7 Risiko Dinding Rumah Menyatu dengan Tetangga, Bisa Kena Masalah Hukum!

Last update: 21 Mei 2024 4 min read
Author:

Dinding rumah menyatu dengan tetangga sangat rentan dan cukup berisiko.

Bukan tidak mungkin hal tersebut juga dapat menimbulkan masalah di masa depan.

Ada beberapa kondisi yang membuat tembok rumah menyatu dengan tetangga, salah satunya karena bawaan developer.

Bila demikian, hal tersebut tidak jadi masalah, sebab rumah di perumahan pada umumnya sudah dirancang dengan perencanaan yang tepat.

Lain halnya bila rumah berdempetan tanpa perencanaan matang, akan muncul berbagai risiko yang mungkin membuat penghuni jadi kurang tenang.

Lalu, apa saja risiko dinding rumah menyatu dengan tetangga? Untuk tahu lebih lanjut, simak ulasannya di bawah ini.

Risiko Dinding Rumah Menyatu dengan Tetangga

1. Rumah Rentan Berisik

suara berisik karena dinding menyatu dengan tetangga

Pertama, risiko dinding rumah menyatu dengan tetangga adalah kebisingan.

Tembusnya suara tetangga sebenarnya persoalan sepele.

Namun, jika suara bising tersebut terjadi terus-menerus, tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Contohnya apabila kamu bekerja di rumah, suara bising dari tetangga pasti bikin perasaan tidak nyaman.

Parahnya lagi jika suara bising terjadi saat malam hari, kamu mungkin akan kesulitan untuk beristirahat.

Baca juga: Begini Cara Mudah agar Kamar Kedap Suara

2. Privasi yang Terganggu

Dinding rumah yang menyatu dengan tetangga dapat mengurangi privasi, sebab suara kita dapat terdengar sampai ke rumah sebelah. 

Hal tersebut dapat membuat penghuni kurang leluasa dalam beraktivitas.

Belum lagi jika tetangga melakukan renovasi, suara bising yang dihasilkan tentu dapat mengganggu kenyamanan Anda.

3. Hubungan dengan Tetangga menjadi Tidak Harmonis

Hubungan dengan Tetangga Menjadi Tidak Harmonis

Foto: mccm.com

Suara bising dari tetangga dan privasi yang terganggu, jadi dua hal yang memantik risiko retaknya hubungan kamu dengan tetangga.

Akibatnya, hubungan kurang harmonis dengan tetangga dapat membuat penghuninya merasa tidak betah di lingkungan tersebut.

4. Risiko Kebakaran Merembet

Semua orang pasti sudah tahu jika rumah berdempetan seperti hunian dalam gang, memiliki risiko kebakaran yang cukup tinggi.

Pasalnya, bila ada satu rumah terbakar, kemungkinan besar hunian di sebelahnya akan ikut terbakar juga.

Kondisi tersebut sangat berbahaya, sebab rumah tetangga atau hunian di sekitar tidak bisa kita kontrol.

Baca juga: 5 Asuransi Kebakaran Rumah yang Bagus dan Bisa Dipilih

5. Kerusakan Bangunan

Kerusakan Bangunan

Foto: aquaproof.co.id

Risiko paling sering terjadi ketika dinding rumah menyatu dengan tetangga adalah kerusakan bangunan, utamanya dinding rembes.

Dinding rembes dapat timbul saat rumah di sebelah bocor atau kondisi talang airnya tidak dipasang dengan sempurna.

Andai dibiarkan, dinding rembes dari tetangga akan merusak dinding rumahmu.

Akibatnya, rumah jadi terasa lembap, dinding terlihat kotor, hingga masalah lainnya.

Memperbaiki dinding yang rembes akan terasa percuma bila kerusakan di rumah sebelah tidak teratasi.

6. Renovasi Terganggu

Renovasi rumah dapat terganggu jika dinding menyatu dengan tetangga karena batas wilayah yang kurang jelas. 

Selain itu, proses renovasi berpotensi mengganggu struktur bangunan tetangga, begitu pula sebaliknya. 

Sebagai solusi, kamu mesti meminta izin terlebih dulu ke tetangga bila ingin melakukan renovasi.

7. Berpotensi Terjerat Masalah Hukum

masalah hukum akibat dinding menyatu dengan tetangga

Risiko dinding menyatu dengan tetangga yang terakhir berkenaan masalah hukum. 

Terlebih jika kamu menggunakan tembok tetangga sebagai bagian dari bangunan pribadi.

Hal ini tercantum dalam Pasal 2 Perpu No.51 Prp Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin yang Berhak atas Kuasanya, yang berbunyi:

“Dilarang memakai tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah.”

Jika pembangunan tetap dilakukan dengan memanfaatkan tembok milik orang lain, bersiap-siaplah untuk terjerat permasalahan hukum.

Etika membangun rumah satu ini wajib untuk diperhatikan jika kamu ingin memiliki hunian pribadi dari nol.

Cara Menyiasati Rumah Satu Dinding

Untuk meminimalisasi risiko, ada beberapa cara menyiasati rumah satu dinding yang bisa kamu lakukan.

Sebagai panduan, lakukan kiat-kiat di bawah ini:

  1. Memasang peredam suara (soundproofing) pada dinding yang menyatu dengan tetangga. 
  2. Membuat sekat atau partisi tambahan di dalam rumah sebagai lapisan kedap suara pada area yang berbatasan langsung dengan tetangga.
  3. Berkomunikasi baik dengan tetangga ihwal jam-jam tertentu. Sepakati waktu saat suara harus dikurangi untuk menghargai privasi masing-masing.
  4. Meski sulit, cobalah untuk mengajak tetangga merenovasi dinding perbatasan menjadi lebih tebal atau membuat jarak yang cukup.

Itulah beberapa risiko dinding rumah menyatu dengan tetangga, beserta kiat-kita untuk meminimalisasi dampaknya.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.