Mengenal Gunung Arjuno: Daya Tarik, Jalur Pendakian & Wisata
Mager Sari, Pecalukan, Malang, Pasuruan, Jawa Timur.


Mengenal Gunung Arjuno
Gunung Arjuno adalah salah satu gunung tertinggi di Jawa Timur.
Gunung ini memiliki ketinggian 3339 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan.
Gunung Arjuno juga termasuk ke dalam wilayah pengelolaan Taman Hutan Raya Raden Soerjo, serta bagian dari kompleks vulkanik Arjuno-Welirang, yang terdiri dari dua kerucut utama: Arjuno (3.339 m) dan Welirang (3.156 m).
Nama Arjuno sendiri diambil dari tokoh Arjuno dalam wiracaria Mahabharata.
Gunung ini bertipe Stratovolcano (kerucut berlapis) yang saat ini dalam status istirhat/dormant.
Sebagai salah satu gunung paling tinggi di Jawa Timur, Arjuno menawarkan beberapa jalur pendakian, yakni Jalur Tretes, Lawang, Purwosari, dan Jalur Sumber Brantas.
Masing-masing jalur ini menawarkan pemandangan dan medan berbeda.
Sumber foto: instagram.com/yudisembako57, instagram.com/hudapud, instagram.com/justjimmy_.
Punya Banyak Rute
Gunung Arjuno bisa didaki dari minimal empat arah berbeda. Hal ini bisa memberikan fleksibilitas bagi pendaki sesuai tingkat kemampuan dan keinginan petualangan.
Warisan Budaya dan Spiritual
Sejumlah situs dan petilasan peninggalan Kerajaan Singasari dan Majapahit, tersebar di sekitar lereng dan kaki Gunung Arjuno. Di antaranya, ada Candi Sumberawan, Candi Singasari, Goa Antaboga, dan petilasan Eyang Sepilar.
Pemandangan Spektakuler
Dari puncak Gunung Arjuno, pendaki bisa melihat panorama matahari terbit dan terbenam menampilkan lautan awan dan siluet rangkaian pegunungan lain di sekitarnya.
Video Gunung Arjuno
Sumber video: Channel Youtube Dzawin Nur

Daya Tarik Gunung Arjuno
1. Keindahan Alam Memukau
Dari puncak, pendaki bisa melihat pemandangan spektakuler, seperti matahari terbit dan terbenam yang memukau.
Selain itu, pendaki juga bisa menikmati pemandangan berupa belakang gugusan pegunungan Jawa Timur, termasuk Gunung Semeru dan Welirang yang berdampingan.
2. Keanekaragaman Flora dan Fauna
Selama mendaki, pendaki bisa melihat berbagai jenis flora dan fauna yang memesona.
Di jalur Gunung Arjuno, kamu bisa menemukan bunga edelweiss, cemara, dan pinus, serta fauna seperti kijang, monyet, dan rusa.
3. Objek Wisata Sekitar
Tak hanya mendaki, saat berkunjung ke Gunung Arjuno, wisatawan juga bisa menikmati berbagai objek wisata menarik.
Di antaranya, wisatawan bisa mendatangi air terjun Kakek Bodo, Tretes, Kota Wisata Batu, dan Taman Safari Indonesia 2 yang berada di lereng dan kaki gunung Arjuno.
4. Warisan Budaya dan Sejarah
Terdapat juga berbagai situs bersejarah dan petilasan di sepanjang jalur pendakian Gunung Arjuno.
Beberapa warisan sejarah dan budaya itu di antaranya adalah Goa Antaboga, Sendang Dewi Kunti, dan Candi Sepilar.
Sumber foto: instagram.com/nuthpeanutz

Jalur Pendakian Gunung Arjuno
1. Jalur Tretes
Jalur ini memiliki basecamp berada di Jalan Wilis 523, Tretes, Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Jalurnya populer lantaran aksesnya yang mudah dengan fasilitas memadai.
Sebagai catatan, jalur ini digunakan untuk mencapai Gunung Welirang.
2. Jalur Lawang
Jika ingin mendaki jalur yang lebih menantang dengan tanjakan curam dan medan berbatu, Jalur Lawang adalah pilihannya.
Jalur ini memiliki basecamp di Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Sebagai catatan, jalur ini memiliki sumber air terbatas, hanya tersedia di pos 2.
3. Jalur Purwosari
Jalur Purwosari memiliki basecamp di Tambakwatu, Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Jalurnya dikenal sebagai jalur spiritual lantaran melewati situs-situs bersejarah peninggalan Kerajaan Majapahit.
Sama seperti Jalur Lawang, jalur ini juga memiliki medan yang cukup panjang dan menantang.
4. Jalur Sumber Brantas
Ini adalah jalur yang disarankan nanya didaki oleh pendaki berpengalaman.
Pasalnya, jalur ini memiliki medan yang cukup panjang dan banyak percabangan.
Jalur Sumber Brantas digunakan untuk mencapai Gunung Welirang.
instagram.com/erzarian
Waktu Operasional
| Senin | 07:00 - 17:00 | |
| Selasa | 07:00 - 17:00 | |
| Rabu | 07:00 - 17:00 | |
| Kamis | 07:00 - 17:00 | |
| Jumat | 07:00 - 17:00 | |
| Sabtu | 07:00 - 17:00 | |
| Minggu | 07:00 - 17:00 |
Tempat Lain di Sekitar
Ulasan
Treknya luar biasa
Treknya luar biasa, dari pos 5 summit ke puncak bisa 8-10 jam, medan treking berdebu pas musim kemarau. Trahir kesana air tidak ada karena musim kemarau, mesti bawa persediaan air yg cukup.
Puncak tertinggi setelah Gunung Semeru
Salah satu Gunung di Jawa Timur. Memiliki ketinggian 3339 Mdpl menjadikan Gunung Arjuno sebagai puncak tertinggi kedua setelah Gunung Semeru. Memiliki gugusan pegunungan Arjuno Welirang. Dapat dicapai dari keempat pos pendakian yaitu Lawang, Sumber Brantas, Purwosari, dan Tretes. Kemarin saya mendaki via Sumber Brantas. Pendakian ditempuh dari Bc sampai Pos Lengkehan kurang lebih 6jam santai, dan 4jam dari Lengkehan ke Puncak Arjuno.
Treknya beratu
Gunung Arjuno termasuk konsisten dengan track batuan yang asik Gilak. Apalagi kalo kita nanjak via tretes, wehh dari pos perizinan sampai pondokan kalian bakal di suguhi pemandangan track batuan jadas yang bikin dengkul kalian ampun dahh. Gak jarang juga bikin putus asa. Saran aja sih buat kalian yang mau naik, harus disiapkan fisik yang okeh banget. Terus kalo emang gak sanggup jangan dipaksakan, soalnya Arjuno itu terkenal dengan cuacanya yg ekstrim, gampang badai hawa dingin. Apalagi kalo udah nyampe puncaknya. Lebih baik istirahat dulu di camp lembah kidang atau pondokan, untuk recaharger energi. Tapi susahnya track bakal kebayar sama pemandangan yang okeh punyaaa.... Liat aja awan nya cantik banget. Cuman pas waktu ini aku gak banyak ambil foto. Udah capek sendiri jadi cuman duduk aja dan menikmati yang penting udah pernah foto dan tidur di atas puncak walaupun cuma 5 menit 😂. Oh yaa jangan lupa bawa turun samapah yaaa... Dan jangan buang samapah bungkus madu n coklat sembarangan, kecil sih sampahnya, tapi kalo banyak di buang dijalan itu ganggu banget bikin kotor dan gak cinling banget.! Kalo gak kuat buat buang sampah. Kantongi aja dulu. Kalo ga sanggup saran ku di revisi dulu deh niat naik gunung nya.
Gunungnya memesona
Terakhir naik di sambut dengan hujan dan kabut yg tebal. Tapi tidak menurunkan semangatku untuk mengagumi keindahanya. Gunung arjuna yg terlihat jelas dari desa saya selalu memancarkan pesonanya di setiap saat.



