
Atap merupakan elemen penting dalam konstruksi bangunan yang berfungsi melindungi ruang di bawahnya dari cuaca ekstrem.
Salah satu material atap yang populer digunakan saat ini adalah spandek.
Spandek dikenal karena daya tahan yang baik, memiliki bobot ringan, dan mudah dipasang.
Jenis atap ini juga cocok digunakan untuk berbagai macam bangunan, mulai dari rumah tinggal hingga properti komersial.
Guna memastikan penggunaan material yang efisien dan menghindari pemborosan saat memasang atap spandek dalam renovasi rumah, penting untuk menghitung kebutuhannya secara tepat.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghitung kebutuhan atap spandek untuk rumah dan kanopi.
Simak pembahasannya di bawah, ya!
Mengenal Atap Spandek

Spandek adalah jenis atap yang terbuat dari campuran seng, silikon, dan aluminium.
Kombinasi bahan tersebut mampu menghasilkan atap yang ringan dan fleksibel.
Berkat sifatnya yang fleksibel, atap spandek lebih mudah dipasang dibandingkan dengan atap lain, sebut saja genteng.
Di pasaran, atap spandek tersedia dalam berbagai warna, seperti abu-abu, merah bata, hingga hitam sehingga kamu dapat memilihnya sesuai kebutuhan.
Cara Menghitung Kebutuhan Atap Spandek yang Benar

1. Hitung Luas Atap
Cara menghitung kebutuhan atap spandek untuk rumah dan kanopi yang pertama adalah dengan menghitung luasnya.
Rumus untuk menghitung luas atap sejatinya ditentukan oleh bentuk atap itu sendiri.
Berikut rumus lengkapnya:
- Atap Persegi Panjang
Rumus menghitung atap persegi panjang adalah Panjang x Lebar.
Misalnya, kamu memiliki atap dengan panjang 14 meter dengan lebar 8 meter, perhitungannya sebagai berikut:
14 m x 8 m = 112 m2.
- Atap Segitiga
Untuk atap berbentuk segitiga rumus yang digunakan adalah 1/2 x Alas x Tinggi.
Apabila luas atap sebesar 12 meter dan tinggi 8 meter, maka luasnya 1/2 x 12 m x 8 m = 48 m2.
Baca Juga: Cara Menghitung Luas Tanah dengan Mudah dan Tepat
2. Jumlah Atap Spandek
Perhitungan jumlah lembar atap spandek sangat penting agar kamu tidak kekurangan material bangunan selama proses pembangunan.
Rumus untuk menghitung jumlah atap spandek adalah:
Luas Atap : (Panjang Spandek x Lebar Spandek)
Sebagai contoh, kamu merenovasi rumah dengan atap berbentuk persegi yang memiliki luas 112 m², dan spandek yang digunakan berukuran 1 meter x 8 meter, jumlah lembar atap spandek yang dibutuhkan ialah:
112 m² : (1 m x 8 m) = 14 lembar spandek.
3. Hitung Total Biaya
Selanjutnya, hitung total biaya kebutuhan atap spandek.
Cara menghitung kebutuhan atap spandek untuk total biaya sangat mudah, kamu hanya perlu mengalikan jumlah lembar atap dengan harga spandek.
Misalnya, kamu membeli 20 lembar atap spandek dengan harga satuan Rp120.000. Perhitungannya seperti di bawah:
- Jumlah Lembar x Harga Spandek= 20 x Rp120.000 = Rp2.400.000.
4. Persiapkan Dana Cadangan
Selama proses renovasi atau pembangunan rumah, terkadang terjadi hal-hal yang tidak terduga, seperti kerusakan atap spandek yang tidak disengaja.
Oleh karena itu, disarankan untuk menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi hal tersebut. .
Sebagai patokan, kamu dapat menambahkan 5 hingga 10 persen dari total kebutuhan atap spandek.
***
Itulah berbagai cara menghitung kebutuhan atap spandek.
Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Jika sedang mencari hunian nyaman di kawasan strategis, temukan di laman www.99.co/id!