5 Biaya Tinggal di Perumahan yang Harus Disiapkan Setiap Bulan

3 Feb 2021 - Ferry Fadhlurrahman

5 Biaya Tinggal di Perumahan yang Harus Disiapkan Setiap Bulan

Membeli hunian di perumahan adalah pilihan paling ideal untuk kebanyakan orang, salah satunya karena alasan kepraktisan. 

Buktinya bisa dilihat di berbagai daerah, seperti perumahan di Bandung atau perumahan di Jakarta yang lebih banyak diminati ketimbang hunian di luar lingkungan kompleks perumahan. 

Tapi sebelum Anda memutuskan untuk membeli hunian di perumahan, ada yang perlu diketahui lebih dulu. Misalnya biaya printilan yang harus dibayarkan setiap bulan.

Biaya tinggal di perumahan biasanya  jumlahnya tidak terlalu besar kok. Tapi karena dikeluarkan setiap bulan, ada baiknya dimasukan ke dalam perencanaan keuangan keluarga.

Lalu apa saja biaya tinggal di perumahan yang harus disiapkan? Berikut uraiannya.

Biaya Operasional Rumah

biaya tinggal di perumahan

Soal biaya operasional rumah tentu saja wajib dihitung. Biaya-biaya untuk listrik, air, sewa (jika masih mengontrak) dan internet (jika ada), semua wajib dialokasikan ke dalam rencana keuangan per bulan.  

Untuk air dan listrik, besaran biaya operasional akan bergantung jumlah pemakaian. Untuk informasi sekarang biaya listrik PLN sekitar Rp1.440 per kWh. 

Sedangkan untuk air PDAM akan berbeda setiap daerahnya. Misal di Bandung, biayanya sekitar Rp2.000-Rp3.000 per liter. 

Melihat angka-angka di atas mungkin Anda bingung cara menghitungnya. Tapi untuk mempermudah, Anda bisa menggunakan tagihan air dan listrik di bulan pertama tinggal di rumah sebagai patokan.

Dari tagihan di bulan pertama, Anda bisa mengalokasikan biaya listrik dan air untuk bulan berikutnya. Untuk jaga-jaga, sebaiknya persiapkan dana ekstra sekitar 10 persen dari tagihan ya

Baca juga:

Cara Menghitung Pemakaian Listrik Rumah secara Mudah dan Cepat

Iuran Kebersihan Perumahan

Mulai dari poin ini, biaya tinggal di perumahan adalah berupa iuran rutin yang diberlakukan pada setiap penghuni di lingkungan tersebut. 

Iuran pertama yang wajib dipersiapkan adalah iuran kebersihan perumahan. 

Ini biasanya digunakan untuk membayar petugas yang membersihkan sekitar kawasan perumahan. Iuran ini biasanya dikumpulkan oleh pengurus RT atau RW setempat. 

Besarannya berkisar Rp40 ribu-Rp50 ribu per bulannya. Tentu besaran iuran ini akan berbeda, sesuai luas tanah pemilik rumah. Dalam beberapa perumahan premium, iuran semacam ini bisa ditarik oleh pengelola perumahan langsung. 

Iuran Keamanan Perumahan

Foto: Unsplash

Biaya tinggal di perumahan selanjutnya berupa iuran keamanan. Di dalam kompleks hunian, terutama perumahan cluster, sangat umum mempunyai pos keamanan yang biasanya dijaga oleh satu atau dua satpam. 

Dalam perumahan yang lebih besar, tenaga keamanan ini bisa berjumlah dua atau tiga dan berjaga di setiap pintu masuk.

Hampir sama dengan iuran sebelumnya, biaya keamanan biasanya dikumpulkan oleh pengelola perumahan atau pengurus RT/RW setempat. 

Jumlahnya juga biasa beragam, jika dirata-ratakan bisa sekitar Rp50 ribu - Rp150 ribuan. 

Baca juga:

Cek 3 Fasilitas Perumahan Ini sebelum Beli Hunian!

Biaya Pengambilan Sampah

biaya tinggal di perumahan

Iuran yang selanjutnya adalah biaya pengambilan sampah. Di dalam perumahan biasanya disediakan tempat buang sampah rumah tangga dan iuran ini adalah untuk memastikan sampah tersebut diangkut oleh petugas setiap harinya. 

Biasanya petugas berkeliling ke setiap rumah untuk mengambil sampah dan membuangnya tempat pembuangan sementara dekat lingkungan tersebut. 

Iuran ini biasanya akan ditagih oleh pengelola perumahan atau pengurus RT/RW setempat. Jumlahnya berkisar Rp20 ribu - Rp80 ribu setiap bulan. 

Iuran RT 

Iuran yang terakhir ini tidak selalu ada di setiap perumahan. Biasanya ini merupakan inisiatif pengurus RT setempat untuk mengumpulkan dana santunan bagi warga yang tertimpa musibah atau bagi keperluan dan kegiatan di lingkungan tempat tinggal. 

Biaya iuran ini juga tidak besar, hanya sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribuan saja. 

biaya tinggal di perumahan

Foto: Pexels

Itu dia biaya tinggal di perumahan yang perlu diketahui dan diperhitungkan. 

Jadi jika dirata-rata, Anda perlu mempersiapkan uang sekitar Rp120 ribu hingga Rp200 ribu per bulan untuk iuran, ditambah biaya operasional seperti internet, air dan listrik yang diperkirakan biayanya sekitar Rp500 ribu- Rp600 ribu setiap bulan.

 

Rincian biaya tinggal di perumahan yang disebutkan tadi hanyalah gambaran umum, dan bisa saja jumlahnya berbeda-beda di setiap perumahan. Semoga informasi ini membantu ya

Author:

Ferry Fadhlurrahman