna.

Tangki air rumah berbahan fiber lebih sering dipilih karena lebih mudah ditemukan dipasar dan ukurannya yang bervariasi.

Mekanisme Tangki Air Rumah

Untuk mekanismenya, anda disarankan untuk menggunakan 2 tangki air rumah. 1 di atas dan 1 di bawah. Terutama untuk anda yang menggunakan air PAM.

Tangki air rumah bawah berguna sebagai penampung sementara. Seperti kita tahu, aliran air PAM debit airnya tidak cukup kuat, apalagi untuk langsung ke tangki air rumah atas.

Selain itu, memiliki tangki air rumah bawah sangat disarankan karena bila terjadi pemadaman lampu, akan tetap tersedia sumber air bersih dari PAM. Hal ini juga berguna untuk kontrol kualitas dan jumlah suplai air dari luar.

Kemudian, anda juga disarankan untuk memakai mekanisme otomatis antara pompa dan tangki air rumah atas. Sehingga jika tangki air rumah penuh, maka pompa akan otomatis berhenti mengirim air dari bawah.

Kapasitas Tangki Air Rumah

(foto: Google Images)

Tangki air rumah diproduksi dalam beberapa kapasitas. Anda bisa menemukan berbagai ukuran kapasitas dari tandon air rumah, terutama untuk tandon air bahan fiber.

Pertanyaannya, berapa kapasitas tandon air atau tangki air rumah yang anda butuhkan? Meski terdengar sepele, perhitungan kapasitas tangki air rumah ini cukup penting.

Pada saat pasokan air PAM terhenti, banyak pemilik rumah yang kelimpungan mencari tambahan cadangan air bersih karena air dalam tangki mereka sudah habis terpakai. Sebab itulah, perlu untuk memperhitungkan besar kapasitas tangki air yang seharusnya terpasang di sebuah rumah.

Idealnya, rata-rata kebutuhan air seseorang dalam sehari adalah 233 liter. Ideal di sini artinya hanya berupa garis besar pemakaian untuk memenuhi kebutuhan utama sehari-hari saja.

Kebutuhan Air Perempuan Dewasa Melebihi Kebutuhan Air Rata-rata

Meski demikian, untuk seorang perempuan dewasa yang setiap bulannya mengalami mestruasi, kebutuhan airnya cenderung melebihi rata-rata ini.

Jadi, berapa jumlah air yang sebenarnya kita perlukan? Kita dapat menggunakan standar nilai 233 liter per hari namun dengan catatan harus tersedia juga nilai cadangannya.

Misalnya, untuk memenuhi kebutuhan pemakaian air 4 penghuni di sebuah rumah dibutuhkan 233 x 4 = 932 liter per hari. Kita harus menyisihkan dan menghitung nilai cadangan dari 932 liter tersebut.

Untuk kebutuhan satu orang perempuan, kira-kira dibutuhkan 1/4 dari nilai 233 liter, yaitu 58,25 liter per hari. Nilai 1/4 ini diperoleh dari perkiraan rata-rata lama waktu masa periode berlangsungnya menstruasi selama 1 minggu dalam sebulan, yang mana dalam satu bulan terdiri dari empat minggu.

Jika 3 dari 4 penghuni rumah adalah perempuan, maka jumlah cadangan air yang dibutuhkan adalah 58,25 x 3 = 174,75 liter (dibulatkan menjadi 175 liter).

Jadi, jumlah minimal kebutuhan air dalam sehari menjadi  932 + 175 = 1.107 liter. Itulah nilai kapasitas minimum dari tandon air yang dibutuhkan.
Anda bisa menghitungnya sendiri sesuai dengan kondisi penghuni di rumah saat ini.

Kebutuhan Air Cadangan Untuk Persediaan Jika PAM Mati

Seandainya kita menginginkan untuk bisa memiliki cadangan air yang bisa mem-backup terhentinya pasokan air PAM selama 24 jam, nilai minimum kapasitas tangki air yang telah dihitung cukup dikalikan dengan 2 (dua).

Dimana, dalam contoh di atas menjadi 1.107 x 2 = 2.214 liter. Pemahaman dari “bisa mem-backup selama 24 jam” adalah minimum waktu yang tersedia untuk kita supaya bisa mendapatkan dan menggunakan air secara normal.

Pada prakteknya, waktu yang tersedia untuk itu melebihi dari 24 jam. Karena, ada jeda waktu dimana tidak terjadi pemakaian air, yaitu di saat kita sedang tidur.

Seandainya hendak dibuat instalasi tangki air yang seperti itu, kita tidak perlu terpaku untuk menyediakan “satu” tangki air berkapasitas minimum 2.214 liter.

Kita bisa membagi menjadi dua tangki berkapasitas 1.107 liter dan menghubungkan keduanya agar pemakaian air tetap terjadi di kedua tangki.

Bagaimana jika hanya menggunakan satu tangki berkapasitas minimum 1.107 saja? Berapa banyak sisa air yang bisa tersedia di saat pasokan air PAM terhenti? Sisanya berada di kisaran 500 liter untuk waktu pemakaian normal antara 6 hingga 12 jam.

Nah, setelah menentukan jenis, mekanisme, dan kapasitas tangki air rumah anda, anda bisa memilih tangki air seperti apa yang cocok anda gunakan. Segera pasang tangki air rumah anda, ya, supaya kebutuhan air semakin terjamin!

 

Menyajikan insight dan panduan seputar dunia properti, dari tren pasar, tips jual beli, hingga strategi investasi yang tepat.