
Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sifatnya datang tiba-tiba. Untuk menghindari resiko tanah longsor yang dapat memakan korban jiwa dan harta benda, cara mencegah tanah longsor perlu diketahui dan dipraktekan bersama oleh masyarakat.
Bencana tanah longsor sendiri umum terjadi di wilayah yang terdapat banyak lereng dengan kemiringan di atas 45 derajat. Meski demikian, tanah longsor juga dapat terjadi pada tanah datar biarpun kemungkinannya sangat kecil.
Untuk alasan keamanan, semua orang, khususnya penduduk kawasan rawan longsor, diminta untuk selalu waspada terhadap tanda-tanda terjadinya bencana ini, juga tidak bosan untuk selalu menaati aturan dan cara mencegah tanah longsor.
Berikut beberapa cara paling efektif yang dapat mencegah atau menanggulangi bencana tanah longsor, simak ya!
-
Tidak membangun rumah persis di bawah lereng atau tebing
Cara mencegah tanah longsor yang pertama adalah dengan tidak membangun rumah di bawah lereng atau tebing. Ini merupakan upaya pencegahan tanah longsor yang paling dasar dan dapat dengan mudah masuk di akal.
Untuk menanggulangi jatuhnya korban jiwa dan kerugian material, tidak membangun rumah di area yang beresiko tertimbun longsor adalah jawabannya. Masyarakat perlu tahu bagaimana bahaya dan resiko membangun rumah di bawah lereng atau tebing persis.
-
Jangan menebang pohon di lereng
Cara mencegah tanah longsor atau cara menanggulangi tanah longsor paling efektif yang kedua adalah dengan tidak menebang pohon di lereng. Mengapa demikian? Akar- akar pohon sangat berguna untuk membuat struktur tanah menjadi lebih kuat, sehingga tidak mudah terjadi longsor.
Pohon- pohon yang memiliki akar ini memiliki kemampuan untuk menyerap air dan menyimpannya di dalam tanah, sehingga mengurangi air tanah yang mengalir dan merusak struktur tanah yang memicu terjadinya longsor.
-
Cara menanggulangi tanah longsor dengan benteng atau beton
Cara mencegah tanah longsor selanjutnya adalah dengan membangun semacam benteng atau beton. Benteng atau beton dibuat untuk menutupi tebing atau lereng. Bentang atau beton ini bisa berupa bangunan dari semen yang menutupi tebing atau lereng tanah tersebut.
Hal ini bisa membantu untuk meminimalisir terjadinya tanah longsor karena tanah akan tertahan oleh semen tersebut sehingga tidak mudah longsor. Air hujan yang turun terkadang bisa merembes masuk ke dalam tanah dan membuat struktur tanah menjadi rapuh.
Pada akhirnya, struktur tanah yang rapuh akan longsor dan menimpa bangunan yang ada di bawahnya bersama seluruh hal yang tengah ada di dalam bangunan tersebut.
-
Waspada apabila hujan deras turun terus menerus
Cara mencegah tanah longsor berikutnya adalah dengan selalu waspada ketika hujan deras turun, apalagi ketika memasuki musim hujan saat hujan turun terus menerus. Bagaimana cara agar kita selalu waspada?
Apabila hujan deras telah berlangsung selama tiga jam atau lebih, maka kita harus waspada dan bertindak cepat, salah satunya adalah dengan mengungsi atau menyelamatkan diri ke tempat yang aman.
Jika kita tidak dapat mencegah bencana tanah longsor, setidaknya kita dapat meminimalisir kemungkinan jatuhnya korban jiwa.
-
Hindari mendirikan bangunan di atas tebing
Rumah di atas tebing selalu membuat orang menganga melihatnya. Tren bangunan di atas tebing ini memang terasa tidak ada matinya. Unik dan mengesankan sehingga selalu digandrungi apalagi untuk tujuan wisata.
Padahal, pendirian bangunan di atas bukit ini tidaklah baik dan sangat berbahaya. Bangunan di atas bukit dapat memicu terjadinya longsor karena ada penekanan tanah yang dilakukan oleh bangunan tersebut.
Maka dari itu, pendirian bangunan di atas tebing lebih baik diminimalkan saja karena kurang baik untuk tanah dan akan menimbulkan resiko tanah longsor. Cara mencegah tanah longsor ini jauh lebih mudah untuk dilakukan ketimbang jika harus menanggung dampak bencananya nanti.
-
Mencegah tanah longsor dengan tidak membuat sawah di lereng
Sawah yang berada di pinggir lereng juga dapat memicu terjadinya tanah longsor. Hal ini karena tanah persawahan minim akan adanya pepohonan besar dan tanah di persawahan tersebut bertekstur gembur supaya mudah untuk ditanami.
Akibatnya faktor inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya tanah longsor. Daripada dibuka untuk lahan persawahan, lebih baik dijadikan hutan dengan tanaman-tanaman yang tinggi dan berakar kuat.
Tumbuhan berakar kuat dapat menyelamatkan kekuatan struktur tanah di sekitarnya sehingga dapat menanggulangi bencana longsor.
-
Tidak mendirikan bangunan di sekitar sungai
Cara menanggulangi tanah longsor selanjutnya adalah dengan tidak mendirikan bangunan di sekitar sungai. Mengapa demikian?
Sungai adalah salah satu tempat yang rawan terjadi longsor. Sama halnya dengan pendirian bangunan di atas tebing, pendirian bangunan di sekitar sungai juga akan memicu terjadinya tanah longsor.
Maka dari itu, untuk cara mencegah tanah longsor dan banjir, sebisa mungkin untuk menghindari pendirian bangunan di sekitar sungai. Sungai menjadi tetap bersih dan juga struktur tanahnya tetap kuat.
Tak hanya berhenti sampai disitu, lebih bagus lagi apabila sisi sungai ditanami pepohonan berakar kuat sehingga tidak mudah longsor.
-
Tidak memotong tebing secara tegak lurus
Cara lain yang harus diperhatikan dalam penanggulangan tanah longsor adalah cara memotong tebing. Pemotongan tebing yang tidak benar ternyata juga bisa berpengaruh terhadap terjadinya tanah longsor.
Misalnya, adalah pemotongan tebing secara tegak lurus. Pemotongan tebing secara tegak lurus dapat meningkatkan resiko terjadinya tanah longsor karena penekanan yang dihasilkan oleh potongan tersebut lebih besar.
Beban yang di bawah dengan yang di atas sama sehingga ada kemungkinan bahwa yang dibawah tidak mampu menyangga yang diatas dan menyebabkan terjadinya tanah longsor. Dengan demikian, selalu buat potongan tebing berundak agak tidak longsor.
-
Cara mencegah tanah longsor dengan terasering
Apa yang dimaksud dengan bentuk berundak? Membuat terasering dengan bentuk berundak merupakan cara mencegah tanah longsor yang sedari dulu telah digunakan.
Terasering merupakan tangga atau undak-undakan yang biasa terdapat di sawah- sawah di dataran tinggi. Mengapa sawah di dataran tinggi dibentuk sedemikian rupa menyerupai tangga?
Seperti yang sebelumnya dibahas, hal ini dilakukan untuk memperkecil penekanan sehingga tanah tidak mudah longsor karena tertahan oleh bagian-bagian yang datar. Tak hanya dapat menjadi cara mencegah tanah longsor, terasering sawah juga akan menciptakan lanskap yang sangat indah untuk dipandang.
Itu dia 9 cara mencegah tanah longsor yang paling efektif menanggulangi bencana ini. Selalu ingat demi keselamatan anda dan keluarga, ya!