Investasi Tanah: Keuntungan, Cara Memulai dan Jenisnya

Last update: 7 Juli 2025 8 min read
Author:

Investasi tanah telah lama dikenal sebagai salah satu bentuk investasi yang bikin untung dan relatif aman. Invest tanah menawarkan potensi kenaikan signifikan dari waktu ke waktu.

Tanah menjadi pilihan menarik bagi banyak investor. Artikel ini akan membahas beberapa hal terkait investasi tanah, dan diharapkan dapat menjawab pertanyaan berikut.

  • Investasi tanah termasuk jenis investasi apa?
  • Apakah tanah termasuk investasi jangka panjang?
  • Investasi tanah apakah bagus?
  • Investasi apa yang paling menguntungkan?

Keuntungan Investasi Tanah

Keuntungan Investasi Tanah

Apa itu investasi tanah? Investasi tanah adalah jenis investasi properti yang melibatkan pembelian, penjualan, dan pengelolaan lahan kosong dengan tujuan mendapatkan untung.

Ya, investasi properti tanah sering dianggap sebagai investasi jangka panjang. Pasalnya, nilainya cenderung meningkat seiring berjalannya waktu.

Keuntungan investasi tanah cukup banyak dibandingkan investasi aset lain, karenanya invest tanah dianggap bagus. Berikut penjelasan lengkap tentang kelebihan invest ini.

Lihat juga: Tanah Dijual di Indonesia, Berbagai Kota & Harga

Apresiasi Nilai Properti

Salah satu keuntungan utama dari investasi tanah adalah kemampuannya untuk mengalami apresiasi nilai yang signifikan. Harga tanah cenderung naik dari waktu ke waktu.

Terutama bila tanah tersebut berada di lokasi strategis. Misalnya, dekat pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, pusat perkantoran, jalan raya, dan moda transportasi umum.

Contohnya seperti tanah kavling eksklusif di Vanya Park BSD City, lokasi strategis dengan danau alami 7 hektare dan fasilitas lengkap.

Menghasilkan Pendapatan Pasif

Jika memutuskan untuk menyewakan tanah, maka bakal mendapatkan pendapatan rutin dari pembayaran sewa. Ini dapat menjadi sumber pemasukan pasif yang stabil.

Jadi apakah investasi tanah apakah menguntungkan? Tentu saja, karena memberikan keuntungan finansial tanpa perlu banyak usaha tambahan.

Baca juga: Cara Investasi Tanah dan Untung Rugi Beli Tanah, Wajib Tahu!

Potensi Pengembangan

Tanah mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai jenis properti, seperti perumahan, komersial, atau industri. Hal ini tentu saja meningkatkan nilainya secara signifikan.

Dengan melakukan pengembangan yang tepat, investasi ini dapat menarik minat investor atau penyewa yang mencari lokasi strategis untuk bisnis atau tempat tinggal mereka.

Keamanan Aset

Tanah adalah aset yang relatif aman karena tak mudah dicuri atau rusak. Selama memiliki dokumen legal yang sah, risiko kehilangan tanah sangat minim.

Kepemilikan yang jelas dan legalitas yang kuat memastikan bahwa hak atas tanah tersebut diakui dan dilindungi oleh hukum. Memberikan rasa aman dan tenang.

Minim Perawatan

Berbeda dengan properti bangunan yang memerlukan perawatan rutin seperti pengecatan, perbaikan struktural, dan pemeliharaan fasilitas. Investasi tanah tak demikian.

Pemilik tanah hanya perlu memastikan tanah tetap bersih dari tanaman liar dan sampah. Selain itu, mungkin perlu melakukan pemagaran atau pemasangan tanda batas.

Baca juga: Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Resmi!

Perlindungan dari Inflasi

Investasi tanah dapat melindungi nilai aset dari inflasi. Harga tanah cenderung naik seiring dengan kenaikan biaya hidup, sehingga nilai aset tetap terjaga.

Ini menjadikan tanah sebagai pilihan investasi yang cerdas dan strategis. Dengan begitu, dapat menjaga daya beli dan kekayaan dalam jangka panjang.

Kenaikan Permintaan

Dengan semakin terbatasnya lahan yang tersedia, permintaan akan tanah terus meningkat. Hal ini membuat harga tanah cenderung naik secara konsisten.

Begitulah manfaat investasi tanah yang dapat membawa kebaikan secara finansial. Ini menjadi pilihan menarik bagi yang ingin mengamankan dan meningkatkan nilai aset.

Setelah menjawab pertanyaan apakah investasi tanah menguntungkan, sekarang mari kita lanjutkan pembahasan ke kerugian atau risiko investasi tanah.

Risiko Investasi Tanah

Risiko Investasi Tanah

Kurang Likuid

Tanah cenderung kurang likuid dibandingkan dengan aset keuangan lainnya seperti saham atau obligasi. Proses penjualan tanah dapat memakan waktu yang cukup lama.

Ketika menjual tanah perlu mencari calon pembeli yang tepat, melakukan negosiasi harga serta menyelesaikan urusan legalitas dokumen. Selain itu, pasar tanah tak selalu aktif.

Baca juga: Panduan Membuat Surat Pernyataan Tanah Tidak Sengketa yang Benar

Nilai Berkurang karena Faktor Lingkungan

Nilai tanah dapat berkurang akibat faktor lingkungan seperti bencana alam, polusi, atau perubahan penggunaan lahan di sekitar. Misalnya tanah terkena banjir atau gempa bumi.

Selain itu, kualitas udara atau air yang jelek di sekitar area tersebut dapat membuat tanah kurang menarik bagi pembeli atau penyewa potensial.

Risiko Kehilangan Nilai

Tanah yang dibiarkan begitu saja tanpa perawatan atau rencana pengembangan dapat menjadi kurang menarik bagi calon pembeli atau penyewa.

Selain itu, tanah yang berada di lokasi yang kurang strategis, seperti area yang jauh dari fasilitas umum atau infrastruktur, juga berisiko mengalami penurunan nilai.

Pengaruh Regulasi Pemerintah

Perubahan regulasi pemerintah terkait penggunaan lahan atau pajak properti dapat mempengaruhi nilai dan potensi keuntungan dari investasi tanah.

Misalnya, jika pemerintah mengubah peraturan zonasi yang membatasi jenis pembangunan yang dapat dilakukan di atas tanah tertentu, hal ini dapat mengurangi nilai tanah tersebut.

Baca juga: 6 Cara Memanfaatkan Tanah Kosong untuk Bisnis yang Menguntungkan

Biaya Pengembangan

Jika berencana untuk mengembangkan tanah, maka harus siap menghadapi biaya pengembangan yang sangat tinggi. Biaya ini mencakup berbagai aspek.

Sebut saja perizinan, konstruksi, infrastruktur, dan pemasaran. Selain itu, pengembangan tanah memerlukan perencanaan yang matang dan detail untuk memastikan proyek berjalan lancar.

Risiko Pasar Properti

Fluktuasi pasar properti dapat mempengaruhi nilai tanah. Misalnya, ketika kondisi ekonomi sedang tak stabil, maka akan berdampak pada daya beli masyarakat.

Sehingga terjadi penurunan permintaan yang berdampak negatif kepada nilai jual. Kemungkinan tanah sulit dijual atau disewakan dengan harga yang menguntungkan.

Ketersediaan Air dan Sumber Daya Alam

Tanah yang tak memiliki akses yang baik ke sumber daya alam seperti air dapat mengalami penurunan nilai dan kesulitan dalam pengembangan.

Selain itu, biaya tambahan untuk menyediakan infrastruktur air akan sangat tinggi, sehingga dapat mengurangi keuntungan dari investasi tersebut.

Demikian suka duka investasi tanah yang perlu diketahui sebelum mengambil keputusan. Bila niat Anda sudah bulat, mari cari tahu bagaimana cara investasi tanah yang efektif.

Cara Investasi Tanah

Cara Investasi Tanah

Lakukan Riset Pasar

Sebelum membeli tanah, lakukan riset pasar untuk memahami harga tanah di berbagai lokasi. Periksa Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan bandingkan dengan harga pasar saat ini.

Tujuannya untuk mendapatkan gambaran akurat tentang nilai tanah sebenarnya. Dengan melakukan riset, Anda juga dapat mengidentifikasi lokasi yang menawarkan nilai terbaik.

Pilih Lokasi yang Strategis

Lokasi adalah faktor kunci dalam investasi tanah. Pilihlah tanah yang terletak di area yang berkembang atau memiliki potensi perkembangan di masa depan. 

Pastikan aksesibilitasnya baik dan dekat dengan fasilitas umum. Contohnya seperti dekat dengan jalan utama, transportasi umum, dan infrastruktur penting lainnya.

Salah satu contoh kawasan yang menawarkan potensi investasi tanah jangka panjang adalah Vanya Park BSD City.

Terletak di jantung kawasan hunian premium BSD, Vanya Park menyediakan pilihan tanah kavling yang siap bangun dan dikelilingi oleh infrastruktur kelas atas.

Periksa Legalitas Tanah

Pastikan tanah yang akan dibeli memiliki dokumen legal lengkap dan sah, seperti Sertifikat Hak Milik (SHM). Ini penting untuk menghindari masalah hukum di kemudian hari.

Selain SHM, periksa juga dokumen lain seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Jika berencana membangun di atas tanah tersebut, maka pastikan tak ada sengketa.

Kenali Jenis dan Kualitas Tanah

Periksa jenis tanah dan kualitasnya, termasuk kondisi air dan drainase. Ini penting terutama jika berencana untuk mengembangkan tanah tersebut menjadi properti tertentu.

Tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik akan lebih mudah untuk dikembangkan dan dapat mendukung berbagai jenis pembangunan.

Periksa Peruntukan Tanah

Ketahui status peruntukan tanah dari pemerintah setempat, seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Koefisien Dasar Bangunan (KDB), jadi memahami apa yang boleh dibangun.

KLB menentukan jumlah lantai yang diizinkan, sedangkan KDB menentukan persentase luas tanah yang dapat digunakan untuk bangunan.

Pertimbangkan Biaya Tambahan

Selain harga beli tanah, pertimbangkan juga biaya tambahan seperti pajak, biaya notaris, dan biaya perawatan. Ini akan membantu dalam menghitung total investasi yang diperlukan.

Selain itu, ada juga biaya perawatan rutin seperti membersihkan tanaman liar, pemagaran, dan mungkin biaya keamanan untuk menjaga tanah tetap dalam kondisi baik.

Pantau Perkembangan Pasar

Setelah membeli tanah, terus pantau perkembangan pasar dan nilai tanah. Ini akan membantu menentukan waktu yang tepat untuk menjual atau mengembangkan tanah tersebut.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita dapat memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi tanah dan mengurangi risiko yang mungkin timbul.

Jadi, Investasi Tanah atau Emas?

Jadi, Investasi Tanah atau Emas

Jika Anda mencari investasi jangka panjang dengan potensi apresiasi nilai yang tinggi dan tidak memerlukan likuiditas cepat, investasi tanah bisa menjadi pilihan yang baik.

Namun, bila membutuhkan investasi yang mudah dicairkan dan lebih aman dari inflasi, emas mungkin lebih cocok untuk Anda. Tak perlu lagi bingung investasi emas atau tanah.

Sebagai informasi tambahan, ada berbagai jenis investasi tanah. Anda bisa memilih investasi tanah di desa, investasi tanah kavling, investasi tanah kebun dan lain sebagainya.

Sesuaikan saja pilihan dengan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Semoga informasi dari 99.co Indonesia bermanfaat.

 

Miyanti adalah senior content writer yang aktif menulis artikel dan mikrokopi sejak 2017. Dia berpengalaman menulis artikel bertema properti, desain, kuliner, keuangan dan traveling. Pada 2020 bergabung dengan 99 Group untuk menulis panduan property Rumah123 dan 99.co Indonesia.