
Rumah tipe 70 dianggap ideal karena ukurannya yang pas.
Namun, dalam membangun rumah, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan, mulai dari menggunakan jasa kontraktor, arsitek, hingga membeli rumah siap huni.
Memilih kontraktor dengan sistem borongan memungkinkan Anda mendapatkan harga yang lebih terjangkau dan pengerjaan yang lebih cepat.
Sementara jasa arsitek memberi kesempatan membangun rumah yang lebih estetis dan fungsional sesuai kebutuhan.
Sedangkan rumah siap huni mengharuskan Anda menyesuaikan diri dengan kondisi rumah yang sudah jadi.
Ya, membangun rumah tipe 70 memang perlu menyesuaikan dengan kebutuhan, tetapi satu hal yang pasti: sebelum memulai, penting untuk mengetahui estimasi biaya pembangunannya.
Lantas, berapa sebenarnya biaya bangun rumah tipe 70?
Mengenal Rumah Tipe 70
1. Penjelasan Rumah Tipe 70

Sesuai dengan namanya, rumah tipe 70 merupakan rumah yang memiliki luas bangunan 70 m2.
Dalam penulisan tipenya, rumah ini biasanya ditulis dengan garis miring (/) seperti 70/120 atau juga 70/150 ‒ itu merupakan keterangan luas rumah dan luas lahan.
Artinya, rumah ukuran rumah seluas 70 m2 dan ukuran lahannya seluas 120 m2 atau 150 m2.
Rumah tipe 70 memiliki ukuran bangunan yang cukup luas.
Meski demikian, rumah tipe ini juga kerap dibangun dua lantai untuk mengoptimalkan penggunaan lahan.
Dengan dibangun dua lantai, Anda juga bisa memberikan pemisah antara lantai umum dan lantai pribadi.
2. Spesifikasi Rumah Tipe 70
Mengingat luas bangunan ini terbilang cukup, apalagi kalau dibangun di lahan seluas 150 m2, tentu banyak hal yang bisa dioptimalkan.
Pada tipe rumah di bawah tipe 70, ketersediaan ruang tidur kerap menjadi masalah yang cukup berarti.
Pasalnya, rumah di bawah tipe ini maksimal hanya memiliki dua kamar tidur saja.
Beda halnya dengan tipe rumah ini yang bisa memiliki tiga sampai empat kamar.
Selain itu, fungsi ruangan yang lainnya pun tidak terlalu banyak dikorbankan.
Setidaknya masih tersisa lahan di depan dan belakang untuk dijadikan taman dan carport.
Baca juga: 11 Tata Cara Mengontrakkan Rumah Disertai Contoh Kwitansinya
Biaya Bangun Rumah Type 70
Nah, berikut RAB rumah type 70 yang penting untuk Anda ketahui.
1. Biaya Tanah
Luas tanah paling umum untuk rumah tipe 70 adalah 120 m2.
Untuk menghitung harga tanahnya, Anda harus melakukan riset harga tanah di sekitar daerah yang ingin dibeli.
Jika harganya sudah pasti, sebagai contoh diasumsikan Rp2.500.000 per meter, biaya pembelian tanahnya 120 x Rp2.500.000 = Rp300.000.000.
Ingat, semakin strategis letak tanah yang ingin dibeli, semakin tinggi pula harga jualnya.
Jika ingin menekan anggaran, sebaiknya Anda memilih lokasi tanah dengan kisaran harga yang murah.
2. Biaya Bangunan
Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk menentukan estimasi biaya bangun rumah type 70, yaitu dengan menentukan jasa pembangunannya.
Jasa pembangunan yang paling umum digunakan adalah sistem borongan dengan biaya sekitar Rp2.500.000–Rp5.000.000 per meternya.
Jadi, untuk rumah tipe 70 dengan asumsi biaya per meter Rp4.000.000, biaya pembangunannya 70 x Rp4.000.000 = Rp280.000.000.
Penghitungan per meter ini hanya merupakan penghitungan kasar, sebab nanti biayanya bisa didiskusikan kembali dengan pihak kontraktor.
Kontraktor pasti akan memberikan rincian biaya pembangunan melalui rancangan anggaran biaya (RAB).
3. Biaya Jasa Arsitek
Untuk Anda yang tertarik menggunakan jasa arsitek agar rumah yang akan dibangun lebih fungsional dan menarik, harus paham juga penghitungan tarif jasanya.
Tarif jasa arsitek sudah ditentukan oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yakni 8 persen dari biaya pembangunan.
Namun, ada juga yang dihitung per meter, sekitar Rp100.000 sampai Rp1.000.000 per meternya.
Biaya Bangun Rumah Type 70 di Desa

Membangun rumah tipe 70 di desa tentu memiliki tantangan dan perbedaan tersendiri.
Berikut rincian biaya bangun rumah tipe 70, sebagaimana dilansir dari Merdeka.com:
- Bata merah kecil ukuran 17x8x4 cm: Rp650/biji
- Bata merah besar ukuran 20x10x5 cm: Rp950/biji
- Semen ukuran 50 kg: Rp50.000
- Batako: Rp1.500–Rp3.500/biji
- Besi beton: Rp28.000–Rp93.000/batang
- Baja ringan: Rp60.000/batang
- Pasir: Rp250.000/meter kubik
Sementara itu, rincian biaya untuk tukang bangunan adalah sebagai berikut:
- Upah tenaga kerja harian: Rp125.000–Rp250.000/hari
- Upah tenaga kerja borongan: Rp100.000–Rp250.000/hari
- Borongan rumah standar: Rp3.000.000–Rp5.000.000/m2
- Borongan kontraktor: Rp4.500.000–Rp10.000.000
Baca juga: 24 Desain Rumah Minimalis 2 Lantai & Biaya Pembangunannya
Itulah informasi lengkap mengenai biaya bangun rumah type 70.
Semoga bermanfaat!
