
Foto: realtor.com
Solusi untuk membeli rumah secara cepat, yaitu menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dalam KPR terdapat beberapa jenis bunga, salah satunya rate KPR fix and cap.
Masyarakat menilai sistem pembayaran KPR yang berupa cicilan memudahkan. Alasannya, tidak perlu menyiapkan dana penuh untuk membeli rumah yang dibanderol harga tinggi.
Namun, pengguna KPR juga harus siap menanggung beban suku bunga kredit. Nah, sebelum membahas fixed cap rate lebih dalam, mari simak terlebih dahulu penjelasan di bawah.
Mengenal Jenis-jenis Bunga KPR
Bunga KPR Fixed
Foto ilustrasi apa itu fix: housing.com
Sesuai dengan namanya, arti suku bunga fixed adalah nilai bunga yang tetap selama jangka waktu tertentu, yang biasanya kemudian diikuti oleh periode bunga floating.
Contohnya Anda menggunakan KPR OCBC NISP dengan ketentuan bunga fixed 5,75% selama 3 tahun. Jadi, selama waktu tersebut besar cicilan tidak akan berubah.
Arti fix berbeda dengan makna bunga flat. Bunga flat berarti nilai bunga akan selalu sama di tiap bulan sampai beres masa cicilan.
Nilai bunga flat didapat dari menjumlahkan total nilai bunga yang harus dibayar, kemudian dibagi rata pada tiap bulan cicilan.
Maka beda bunga fixed dan flat: bunga flat berkaitan dengan cara perhitungan nilai bunga total yang dibagi rata. Sedangkan bunga fix adalah besar bunga tetap yang berlaku dalam periode tertentu, biasanya sebelum periode floating.
Bunga KPR Floating
Foto: housing.com
Sebagian besar bank konvensional di Indonesia menerapkan bunga floating untuk KPR-nya. Berbeda dengan fix, bunga floating cenderung berubah-ubah.
Perubahan dalam bunga floating mengacu pada Bank Indonesia (BI) rate. Contohnya pada tahun ke-4 KPR, bunga floating ditetapkan sebesar 6%, lalu tahun ke-5 menjadi 8%.
Pemohon KPR perlu mengetahui bahwa besar floating rate bukan hanya dipengaruhi oleh bunga BI. Selain itu, situasi ekonomi dalam negeri dan global juga berpengaruh.
Floating rate memberikan keuntungan berupa besar cicilan berkurang apabila terjadi penurunan bunga BI. Apabila terjadi hal sebaliknya (bunga BI naik), Anda harus siap besar cicilan bengkak.
Baca juga: 5 KPR Bunga Rendah Terbaru yang Wajib Diketahui
Bunga KPR Cap
Yang dimaksud dengan suku bunga cap adalah bunga floating tetapi besarnya tidak melebihi batas tertentu. Jadi, mekanismenya tidak jauh berbeda dengan bunga mengambang.
Suku bunga cap mempunyai batasan maksimal dan periode waktu tertentu. Contohnya, Anda membeli rumah menggunakan skema pembayaran KPR.
Kemudian BI rate naik hingga 20% pada tahun ke-7. Untungnya, bank tempat Anda mengajukan KPR menetapkan bunga capped di angka 12%.
Oleh karena itu, bunga cicilan maksimal 12% walaupun bunga BI sedang naik. Jika kondisi bunga pasar dan situasi ekonomi membaik, maka ada kemungkinan bunga KPR pun turun.
Bunga KPR Fix and Cap
Bunga fix and cap adalah salah satu jenis bunga yang menawarkan sistem bertahap. Contohnya, selama dua tahun bank mengenakan bunga fix sebesar 12%.
Namun, pada tahun selanjutnya berubah menjadi 15%. Anda tidak pelu khawatir saat periode bunga fix KPR habis, karena ada kepastian bahwa nilai bunga cap tidak akan lebih dari 15%.
Angsuran fix and cap bersifat fleksibel, sehingga memudahkan perencanaan keuangan. Tak mengherankan apabila banyak masyarakat yang memilih program KPR dengan jenis bunga ini.
Itulah penjelasan singkat tentang apa yang dimaksud dengan fix, floating, cap serta fixed cap. Berikut manfaatnya apabila Anda memahami jenis-jenis suku bunga ini.
Apa Manfaat Mengetahui Jenis-Jenis Suku Bunga?
Foto: housing.com
Mengetahui jenis bunga KPR sangat bermanfaat, terutama jika hendak mengajukan cicilan jangka panjang seperti kredit rumah. Anda bakal merasa lebih mudah dalam hal berikut.
- Memilih program KPR yang pas dengan keadaan finansial.
- Melakukan perencanaan keuangan.
- Memperkirakan jumlah cicilan per bulan dari awal hingga periode kredit selesai.
- Menghitung total nilai aset rumah.
Demikian penjelasan singkat mengenai jenis-jenis bunga KPR, khususnya bunga fix and cap yang bersifat fleksibel. Temukan program KPR di 99.co Indonesia.
Semoga artikel ini bermanfaat.
Baca juga: Seluk-beluk Bunga KPR Mandiri Terbaru