Urutan Daya Listrik PLN Ditinjau Berdasarkan Kebutuhannya

Last update: 4 Juni 2025 4 min read

Urutan daya listrik PLN sangatlah beragam apabila ditinjau berdasarkan kebutuhannya.

Hal ini dikarenakan keperluan listrik untuk rumah tangga tentu saja berbeda dengan kebutuhan listrik di kantor, industri, atau konsumen skala besar.

Ya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mendistribusikan listrik kepada sejumlah golongan, mulai dari golongan rumah tangga hingga industri besar.

Sebagai contoh, untuk kebutuhan rumah tangga, PLN mendistribusikan listrik lewat Jaringan Tegangan Menengah bertenaga 20 kV.

Sementara itu, untuk kebutuhan industri pemasokan listrik dilakukan lewat jalur berbeda.

Setelah melalui Jaringan Tegangan Menengah 20 kV/24 kV, selanjutnya bakal disalurkan ke tiap konsumen lewat gardu induk untuk pemakaian sendiri dan umumnya yang digunakan adalah trafo 3 phase.

Lalu, seperti apa urutan daya listrik PLN ditinjau dari sisi kebutuhannya?

Urutan Daya Listrik PLN Berdasarkan Kebutuhannya

1. Kebutuhan Listrik untuk Rumah Tangga

urutan daya listrik pln

sumber: tukanglistrikpanggil.com

Seperti yang telah disinggung, pendistribusian listrik untuk rumah tangga disalurkan melalui Jaringan Tegangan Menengah dengan tenaga 20 kV.

Adapun urutan daya listrik PLN untuk rumah tangga beserta tarifnya adalah sebagai berikut:

  • 900 VA: Rp1.352 per kWh
  • 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh
  • 3.500 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • 4.400 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • 5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • 7.700 VA: Rp1.699,53 per kWh
  • 11.000 VA: Rp1.699,53 per kWh

Di luar itu, kamu juga bisa melihat daya listrik rumah dengan cara mengecek kode CL pada meteran listrik.

  • CL 2: 450 VA
  • CL 4: 900 VA
  • CL 6: 1300 VA
  • CL 10: 2200 VA
  • CL 16: 3500 VA

2. Kebutuhan Listrik untuk Kantor

Kebutuhan listrik untuk kantor dan rumah tentu saja tidak akan sama lantaran disebabkan oleh aktivitas dan penggunaan yang berbeda pula.

Berikut ini adalah urutan daya listrik PLN untuk kebutuhan perkantoran:

  • 13.900 VA
  • 17.600 VA
  • 22.000 VA

3. Kebutuhan Listrik untuk Industri Kecil

Jika kamu mempunyai tempat usaha atau UMKM, daya listrik yang digunakan biasanya cukup variatif tergantung dari kebutuhan.

Penggunaan daya listriknya pun beragam mulai dari 3.900 VA hingga 41.500 VA.

Berikut daya listrik PLN untuk kebutuhan industri kecil (UMKM):

  • 3.900 VA
  • 6.600 VA
  • 10.600 VA
  • 13.200 VA
  • 16.500 VA
  • 23.000 VA
  • 33.000 VA
  • 41.500 VA

4. Kebutuhan Listrik untuk Industri Menengah

Berikut adalah urutan daya listrik PLN yang diperuntukkan bagi pemilik usaha atau industri menegah:

  • 53.000 VA
  • 66.000 VA
  • 82.500 VA
  • 105.000 VA
  • 131.000 VA
  • 147.000 VA
  • 164.000 VA
  • 197.000 VA
  • 233.000 VA
  • 279.000 VA
  • 329.000 VA
  • 414.000 VA
  • 526.000 VA
  • 630.000 VA

5. Kebutuhan Listrik untuk Konsumen Besar

Untuk mengetahui daya listrik PLN bagi kebutuhan konsumen yang besar bisa menyimak tabel berikut.

urutan daya listrik pln

sumber: ivanemmoy

Secara umum, kebutuhan listrik untuk konsumen besar biasanya menggunakan trafo 3 phase dengan urutan daya listrik PLN sebagai berikut:

  • 20 kVA
  • 50 kVA
  • 100 kVA
  • 160 kVA
  • 200 kVA
  • 400 kVA
  • 500 kVA
  • 630 kVA
  • 1.000 kVA
  • 1.250 kVA
  • 1.500 kVA
  • 1.750 kVA
  • 2.000 kVA
  • 2.500 kVA
  • 3.150 kVA

Tabel Daya Listrik PLN 3 Phase

Berikut tabel daya listrik PLN 3 phase yang dapat dijadikan acuan.

tabel daya listrik pln 3 phase

sumber: idxchannel.com

Golongan Tarif Listrik Berdasarkan Kebutuhan

Tarif atau harga listrik PLN per kWh berbeda-beda tergantung oleh daya listrik yang digunakan.

Contohnya, daya listrik untuk rumah tangga kecil (900 VA) per kWh adalah Rp1.352 sedangkan tarif listrik untuk bisnis menengah (200 kVA) adalah Rp1.444.

Berikut golongan tarif listrik berdasarkan kebutuhan:

  • R-1 untuk rumah tangga kecil (900 VA) Rp1.352 per kWh
  • R-1 untuk rumah tangga kecil (1.300 – 2.200 VA) Rp1.467,28 per kWh
  • R-2 untuk rumah tangga menengah (3.500 – 5.500 VA) Rp1.467,28 per kWh
  • R-3 untuk rumah tangga besar (6.600 VA) Rp1.467,28 per kWh
  • B-2 untuk bisnis menengah (200 kVA) Rp1.444,70 per kWh
  • B-3 untuk bisnis besar (200 kVA) Rp1.444,70 per kWh
  • I-3 untuk industri menengah (lebih 200 kVA) Rp1.114,74 per kWh
  • I-4 untuk industri besar (lebih dari 30.000 kVA) Rp996,74 per kWh
  • P-1 untuk kantor pemerintah sedang (6.600 VA – 200 kVA) Rp1.444,70 per kWh
  • P-2 untuk kantor pemerintah besar (lebih dari 200 kVA) Rp1.444,70 per kWh

Cara Mengetahui Daya Listrik Rumah

Cara mengetahui daya listrik rumah bisa dilakuan dengan berbagai metode, paling gampang adalah lewat kode CL pada meteran.

Berikut ini adalah arti kode CL yang perlu diketahui:

  • CL 2 artinya 450 VA
  • CL 4 artinya 900 VA
  • CL 6 artinya 1300 VA
  • CL 10 artinya 2200 VA
  • CL 16 artinya 3500 VA

Apabila dihitung manual, caranya dengan mengalikan angka pada kode CL dengan besaran daya lantas dibulatkan ke angka terdekat.

FAQ

Daya listrik 3.500 watt bisa untuk apa saja?

Daya listrik 3.500 VA bisa digunakan untuk menggunakan mesin cuci, menyalakan pompa air, microwave, water heater, dan lain sebagainya.

Daya 1 phase sampai berapa?

Daya 1 phase bisa mencapai 230 volt.

3 phase daya berapa?

Daya listrik 3 phase bisa mencapai 380 volt atau 415 volt dan biasanya digunakan oleh industri yang lebih besar, misalnya pabrik.

***

Semoga informasi mengenai urutan daya listrik PLN ini bermanfaat, ya.

Baca artikel menarik lainnya di laman Panduan kami!

 

Senior Content Editor at 99.co Indonesia. Keep up with all things business, economics, and property.