
Membuat spanduk jual tanah yang benar bisa menjadi langkah awal yang baik dalam memasarkan lahan dijual.
Spanduk tersebut berfungsi sebagai penanda dan sumber informasi mengenai lahan yang tengah dipasarkan.
Biasanya, yang tercantum dalam spanduk adalah ukuran tanah, nomor kontak, dan keterangan “tanah dijual”.
Jadi, jika ada calon pembeli yang melewati tanah yang sedang dijual, misalnya sebidang tanah dijual di Tangerang atau tanah dijual di Bogor, ia bisa tahu harus menghubungi siapa jika tertarik dengan properti tersebut.
Tak perlu berlama-lama lagi, berikut adalah beberapa contoh spanduk jual tanah dan tips membuatnya!
5 Contoh Spanduk Jual Tanah
Contoh Pertama

Contoh Kedua

Contoh Ketiga

Contoh Keempat

Contoh Kelima

Tips Membuat Spanduk Jual Tanah
Perhatikan Ukuran yang Sesuai
Dengan pemilihan ukuran yang pas, spanduk akan lebih mudah terbaca, baik dalam jarak dekat maupun jarak jauh.
Selain itu, pemilihan ukuran juga harus disesuaikan dengan lokasi tanah.
Apabila lingkungan di sekitar tanahnya merupakan lahan kosong juga, berarti jarak pandang orang-orang yang melewati lingkungan tersebut termasuk jauh.
Jadi, Anda bisa memilih ukuran spanduk yang besar.
Sebaliknya, apabila di sekitar lahan adalah kompleks perumahan padat penduduk, jarak pandang orang-orang yang melewati lingkungan itu lebih pendek.
Alhasil, Anda bisa memilih spanduk berukuran kecil.
Berikut adalah beberapa ukuran spanduk jual tanah yang bisa dijadikan panduan:
- Ukuran 0,6 x 1,6 meter
- Ukuran 0,8 x 1 meter
- Ukuran 1 x 1 meter
- Ukuran 1,2 x 1 meter
- Ukuran 1,5 x 1 meter
- Ukuran 1,8 x 1 meter
- Ukuran 2 x 1 meter
- UKuran 2,5 x 1 meter
- Ukuran 3 x 1 meter
Pergunakan Warna Mencolok
Seperti contoh spanduk jual tanah di atas, warna yang digunakan untuk spanduknya adalah warna-warna mencolok.
Warna tersebut misalnya kombinasi antara kuning dan merah, putih dan merah, atau kuning dan biru.
Anda juga bisa sedikit mempelajari psikologi warna agar bisa menentukan warna yang tepat sesuai tujuan pembuatan spanduk.
Menurut customink.com, berikut adalah beberapa warna yang bisa menarik perhatian untuk spanduk:
- Merah: Bersemangat, muda, dan berani.
- Oranye: Ramah, ceria, dan percaya diri.
- Kuning: Optimis, jelas, dan hangat.
- Merah muda: Bergairah, ramah, dan menyenangkan.
- Ungu: Kreatif, imajinatif, dan bijaksana.
- Biru: Amanah, dapat diandalkan, dan kuat.
- Hijau: Damai, lincah, dan sehat.
Cantumkan Informasi Secara Singkat, Padat, dan Jelas
Tak seperti iklan di internet, spanduk memiliki ruang yang terbatas.
Karena itu, Anda harus mencantumkan informasi pada spanduk secara singkat, padat, dan jelas.
Pastikan dalam sekali baca, calon pembeli bisa mengerti maksud informasi yang disampaikan.
Seperti telah disebutkan pada awal artikel, informasi penting yang mesti dicantumkan pada spanduk jual tanah adalah:
- Luas tanah.
- Nomor kontak.
- Lokasi.
- Keterangan dijual.
- Keterangan “tanpa perantara”.
Jadi, jika Anda hendak membuat spanduk jual tanah kavling, informasinya bisa seperti ini:
“Dijual Tanah Kavling, Tanpa Perantara. Di Kawasan Strategis Dago Bandung. Luas 1000 M. Hub. Andi: 082xxxxxxx.”
Informasi itu bisa menarik perhatian calon pembeli atau investor. Misalnya, investor yang sudah memiliki rumah di Podomoro Park Bandung atau Arthalia Lakeview, tapi berencana investasi tanah di daerah Dago, Bandung.
Pilih Bahan Spanduk Outdoor Terbaik
Lantaran ditempatkan di luar ruangan, pilihlah bahan banner spanduk jual tanah yang berkualitas baik.
Bahan terbaik yang dapat dipilih adalah flexi Jerman, karena memiliki ketebalan yang bagus serta tahan terhadap sinar matahari dan air hujan.
Namun, bahan flexi Jerman jarang tersedia di toko percetakan kecil.
Anda harus mencarinya ke percetakan besar.
Bahan-bahan lain yang bisa dipilih untuk pembuatan spanduk adalah:
- Flexi Cina.
- Flexi Korea.
- Albatros.
- Luster.
- Easy banner.
- Poly A dan poly B.
Ingin jual tanah cepat dan mudah? Pasang iklan tanah di sini.