Arsitek Adalah Profesi dengan Segudang Kemampuan. Yuk, Kenali Lebih Jauh!

9 Mar 2020 - Martha

Arsitek Adalah Profesi dengan Segudang Kemampuan. Yuk, Kenali Lebih Jauh!

foto: unsplash

Arsitek adalah orang yang bekerja di bidang arsitektur atau ilmu bangunan. 

Sementara arsitektur sendiri secara sederhana merupakan seni dalam merancang bangunan.

Nah, dari definisi di atas, bisa disimpulkan bahwa tugas arsitek adalah merencanakan, merancang sebuah bangunan, khususnya dari segi fungsi, estetika bahkan juga budaya. 

Bahkan lebih jauh, seorang arsitek juga ikut mengawasi konstruksi bangunan.

Ruang lingkupnya pun tak sekedar bangunan atau interior-nya saja. 

Pekerjaan arsitek adalah mencakup hal yang lebih luas lagi, misalnya lingkup kompleks bangunan, kota, bahkan regional (daerah).  

foto: unsplash

Jika menangani proyek yang lebih besar, seorang arsitek tidak lagi sekedar memberi tugas dan mengawasi agar bangunan sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat dengan klien.

Tapi juga berperan sebagai direksi yang mengontrol pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor. 

Artinya, jika arsitek melihat terjadinya penyimpangan, maka dia bisa menghentikan atau memerintahkan perbaikan atau pengerjaan ulang dari proyek bangunan.

Tidak saja memiliki pengetahuan arsitektur dan hal teknis, kehebatan lain seorang arsitek adalah menguasai ilmu manajemen dan bisnis (seperti perhitungan dan perencanaan anggaran), termasuk berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Jadi jika dirangkum, maka tugas dan tanggung jawab dari mereka yang memiliki profesi arsitek adalah :

  • Membuat Desain Bangunan dengan Rinci

foto: pixabay.com

  • Bekerjasama dengan profesional konstruksi untuk membuat perencanaan, memastikan kelayakan, dampak lingkungan hingga juga anggaran dari proyek yang akan dibuat.

  • Menulis dan mempresentasikan desain, laporan, proposal pada klien dan pihak-pihak terkait.

  • Memilih material bangunan yang akan digunakan.

  • Memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan anggaran, termasuk bisa fleksibel dalam menghadapi kondisi-kondisi tak terduga atau masalah yang muncul selama proses pembangunan.

Lalu bagaimana dengan konsultan arsitek? Apa profesi ini juga ikut terlibat sampai ke tahap pembangunan?

Pada dasarnya arsitek, termasuk konsultan arsitek, merupakan salah satu profesi di bidang rancang bangunan yang menghasilkan produk fisik berupa bangunan tertentu.

Lebih detailnya, konsultan arsitek adalah orang yang memberikan konsultasi dalam merencanakan bangunan.

Misalnya memberikan solusi desain baik dalam bentuk gambar dua dimensi atau tiga dimensi.

foto: pixabay

Seorang konsultan harus bisa menjelaskan secara rinci mulai dari alasan dibalik pemilihan desain, kelebihan atau keunggulannya, cara merealisasikan desain tersebut termasuk anggaran dana, hingga resiko dari desain dan lain-lain.

Seorang konsultan arsitek juga harus menyusun rencana pembangunan, termasuk mengatur pelaksanaan pembangunan.

Nah, seperti yang disinggung sebelumnya, bahwa profesi di bidang arsitek adalah pekerjaan yang menghasilkan produk mulai dari lingkup interior, bangunan, kompleks bangunan hingga skala kota. 

Jadi ada arsitek yang hanya memfokuskan pekerjaannya pada spesialisasi tertentu.  

Misalnya khusus melayani hunian atau komplek hunian, ada pula yang fokus pada apartemen atau bangunan tinggi lainnya seperti perkantoran dan hotel. 

Hingga ada yang berfokus pada bangunan bersejarah, desain perkotaan dan proyek-proyek renovasi bangunan. 

Secara garis besar, profesi arsitek terbagi ke dalam beberapa bidang:

Arsitek Bidang Industri

foto: pixabay

Beberapa ciri arsitektur bidang industri di antaranya:

  • Contoh bangunannya adalah pabrik, jembatan, bandara dan sebagainya.

  • Dibutuhkan arsitek yang memiliki banyak pengetahuan akan struktur.

  • Dalam hal ini keterampilan yang harus dimiliki seorang arsitek adalah mengembangkan rencana desain, dengan mengacu pada struktur bangunan dan selalu menjaga ukuran, besaran ruang dan batasan lainnya.

Ciri tersebut juga bisa bervariasi seiring dengan pengalaman bekerja.

Arsitek Bidang Desain Komersial

foto: pexels

  • Contoh bangunannya adalah mal, gedung kantor, hotel, rumah sakit atau sarana publik lainnya.

  • Karena ini merupakan proyek besar, maka arsitek di sini harus membuat desain yang sangat detail dan terstruktur.

  • Biasanya arsitek di bidang ini banyak bekerja baik di lapangan maupun kantor. Tugasnya termasuk mengatur pertemuan dengan para pengambil keputusan.

  • Dan bisa saja arsitek yang terlibat di sini lebih dari satu, karena lingkup proyek-nya yang berskala besar.

Arsitek Bidang Desain Hunian

foto: unsplash

  • Contoh bangunannya adalah rumah, perumahan, gedung apartemen, vila, bungalow dan sebagainya.

  • Dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk bisa memenuhi permintaan klien yang cenderung ingin memiliki hunian yang estetis dan unik.

  • Selain memenuhi keinginan personal klien akan nilai estetika, arsitek di sini juga tetap harus fokus dalam merencanakan desain bangunan dan memenuhi spesifikasi yang diminta.

Arsitek Bidang Desain Pertamanan

foto: pixabay

  • Contoh produknya adalah berupa area di luar bangunan seperti taman dan kebun.

  • Selain bekerjasama dengan kontraktor lansekap, arsitek di sini juga berkoordinasi dengan pihak tata kota untuk mengikuti rencana pengembangan kota yang bersangkutan.

  • Yang jadi fokus arsitek adalah struktur, aspek kelayakan dan dampak bagi lingkungan, termasuk tentunya aspek keindahan dan fungsi. 

Arsitek Bidang Desain Green Building

foto: pixabay

  • Desain bangunannya fokus pada pendekatan ramah lingkungan atau green building

  • Menggunakan material dan fitur-fitur yang ramah lingkungan, serta menghindari desain yang berpengaruh buruk pada lingkungan.

  • Dalam membuat bangunan seperti gedung perkantoran, komplek hunian dan lain-lain, selalu mempertimbangkan keselarasan dengan alam atau lingkungan.

Selain dari spesialisasi jenis bangunan seperti di atas, arsitektur pun juga ada yang memiliki spesialisasi gaya desain misalnya desain minimalis, klasik dan sebagainya.

***

Ternyata banyak juga ya, keahlian dan keterampilan yang harus dimiliki seorang arsitek? 

Wajar saja, karena untuk bisa menjadi seorang profesional, arsitek diwajibkan memenuhi sejumlah standar. 

Adalah Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang salah satu tugasnya mengeluarkan Sertifikat Keahlian Arsitek (SKA).

foto: pixabay

SKA arsitek adalah sebuah lisensi bagi seorang arsitek yang dirilis berdasarkan standar-standar tertentu dan menjadi patokan untuk merumuskan kemampuan arsitek, contohnya saja:

  • Kemampuan dalam menghasilkan rancangan arsitektur yang memenuhi estetika dan persyaratan teknis.

  • Pengetahuan memadai tentang sejarah dan teori arsitektur, termasuk seni dan teknologi.

  • Pemahaman terhadap hubungan antara manusia, bangunan dan lingkungan.

  • Memiliki pengetahuan fisik dan fisika, teknologi dan juga fungsi bangunan.

  • Menguasai pengetahuan mengenai pendanaan, manajemen dan pengendalian biaya.

Masih ada beberapa standar lainnya yang harus dipenuhi oleh seorang arsitek. 

Jadi tak heran ya, dengan segala pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki, seorang arsitek bisa merancang dan membuat bangunan cantik atau megah seperti yang banyak kita jumpai saat ini.

Author:

Martha