
Didorong oleh keterbatasan lahan, hunian vertikal atau apartemen semakin diminati karena menawarkan tempat tinggal dengan lokasi strategis dan harga yang relatif terjangkau.
Para pengembang pun berlomba-lomba membangun apartemen dengan berbagai tipe, untuk memenuhi permintaan konsumen.
Konsumen hunian modern ini memang berasal dari berbagai kalangan. Dari pelajar atau mahasiswa hingga keluarga yang sudah dikaruniai buah hati.
Nah, agar tak salah pilih, berikut 5 tipe denah apartemen yang mungkin dapat memenuhi kebutuhan Anda yang beragam.
Denah Apartemen Studio yang Cocok untuk Mahasiswa
Merupakan salah satu yang paling populer di Indonesia, apartemen tipe studio diminati karena harganya yang paling terjangkau.
Apartemen studio biasanya memiliki luas sekitar 18 sampai 21 meter persegi. Di luar negeri, denah apartemen mungil ini lebih dikenal dengan sebutan flat.
Denah apartemen studio bahkan tak terlalu berbeda jauh dengan bentuk kost pada umumnya, sehingga sering kali dijadikan pilihan hunian eksklusif para mahasiswa di kota besar.
Karena ukurannya yang kecil, hunian ini dinilai lebih cocok untuk dijadikan tempat tinggal sementara. Selama menempuh studi, misalnya.
Namun, tentu memiliki apartemen studio menawarkan keuntungan yang lebih.
Unit dengan denah yang menyerupai kost ini biasanya ditawarkan di kawasan pendidikan.
Apartemen studio untuk mahasiswa adalah objek investasi yang menarik karena setelah Anda tidak menggunakannya, unit tersebut dapat disewakan, sehingga mendatangkan pemasukan yang menggiurkan.
Desain Apartemen Studio untuk Single
Tak hanya cocok untuk mahasiswa, apartemen tipe studio juga tersedia dalam berbagai jenis.
Ada yang terletak di kawasan superblok yang sasaran pasarnya merupakan eksekutif muda, lajang dan mencari hunian dekat tempat kerja.
Berbeda dengan kebutuhan hunian mahasiswa, hunian untuk orang lajang yang sudah bekerja tentu saja membutuhkan ruang lebih luas lagi.
Dibalik segelintir keuntungan yang ditawarkan apartemen tipe studio, kekurangannya adalah keterbatasan ruangan.
Hal ini membuat Anda sulit menata perabot yang mungkin semakin banyak setiap harinya.
Jika salah penempatan, bisa berujung pada visualiasi ruang yang sempit nan sesak.
Coba perhatikan denah apartemen studio yang dapat menjadi solusi permasalahan terbatasnya ruangan di bawah ini!
Ukuran apartemen studio yang kecil sebenarnya bisa disiasati agar terlihat lega dengan cara memaksimalkan space yang tersedia.
Mezzanine, dapat dijadikan solusi jitu dalam mengubah kondisi ruang yang sempit menjadi apartemen tipe loft.
Syaratnya, Anda harus mencari apartemen yang jarak lantai dengan plafon minimal 3 meter.
Dengan meniru contoh penataan ruang apartemen seperti ini, penghuni bahkan bisa memiliki reading nook maupun area bersantai.
Dengan area tidur di bagian atas, Anda bisa mendapatkan privasi lebih ketika seseorang berkunjung ke apartemen.
Secara okupansi, tipe studio memang seharusnya hanya bisa ditempati oleh satu orang.
Dengan tempat tidur di area atas, tidak ada sudut yang tidak bisa dimaksimalkan di area bawah.
Itulah kunci yang harus diingat, agar dapat tercipta ruang kerja minimalis di dalam apartemen.
Apartemen studio juga biasanya memiliki denah tipe apartemen yang beragam seperti denah apartemen tipe 21, denah apartemen tipe 36 dan denah apartemen tipe 45.
Jika Anda termasuk orang yang merasa kesulitan tinggal dan merawat hunian yang berukuran luas, apartemen studio bisa jadi alternatif pilihan yang sangat menarik.
Contoh Denah Apartemen 1 Kamar untuk Pasangan Baru
Sedang untuk Anda yang sudah menikah, apartemen 1 kamar ini paling cocok untuk dipilih.
Berbeda dengan tipe studio, seperti yang bisa Anda lihat di denah hunian vertikal ini, kamar tidur terpisah dari ruangan lainnya.
Luas tipe apartemen ini biasanya tidak akan jauh berbeda dengan luas rumah tipe kecil, yaitu sekitar 20 sampai 30 meter persegi, sangat cocok untuk pasangan yang baru menikah.
Terdapat area dapur dan area ruang keluarga yang ideal untuk diisi oleh dua orang.
Tipe apartemen 1 kamar ini banyak diminati oleh pasangan muda yang tinggal di tengah kota dan sama-sama bekerja kantoran.
Selain mendukung tingkat mobilitas tinggi, apartemen kecil ini memudahkan penghuninya dalam hal perawatan.
Desain Apartemen 2 Kamar untuk Keluarga Kecil
Sedangkan untuk pasangan yang sudah memiliki anak, apartemen 2 kamar dapat dijadikan pilihan hunian yang menarik.
Sebagai inspirasi denah hunian vertikal untuk keluarga kecil idaman, ide di atas lebih condong pada privasi du masing-masing kamar tidur.
Sedangkan untuk bagian bersantai keluarga, ada pada bagian depan denah dengan luas yang lebih kecil.
Ini bisa jadi denah hunian vertikal yang cocok untuk pasangan suami istri dengan anak usia remaja dan ingin kamar mandi terpisah.
Denah Apartemen 3 Kamar untuk Keluarga Dua Anak
Jika Anda memiliki dua anak, mungkin denah apartemen ini bisa jadi inspirasi tersendiri.
Dengan satu master bedroom dan dua kamar tidur lainnya yang bersebelahan, sangat cocok untuk digunakan sebagai hunian keluarga.
Desain apartemen ini memiliki alur ruang dengan penataan berimbang.
Pembagian ruangnya cukup sederhana dengan area privat di sisi kanan dan area sosial di sisi satunya lagi.
Meski sederhana, seluruh kebutuhan di rumah dapat tercukupi dengan baik lewat pembagian ruangan seperti ini.
Dari segi ruang tidur yang merata, jarak antarruang tidur yang tidak terlalu berjauhan, hingga area ruang keluarga dan area outdoor yang ideal.
Denah Apartemen Mewah
Denah apartemen yang terakhir dapat diaplikasikan jika Anda menyukai desain mewah dengan ukuran hunian yang besar.
Denah apartemen mewah biasanya memiliki ukuran kamar tidur yang lebih luas.
Selain itu, tipe apartemen mewah akan menerapkan model convertible, yang memberikan privasi bagi penghuni dengan ruangan bersekat.
Tentu saja akan lengkap jika tipe hunian vertikal mewah ini memiliki balkon memanjang untuk menikmati suasana di luar ruangan.
Itulah 5 tipe apartemen beserta denahnya yang bisa menjadi pilihan. Jadi, denah mana yang sesuai untuk Anda?
*Sumber foto: Pinterest