Kapan Hari Baik untuk Memasang Atap Rumah? Ini Perhitungannya

Last update: 9 April 2025 3 min read
Author:

Menentukan hari baik untuk memasang atap rumah harus dilakukan secara serius.

Tidak hanya soal cuaca cerah, dalam budaya dan tradisi tertentu seperti tradisi Jawa, pemilihan waktu yang tepat dipercaya membawa kelancaran.

Melalui artikel ini, kamu bisa lebih jauh mengetahui bagaimana menentukan hari baik untuk memasang atap rumah.

Penentuan ini ada dari sisi praktis dan perhitungan menurut Jawa secara tradisional.

Simak panduan selengkapnya di bawah ini.

Menentukan Hari Baik untuk Memasang Atap Rumah Secara Praktis

1. Memperhatikan Kondisi Cuaca

Langit cerah

Aspek pertama yang harus diperhatikan dalam menentukan hari baik untuk memasang atap rumah adalah memperhatikan kondisi cuaca.

Hari pada musim kemarau adalah waktu yang tepat karena memiliki curah hujan rendah dan bisa meminimalkan risiko tergelincir, material basah, atau kebocoran saat pemasangan.

2. Ketersediaan Tenaga Kerja dan Kesiapan Material Serta Alat

Aspek berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah soal ketersediaan tenaga kerja serta kesiapan material dan alat.

Pastikan tukang bangunan yang berpengalaman sudah bersedia untuk bekerja di hari yang direncanakan.

Lalu, pastikan juga semua material seperti bahan atap, peralatan, dan perlengkapan pendukung sudah lengkap.

3. Perhatikan Jadwal Kegiatan Lingkungan Sekitar

Sebelum memulai pemasangan atap rumah, pastikan juga tidak ada kegiatan penting atau besar di lingkungan sekitar rumah.

Apabila ada acara besar, pembangunan jalan, atau perayaan yang bisa mengganggu akses atau kebisingan, sebaiknya tunda pemasangan sampai situasinya kembali kondusif.

Itu dia cara menentukan hari baik untuk memasang atap rumah secara praktis. Selanjutnya, kamu juga bisa mengetahui menentukan hari baiknya berdasarkan perhitungan Jawa.

Baca juga: Mengenal Atap Rumah Spandek, Ukuran, Jenis dan Harganya

Hari Baik Membuat Pondasi Rumah Menurut Hitungan Jawa

Kalender

Secara umum, hari baik menurut Primbon Jawa adalah Sabtu Kliwon, Jumat Pahing, dan Sabtu Pon.

Sedangkan, bulan yang dianggap baik adalah Bulan Pasa (Ramadhan), Bulan Ruwah (Sya’ban), dan Bulan Bakdamulud (Rabiul Akhir).

Selain itu, kamu juga bisa menghitung hari baik berdasarkan neptu. Berikut caranya:

1. Neptu Hari

  • Hari Minggu Neptunya 5
  • Hari Senin Neptunya 4
  • Hari Selasa Neptunya 3
  • Hari Rabu Neptunya 7
  • Hari Kamis Neptunya 8
  • Hari Jum’at Neptunya 6
  • Hari Sabtu Neptunya 9

2. Neptu Pasaran

  • Kliwon Neptunya 8
  • Legi Neptunya 5
  • Pahing Neptunya 9
  • Pon Neptunya 7
  • Wage Neptunya 4

Baca juga: 5 Tips Renovasi Atap Rumah Tanpa Pindah, Dijamin Aman!

3. Cara Menghitung Neptu

Cara menghitung neptu terhitung mudah. Misalnya, kamu akan memasang atap rumah pada Selasa Kliwon.

Maka, perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Selasa memiliki nilai neptu 3
  • Kliwon memiliki nilai neptu 8
  • Total neptu adalah:​ 3 (Selasa) + 8 (Kliwon) = 11

Jumlah neptu itu bisa dibagi 4. Nantinya, sisanya bisa diinterpretasikan sebagai berikut:

  • Sisa 1: Rumah membawa rezeki, ketentraman, kesejahteraan, dan keamanan.
  • Sisa 2: Melindungi rumah dari bahaya seperti pencurian dan kejahatan.
  • Sisa 3: Kurang baik untuk pemilik rumah. Berpotensi mendatangkan musibah, seperti sering sakit atau kejadian buruk.
  • Sisa 4: Dipercaya membawa pengaruh negatif ke dalam rumah.

Baca juga: Biaya Renovasi Atap Rumah dan Cara Menghitungnya Terbaru 2025

***

Dari pembahasan di atas, kamu akhirnya tahu bahwa menentukan hari baik untuk memasang atap rumah bisa dilakukan dengan dua pendekatan: secara praktis dan secara tradisional.

Keduanya cara itu sama-sama penting dan bisa saling melengkapi.

Jadi, sebelum mulai memasang atap rumah, pastikan semua aspek sudah dipertimbangkan dengan matang agar prosesnya lancar.

 

Yongky Yulius adalah penulis yang berpengalaman sebagai reporter dan editor berita di media massa. Telah berkarier lebih dari lima tahun. Kini fokus mengulas soal desain hunian, investasi properti, dan info KPR.