
Bagi sebagian orang, membangun rumah dengan anggaran Rp100 juta mungkin cukup realistis, terutama jika memiliki sebuah lahan kosong. Berikut adalah rincian biaya bangun rumah 100 juta yang bisa dijadikan referensi.
Sebelum membangun rumah, rincian biaya adalah hal krusial yang perlu diketahui.
Pasalnya, kisaran biaya bangun rumah bervariasi, tergantung luas bangunan rumah, desain, jumlah lantai bangunan, jenis material, dan sebagainya.
Pertanyaannya, apakah bisa membangun rumah dengan bujet sekitar Rp100 jutaan?
Tentunya bisa, tetapi rumah yang dibangun tergolong minimalis.
Agar lebih jelas, simak ulasan mengenai rincian biaya bangun rumah sederhana Rp100 jutaan di bawah ini!
Rincian Biaya Bangun Rumah 100 Juta
1. Menentukan Luas Bangunan Rumah
Hal pertama cara bangun rumah 100 juta adalah menentukan luas bangunan rumah yang akan dibangun.
Untuk bujet sekitar Rp100 jutaan, idealnya kamu bisa membuat rumah sederhana tipe 36.
2. Biaya Material Bangunan
Elemen lain yang tidak boleh luput dari perencanaan membangun rumah adalah menghitung anggaran pembelian material.
Besar-kecilnya dana untuk pembelian material, ditentukan oleh desain dan luas rumah yang akan dibangun.
Misalnya, biaya bangun rumah mewah 1 lantai, tentu berbeda dengan biaya membangun rumah dengan desain rumah sederhana.
Sama halnya dengan berapa kamar yang kamu butuhkan di rumah.
Jika ingin membangun rumah 4 kamar tidur, tentu jumlah uang yang dikeluarkan akan berbeda dengan rumah 2 kamar tidur.
Hitunglah biaya material yang dikeluarkan mulai dari yang terkecil hingga terbesar.
Catat daftar material tersebut dalam RAB secara jelas dan mendetail.
Baca Juga:
Contoh RAB Rumah Berbagai Tipe dan Cara Membuatnya
3. Hitung Biaya Tenaga Kerja atau Tukang
Saat menyusun rincian biaya bangun rumah 100 juta, biaya tukang bangunan adalah hal terpenting yang mesti dipersiapkan.
Pasalnya, ongkos tukang bangun rumah biasanya berbeda-beda, tergantung sistem yang dipilih.
Kamu bisa memilih sistem pembayaran upah tukang secara harian, borongan jasa, atau borongan penuh.
Rata-rata, upah harian tukang berkisar Rp150–200 ribu per orang.
Sementara itu, upah borongan jasa dihitung berdasarkan luas lahan rumah, kisarannya mencapai Rp600–800 ribu per meter persegi.
Bagaimana dengan upah borongan penuh? Hampir sama dengan upah borongan jasa, hanya saja ditambah dengan biaya material.
Upah ini umumnya dikenakan sebesar Rp3–5 juta per meter persegi.
4. Hitung Total Biaya Bangun Rumah
Langkah terakhir merencanakan rincian biaya bangun rumah 100 juta adalah menghitung total biaya pembangunan rumah tersebut.
Asumsikan bila kamu hendak membangun rumah minimalis tipe 36 dengan dimensi 6×6 meter.
Nah, kamu membangun rumah tersebut dengan sistem borongan penuh sehingga tidak perlu lagi memikirkan biaya material.
Seperti disebutkan di atas, biaya pembangunan rumah dengan sistem borongan penuh dipatok berkisar Rp3–5 juta per meter persegi.
Asumsikan jika biaya borongan pembangunan rumah tersebut dipatok Rp3 juta.
Dengan demikian, biaya bangun rumah tipe 36 dengan dimensi 6×6 lewat sistem borongan penuh adalah sebagai berikut:
- 36 (total luas bangunan) x 4 juta (harga pembangunan sistem borongan) = Rp108 juta.
Contoh RAB Biaya Bangun Rumah 100 Juta
Patut diketahui, harga di atas hanyalah estimasi.
Biayanya bisa lebih tinggi atau rendah, tergantung ongkos tukang dan material yang dipilih.
Selain itu, rincian harga di atas hanya memperhitungkan total biaya pembangunan rumahnya saja, belum termasuk biaya pembelian tanah dan pengurusan sertifikat.
Oleh karena itu, perhitungan di atas hanya bisa dijadikan bayangan awal untuk menentukan bujet pembangunan rumah impianmu.
Sebagai gambaran, berikut adalah contoh RAB biaya bangun rumah 100 jutaan.
| No | Uraian Pekerjaan | Satuan | Volume | Harga Satuan (Rp) | Jumlah (Rp) |
| 1 | Persiapan Lahan | Paket | 1 | 5.000.000 | 5.000.000 |
| 2 | Pondasi | m3 | 20 | 1.500.000 | 30.000.000 |
| 3 | Struktur | m3 | 30 | 1.200.000 | 36.000.000 |
| 4 | Dinding | m3 | 150 | 150.000 | 22.500.000 |
| 5 | Atap | m3 | 120 | 200.000 | 24.000.000 |
| 6 | Lantai | m3 | 100 | 100.000 | 10.000.000 |
| 7 | Plafon | m3 | 100 | 80.000 | 8.000.000 |
| 8 | Pintu dan Jendela | Set | 10 | 1.000.000 | 10.000.000 |
| 9 | Instalasi Listrik | Paket | 1 | 5.000.000 | 5.000.000 |
| 10 | Instalasi Air Bersih | Paket | 1 | 3.000.000 | 3.000.000 |
| 11 | Finishing Lainnya | Paket | 1 | 10.000.000 | 10.000.000 |
| Total | 194.500.000 |
Baca juga: 5 Cara Menghitung Estimasi Biaya Renovasi Rumah Sederhana
***
Demikian rincian biaya bangun rumah 100 juta.
Semoga cara menghitung biaya bangun rumah tersebut bisa dijadikan referensi.
Apabila kamu sedang mencari rumah Rp100 jutaan, cek satu per satu di portal properti www.99.co/id!