Tanah Dijual

Maksimalkan pencarian Anda dengan menggunakan filter baru kami, Batasan Wilayah.

arch-arrow
109828 Iklan
  • Bisa Nego
    1

    TANAH JL. RAYA NAROGONG CILEUNGSI

    • Jl. raya narogong
    • Bogor
    • Jawa Barat
    • 1230m²
    Untuk Dijual
    Rp7,99mily
  • 8

    INVEST Tanah Cigugur dkt ECO Pesantren hny 3,5jtan !

    • Cigugur Village
    • Bandung Barat
    • Jawa Barat
    • 74m²
    Untuk Dijual
    Rp259jt
  • Bisa Nego
    5

    Daftar Tanah Sleman, Ideal Utara UTY, Bonus Umroh

    • Jl. KRT Pringgodinongrat
    • 209m²
    Untuk Dijual
    Rp710jt
  • 3

    Kavling Taman Surya 5 (Ukuran 9x18 m)

    • Taman Surya 5
    • Jakarta Barat
    • Jakarta
    • 162m²
    Untuk Dijual
    Rp1,78mily
  • 3

    Kavling Taman Kencana-Hoek (Ukuran 450 m2)

    • Taman Kencana
    • Jakarta Barat
    • Jakarta
    • 450m²
    Untuk Dijual
    Rp4,5mily
  • 2

    Kavling Green Lake City - Ebony (Ukuran 250 m2)

    • Green Lake City
    • Tangerang
    • Banten
    • 250m²
    Untuk Dijual
    Rp5mily
  • Bisa Nego
    5
    Untuk Dijual
    Rp226jt
  • Bisa Nego
    1

    Dijual Kavling Gading Residence Gading Pelangi Biru Hadap Timu

    • Gading Residence Gading Pelangi Biru
    • 254m²
    Untuk Dijual
    Rp4,31mily
  • 9

    Kavling Industri Siap Bangun Subang

    • purwadadi
    • Subang
    • Jawa Barat
    • 20000m²
    Untuk Dijual
    Rp17mily
  • Bisa Nego
    6

    Kavling Hidroponik Cipanas Puncak Harga Promo

    • cipanas
    • Bogor
    • Jawa Barat
    • 100m²
    Untuk Dijual
    Rp97jt
  • Bisa Nego
    4

    Tanah Murah Bangun Kos Area UII, Siap Bangun

    • Jl. Kaliurang Km 13
    • Sleman
    • Yogyakarta
    • 152m²
    Untuk Dijual
    Rp486jt
  • 1

    Tanah Dijual Surabaya

    • CITRALAND BUKIT GOLF INTERNASIONAL
    • 300m²
    • 1m²
    Untuk Dijual
    Rp2,85mily
  • Bisa Nego
    5

    Kavling Oke di Jogja, Dekat PPPPTK Matematika

    • Jl. Getsmani
    • Sleman
    • Yogyakarta
    • 155m²
    Untuk Dijual
    Rp697jt
  • Bisa Nego
    5

    Jual Kavling Harga 200 Jt-an, Jalan Bantul Km.7, Bonus Fasum

    • Jl. Pringgondani
    • Bantul
    • Yogyakarta
    • 98m²
    Untuk Dijual
    Rp235jt
  • Bisa Nego
    1
    Untuk Dijual
    Rp12,5mily
  • 1
    Untuk Dijual
    Rp2,45mily
  • Bisa Nego
    1
    Untuk Dijual
    Rp4,25mily
  • 6

    Jakal Km 6; Investasi Tanah Lokasi Premium

    • Jl. Getsmani
    • Sleman
    • Yogyakarta
    • 128m²
    Untuk Dijual
    Rp576jt
  • 5
    Untuk Dijual
    Rp4,17mily
  • Bisa Nego
    2

    Jual Tanah Industri di BabakanCikao Purwakarta Luas 1,6 ha

    • Maracang
    • Purwakarta
    • Jawa Barat
    • 16800m²
    Untuk Dijual
    Rp8,4mily
  • 4 Langkah Jual Beli Tanah Yang Aman dan Mudah

    Jual beli tanah bukan sesuatu yang bisa disepelekan karena berkaitan erat dengan aspek hukum. Dengan nilainya yang tidak kecil, anda tidak akan mau kepemilikan tanah anda dipermasalahkan di kemudian hari karena proses jual beli tanah yang tidak jelas.

    Atas nama keamanan dan kenyamanan kedua belah pihak baik pembeli ataupun penjual tanah, faktor legalitas hukum memang harus menjadi perhatian. Untuk anda yang belum mengerti benar tata cara jual beli tanah, berikut 4 langkah yang membuat hak anda terjamin di mata hukum. 

    1. Persyaratan Jual Beli Tanah 

    Jika sudah terjadi kesepakatan antara pembeli dan penjual untuk melakukan jual beli atas sebidang tanah, langkah pertama yang harus ditempuh adalah menyiapkan persyaratannya jual beli tanah. Berkas-berkas yang dibutuhkan oleh penjual antara lain:

    • Sertifikat asli hak atas tanah yang akan dijual

    • Kartu Tanda Penduduk

    • Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan

    • Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga (atau akta kematian jika sudah meninggal)

    • Kartu Keluarga

    Sedangkan untuk pembeli, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga untuk mendatangi Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bersama penjual untuk membuat Akta Jual Beli (AJB).

    1. Persiapan Pembuatan AJB (Akta Jual Beli)

    Sebelum membuat AJB, PPAT akan melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat tanah ke kantor BPN. Sesuai Pasal 34 PP No. 24 Tahun 1997, lembaga ini akan mengecek keaslian sertifikat berdasarkan peta pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, dan buku tanah.

    Penjual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) apabila harga jual tanah di atas enam puluh juta rupiah. Pembayaran biasanya di Bank yang telah ditunjuk.

    Pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut, ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum. Sementara itu, penjual membuat surat pernyataan bahwa tanah yang dijual tidak dalam sengketa.

    1. Pembuatan AJB di Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

    Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis di PPAT. Pembuatan akta ini harus dihadiri setidaknya dua orang saksi.

    Pejabat pembuat Akta Tanah akan membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta. Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli, maka selanjutnya akta ditandatangani oleh penjual, calon pembeli, saksi-saksi, dan PPPAT.

    Akta dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor BPN untuk keperluan pendaftaran (balik nama). Salinannya pun akan diserahkan pada masing-masing penjual dan pembeli.

    1. Balik Nama Sertifikat Tanah

    Setelah pembuatan AJB selesai, PPAT kemudian menyerahkan berkas AJB ke Kantor BPN untuk keperluan balik nama sertifikat. Penyerahan harus dilaksanakan selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta tersebut.

    Berkas yang diserahkan ke Kantor BPN untuk keperluan balik nama sertifikat adalah:

    • Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli

    • AJB dari PPAT

    • Sertifikat hak atas tanah penjual

    • KTP pembeli dan penjual

    • Bukti pelunasan pembayaraan Pajak Penghasilan (PPh)

    • Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

    Setelah berkas tersebut disampaikan ke Kantor BPN, maka pihak BPN akan memberikan tanda bukti penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT. Dan selanjutnya, oleh PPAT tanda bukti penerimaan tersebut diserahkan kepada pembeli.

    Selanjutnya, nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh Kepala BPN atau pejabat yang ditunjuk.

    Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku tanah dan sertifikat dengan dibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor BPN atau pejabat yang ditunjuk.

    Dalam waktu 14 hari, pembeli sudah dapat mengambil sertifikat yang sudah atas namanya di kantor BPN. Itu berarti, kepemilikan tanah sudah berpindah secara resmi dan dilindungi di bawah payung hukum.

    Baik sebagai penjual maupun pembeli, pastikan anda menjalankan langkah-langkah di atas agar proses jual beli tanah sesuai dengan aturan yang berlaku, ya!