
Rumah dalam gang yang lokasinya tidak jauh dari pusat kota, kerap dipilih oleh masyarakat untuk mendapatkan hunian murah.
Terlebih saat ini, harga rumah dengan lokasi strategis di perkotaan cenderung tinggi, sehingga sulit dibeli oleh kebanyakan orang.
Rumah gang sendiri memiliki banyak kekurangan, salah satunya tidak mempunyai akses parkir untuk kendaraan roda empat.
Hal ini membuat penghuni rumah di gang harus mencari tempat sewa khusus untuk parkir mobil yang aman dan nyaman.
Nah, bagi kamu yang tetap ingin membeli rumah dalam gang, ada sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.
Apa saja hal tersebut? Cek ulasannya di bawah ini!
Inilah Tips Membeli Rumah Dalam Gang
1. Tentukan Kebutuhan
Hal pertama yang harus kamu perhatikan sebelum membeli rumah gang adalah kebutuhan ruangnya.
Misalnya jika sudah menikah, maka pastikan jumlah kamar tidur yang tersedia mencukupi seluruh anggota keluarga.
Pastikan pula jika hunian incaranmu mempunyai luas yang cukup, agar aktivitas sehari-hari dapat dijalankan dengan baik.
2. Survei Lokasi
Foto: Lifewire
Hal yang perlu disadari adalah kondisi gang di perkotaan berbeda-beda.
Ada gang yang jalannya cukup dilalui oleh kendaraan bermotor, ada pula yang sangat sempit hingga hanya cukup untuk pejalan kaki.
Untuk mendapatkan rumah dalam gang yang ideal, kamu wajib melakukan survei secara langsung.
Pastikan rumah tersebut memenuhi kriteria hunian yang baik, seperti jalannya tidak terlalu sempit, bersih serta memiliki suplai matahari cukup.
Bila kondisi lingkungan rumah dalam gang terlalu padat, sempit hingga gelap, maka sebaiknya hindari.
Pasalnya, kondisi tersebut jauh dari ideal dan sangat tidak nyaman.
3. Cek Kondisi Rumah
Setelah survei lokasi, perhatikan pula kondisi rumah secara menyeluruh.
Ini penting dilakukan untuk memastikan kondisi fisik rumah; apakah huniannya perlu diperbaiki atau tidak.
Selain itu, cek kondisi air, saluran pembuangan, dan sirkulasi udara.
Dengan mengetahui kondisi fisik rumah, kamu bisa melakukan perhitungan tambahan apabila ada biaya renovasi yang perlu dilakukan.
4. Teliti Status Rumah dan Tanah

Tips membeli rumah dalam gang berikutnya adalah, pastikan seluruh dokumen legalitas atau sertifikat rumah tersedia.
Contoh dokumen legalitas itu melingkupi SHM dan PBB.
Ini penting, sebab rumah di gang rawan terhadap sengketa dan berisiko mengalami penggusuran.
5. Tawar Harga Rumah
Rata-rata harga rumah dalam gang bisa 25–30% lebih murah dibandingkan harga rumah di pinggir jalan.
Supaya mendapat keuntungan yang lebih besar, tidak ada salahnya jika kamu menawar harga rumah tersebut.
Namun, tawarlah dengan harga yang masuk akal, jangan sampai menawar dengan potongan yang terlalu tinggi.
6. Fasilitas Umum yang Disediakan

Lalu, apakah bila memiliki mobil kita tidak bisa membeli rumah di gang? Jawabannya tentu bisa.
Pasalnya, ada beberapa kawasan di dekat pemukiman gang yang menyediakan fasilitas sewa parkir, contohnya gang perumahan.
Umumnya, tarif sewa untuk parkir berkisar Rp300–500 ribu per bulan.
Selain parkir, ada beberapa fasilitas umum yang harus tersedia, seperti ruang terbuka hijau dan tempat ibadah.
Pastikan juga lokasi rumah gang tidak jauh dari infrastruktur publik seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, dan lain-lain.
7. Cek Lingkungan Sekitar
Rumah di gang sering diasosiasikan dengan lingkungan yang rawan kejahatan dan bencana banjir.
Maka itu, kamu harus memastikan jika kondisi rumah dalam gang aman.
Minimal lingkungan di dekat gang mempunyai sistem keamanan mumpuni; memiliki CCTV atau pos kamling.
8. Perhatikan Jarak Antar-rumah

Bila kamu sangat tertarik beli rumah dalam gang, usahakan agar hunian incaran dindingnya tidak menempel dengan rumah tetangga.
Jika sudah kadung menempel, tidak ada salahnya untuk merenovasi dinding rumah agar ada jarak dengan tetangga.
Tujuannya untuk mengantisipasi kebakaran, supaya tidak mudah menyebar ke rumah lain.
9. Jalin Komunikasi
Setelah membeli atau membangun rumah di gang, otomatis kamu telah menjadi bagian masyarakat di sana.
Jaga hubungan harmonis dengan berkomunikasi, ikut kerja bakti dan aktif di acara lingkungan sekitar.
Selain komunikasi lancar, tetangga pun tidak akan sungkan membantumu ketika dalam kesulitan.
Itulah beberapa kiat atau tips sebelum membeli rumah dalam gang.
Semoga bermanfaat!