
Jangan sembarangan saat merencanakan pembangunan ruko sebagai tempat usaha, terutama soal anggarannya.
Mengetahui secara rinci biaya bangun ruko 1 lantai sederhana bisa membantumu dalam menyusun anggaran yang realistis.
Berkat penyusunan anggaran yang sesuai, kamu bisa menghindari pembengkakan dana di tengah jalan.
Dalam artikel ini, kami telah membahas estimasi rincian biaya bangun ruko, terutama soal komponen utama yang memengaruhinya.
Sebagai referensi, kamu bisa mengetahui estimasi biaya bangun ruko 1 lantai sederhana dengan ukuran sekitar 60 meter persegi di bawah ini.
Biaya Desain & Perencanaan
Ini adalah biaya yang sifatnya opsional.
Artinya, kamu bisa menggunakan jasa arsitek atau drafter, atau tidak.
Namun, jika ingin menggunakan jasa tersebut, berikut perkiraannya:
- Estimasi Biaya: Rp1.000.000 – Rp3.000.000
- Keterangan: Termasuk gambar kerja, denah, tampak depan, dan potongan bangunan.
Baca juga: Contoh Surat Perjanjian Sewa Ruko dan Biaya Pembuatannya di Notaris
Biaya Konstruksi dan Material Bangunan
Berikutnya, aspek yang mesti dihitung dalam biaya membangun ruko adalah konstruksi dan material bangunan.
Ini merupakan komponen yang wajib ada. Simak detailnya:
| Komponen | Estimasi Harga per m² | Total (untuk 60 m²) |
| Struktur & Pondasi | Rp500.000 – Rp800.000 | Rp30.000.000 – Rp48.000.000 |
| Dinding & Plesteran | Rp250.000 – Rp350.000 | Rp15.000.000 – Rp21.000.000 |
| Lantai (keramik) | Rp150.000 – Rp250.000 | Rp9.000.000 – Rp15.000.000 |
| Atap (rangka & penutup) | Rp300.000 – Rp450.000 | Rp18.000.000 – Rp27.000.000 |
| Finishing (cat, plafon, dll) | Rp200.000 – Rp300.000 | Rp12.000.000 – Rp18.000.000 |
Pintu, Jendela, dan Rolling Door
Tanpa adanya komponen ini, tentu saja ruko yang kamu bangun tidak akan memiliki akses dan sirkulasi udara mumpuni.
Ini adalah rincian biayanya:
- Rolling door atau folding gate (depan): Rp3.000.000 – Rp5.000.000
- Pintu belakang dan jendela: Rp2.000.000 – Rp4.000.000
- Total Estimasi: Rp5.000.000 – Rp9.000.000
Baca juga: Cara Menghitung Harga Jual Ruko 1 dan 2 Lantai yang Tepat agar Tidak Rugi
Instalasi Listrik & Air
Jangan lupa juga untuk menghitung biaya instalasi listrik dan air.
Biaya tersebut meliputi lampu, stop kontak, MCB, dan instalasi air bersih serta saluran pembuangan. Berikut rinciannya”
- Instalasi listrik (lampu, stop kontak, MCB): Rp1.500.000 – Rp2.500.000
- Instalasi air bersih dan saluran pembuangan: Rp1.500.000 – Rp3.000.000
- Total Estimasi: Rp3.000.000 – Rp5.500.000
Biaya Tenaga Kerja
Untuk menghitung biaya tenaga kerja, kita bisa berasumsi tukang utama dua orang dan kenek satu orang.
Berikut adalah perhitungannya:
Tukang utama: 2 orang
- Kenek (pembantu tukang): 1 orang
- Durasi pembangunan: ±40 hari kerja
Upah harian:
- Tukang: Rp150.000/hari
- Kenek: Rp100.000/hari
Total Biaya Tenaga Kerja:
- Tukang: 2 × Rp150.000 × 40 hari = Rp12.000.000
- Kenek: 1 × Rp100.000 × 40 hari = Rp4.000.000
Total Tenaga Kerja Harian: Rp16.000.000
Baca juga: 9 Inspirasi Desain Ruko 2 Lantai Minimalis Aesthetic yang Kekinian
Total Estimasi Biaya Bangun Ruko 1 Lantai Sederhana (Sistem Harian)
Dari beberapa perhitungan di atas, mari kita hitung total estimasi biaya bangun ruko 1 lantai sederhana dengan sistem harian.
Berikut hitungannya:
| Komponen | Estimasi Biaya |
| Desain & Perencanaan | Rp1.000.000 – Rp3.000.000 |
| Konstruksi & Material | Rp84.000.000 – Rp129.000.000 |
| Pintu, Jendela, Rolling Door | Rp5.000.000 – Rp9.000.000 |
| Instalasi Listrik & Air | Rp3.000.000 – Rp5.500.000 |
| Tenaga Kerja (harian) | Rp16.000.000 |
| Total Biaya Keseluruhan | Rp109.000.000 – Rp162.500.000 |
Sekarang, kamu sudah mengetahui estimasi detail biaya bangun ruko 1 lantai sederhana.
Dengan biaya sekitar Rp100 jutaan-Rp160 jutaan, kamu sudah bisa memiliki ruko fungsional baik untuk kebutuhan usaha maupun investasi.
Semoga rincian biaya ini membantumu rencanakan pembangunan ruko dengan lebih matang dan terarah.