Mengenal Topping Off Gedung dalam Proses Konstruksi, dari Arti hingga Tujuannya

Last update: 6 Agustus 2025 3 min read
Author:

Dalam proyek pembangunan, istilah topping off gedung mungkin sudah sering terdengar.

Namun, bagi mereka yang tidak berkecimpung di dunia konstruksi, istilah ini masih kurang familier.

Di sektor konstruksi atau properti, istilah tersebut wajib diketahui, terutama bagi kamu yang hendak membangun sebuah proyek vertikal.

Sama halnya dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama, topping off berkaitan dalam proyek pembangunan, terutama untuk apartemen, perkantoran, hotel, atau bangunan vertikal lainnya.

Nah, ketika istilah topping off diumumkan oleh pelaksana proyek atau pengembang, hal tersebut biasanya menjadi tanda kemajuan yang positif dalam proyek bangunan.

Selengkapnya, simak informasi di bawah ini!

Apa Itu Topping Off dalam Proyek Properti?

topping off gedung
Sumber: menpan.go.id

Menurut Kamus Istilah Perumahan yang dirilis Kementerian PUPR, topping off adalah pemasangan atap bangunan sebagai tanda berakhirnya proses konstruksi.

Dengan kata lain, topping off artinya proses tutup atap konstruksi bangunan yang sedang dibangun.

Hal ini menandakan bahwa struktur telah mencapai ketinggian maksimum, namun bukan berarti proyek telah benar-benar selesai.

Pasalnya, masih ada pekerjaan finishing yang mesti diselesaikan dalam proyek tersebut, seperti pengerjaan interior dan lainnya.

Di luar negeri, istilah topping off gedung sering dikenal sebagai topping out.

Intinya, tahap ini memiliki peran penting dalam menandai keberhasilan sebuah proyek konstruksi.

Tujuan Topping Off

Melansir bensonsproperty.com.au, pelaksanaan topping out atau topping off ternyata sudah dilakukan selama berabad-abad.

Jika suatu proyek telah melakukan topping off gedung, hal ini menunjukkan bahwa penyelesaian struktur utama bangunan, yaitu kerangka atau atap telah mencapai progres yang signifikan.

Selain itu, proses ini dapat meningkatkan kepercayaan kepada investor, klien, dan publik bahwa proyek properti berjalan sesuai rencana dan telah mencapai tahap krusial dengan sempurna.

Tujuan lainnya adalah sebagai rasa syukur dan kegembiraan atas pencapaian proyek tersebut, merayakan kerja keras tim proyek, ajang promosi, hingga simbol komitmen kerja sama.

Dalam pelaksanaannya, topping off sering kali dibarengi dengan perayaan yang disebut sebagai topping off ceremony.

Baca Juga:

8 Istilah dalam Konstruksi Bangunan Rumah yang Wajib Diketahui

Mengenal Topping Off Ceremony

topping off
Sumber: miron-construction.com

Salah satu momen yang paling dinantikan saat proyek pembangunan memasuki tahap ini adalah pelaksanaan topping off ceremony.

Apa itu topping off ceremony?

Topping off ceremony adalah acara perayaan sebagai ungkapan rasa syukur setelah selesainya tahap pemasangan atap atau struktur utama bangunan.

Biasanya, pengembang properti akan mengundang media, investor, pejabat pemerintah, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Di Indonesia, rangkaian topping off ceremony biasanya mencakup beberapa kegiatan, seperti doa bersama, melaporkan perkembangan proyek, memotong pita, foto bersama, pelepasan balon atau burung merpati, hingga wawancara media.

Biasanya, beberapa rangkaian topping off ceremony memadukan unsur tradisional, formal, sekaligus promosional.

Melansir designingbuildings.co.uk, tradisi topping out di Amerika Serikat dilakukan dengan mengecat putih bagian struktur dan ditandatangani oleh anggota tim konstruksi.

Sementara di Jerman, perayaan ini identik dengan menggantung pohon dafnah (laurel) di sekitar cerobong asap.

Di Spanyol, tradisi tersebut dilakukan dengan mengibarkan bendera dan mengundang seluruh pekerja untuk makan siang bersama pimpinan proyek.

Baca Juga:

34 Kamus Istilah KPR yang Penting Diketahui Calon Pembeli Rumah. Yuk, Pelajari!

***

Itulah penjelasan mengenai topping off gedung dalam dunia konstruksi bangunan.

Semoga ulasannya bermanfaat.

Simak ulasan seputar istilah konstruksi lainnya hanya di Panduan 99 Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id sekarang juga untuk mendapatkan hunian impian keluarga!

Foto cover: Freepik/Lifestylememory

 

Lulusan Sastra Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Kini, aktif sebagai penulis di 99 Group.