
Sedang berencana membangun septic tank? Sebelum itu, ketahui berapa biaya pembuatan septic tank termasuk material dan ongkos pekerja.
Septic tank atau tangki septik adalah salah satu bagian penting dalam sebuah rumah yang berfungsi sebagai tempat menampung limbah kotoran manusia.
Tangki ini tidak bisa asal dibuat untuk menampung saja, tapi harus diperhatikan detail-detailnya sesuai standar yang berlaku.
Pasalnya, tangki yang buruk bisa mengakibatkan limbah merembes ke dalam tanah sehingga mencemari air.
Apabila air tercemar oleh limbah manusia, air tersebut sudah tidak layak konsumsi lagi.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami terlebih dahulu rincian biaya pembuatan septic tank di bawah ini!
Rincian Biaya Pembuatan Septic Tank

Secara umum, tangki septik merupakan salah satu bagian rumah yang tidak memberikan banyak tuntutan kepada pemilik rumah.
Pasalnya, jarang dijumpai renovasi tangki septik karena konstruksinya sendiri dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Kisaran biaya buat septic tank pun umumnya tidak akan menghabiskan biaya lebih dari Rp5 juta.
Namun, hal ini disesuaikan kembali dengan biaya masing-masing daerah, sebab ada perbedaan harga material dan biaya tukang.
Berikut ini penjelasan rincian biaya pembuatan septic tank yang perlu diketahui:
1. Biaya Material Membuat Septic Tank
Hal terpenting dalam pembuatan tangki septik adalah pemilihan material yang digunakan untuk pembuatannya.
Material yang dibutuhkan biasanya meliputi semen, pasir, batu bata, besi beton, kawat beton, dan sebagainya.
Untuk mendapatkan harga yang kompetitif dengan kualitas yang bagus, sebaiknya lakukan survei atau riset harga pasar.
Sebagai acuan, berikut jumlah dan biaya membuat septic tank kategori material:
| Material | Kebutuhan | Biaya |
| Semen | 5 sak | Rp262.500 |
| Batu bata | 1.000 buah | Rp750.000 |
| Pasir | 1 mobil bak kecil | Rp400.000 |
| Baut pembuka (DOP) | – | Rp25.000 |
| Batu split | – | Rp 250.000 |
| Besi beton diameter 10 mm | 5 batang | Rp300.000 |
| Kawat beton | 1 kg | Rp20.000 |
| Kayu kaso | – | Rp20.000 |
| Papan triplek 2×10 | 1 lembar | Rp35.000 |
| TOTAL | – | Rp2.062.500 |
Baca juga: Rincian Biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Cara Menghitungnya dengan Mudah
2. Ongkos Tukang dan Kuli
Selain kebutuhan material, hal yang juga harus diperhitungkan adalah biaya ongkos tukang atau upah para pekerja.
Untuk menghitung ongkos tukang dan kuli sistem harian, hitung terlebih dahulu total waktu yang diperlukan untuk membuat tangki septik tersebut.
Umumnya, pembuatan tangki septik membutuhkan waktu sekitar 7 hari.
Jadi, apabila ongkos tukang sebesar Rp120.000 dan ongkos kuli Rp100.000, berikut adalah rincian biaya yang harus disiapkan:
- Ongkos tukang: 7 x Rp120.000 = Rp840.000
- Ongkos kuli: 7 x Rp100.000 = Rp700.000
- Total ongkos pekerja: Rp840.000 + Rp700.000 = Rp1.540.000
Dengan demikian, total biaya yang kamu perlukan untuk membangun tangki septik termasuk biaya material dan pekerja adalah Rp2.062.500 + Rp1.540.000 = Rp3.602.500.
Biaya tersebut belum termasuk pengeluaran tak terduga.
Oleh karena itu, siapkan setidaknya dana tak terduga 10 persen dari total biaya yang diperlukan.
Ukuran Standar Septic Tank
Ketika hendak membuat tangki pembuangan, pastikan Anda mengikuti ukuran standar septic tank berdasarkan SNI.
Standar tersebut mengatur material wadah, desain ukuran, serta jarak aman konstruksi dengan sumber air.
Ukuran tangki septik ideal memiliki ketinggian 1,5 meter, lebar 1 meter, dan panjang 1 meter.
Selain itu, ukuran tangki septik tersebut juga harus kembali disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah dan pemakaian kloset.
Semakin banyak penghuni, idealnya tangki septik dibuat dengan ukuran yang melebihi ukuran standarnya.
Berikut ini referensi ukuran septic tank yang dapat digunakan berdasarkan jumlah anggota keluarga:
- 1-3 orang: 180 cm x 120 cm x 250 cm
- 4-6 orang: 240 cm x 150 cm x 300 cm
- 7 orang ke atas: 300 cm x 180 cm x 350 cm
Jenis-Jenis Septic Tank
Tak hanya septic tank konvensional saja, masih ada jenis-jenis septic tank lainnya yang bisa dikelompokkan dari bahan dasar pembuatannya. Berikut di antaranya:
1. Septic Tank Beton
Sesuai dengan namanya, tangki septik beton dibuat dari beton pracetak dengan berat jenis kurang lebih sekitar 2,40.
Dengan berat jenis tersebut, tangki ini bisa menahan gaya apung ketika diletakkan di dalam tanah.
2. Septic Tank Baja
Tangki septik baja bisa dibilang sebagai jenis yang paling jarang digunakan saat ini.
Hal ini dikarenakan daya tahannya yang tergolong rendah dan harganya yang mahal.
3. Septic Tank Plastik
Tangki septik plastik atau tangki septik poli merupakan alternatif terbaik dari jenis beton dan baja.
Keunggulan dari jenis ini adalah daya tahannya yang terbilang kuat dan harganya yang lebih terjangkau.
Tips Membuat Septic Tank
Supaya anggaran tidak membengkak, terdapat sejumlah tips yang bisa Anda terapkan ketika ingin membangun septic tank. Berikut di antaranya:
- Lakukan survei harga bahan bangunan terlebih dahulu.
- Buat rencana anggaran biaya.
- Pilih ukuran septic tank yang sesuai.
- Gunakan tukang atau kontraktor tepercaya.
FAQ
Berapa hari membuat septic tank?
Secara umum, waktu yang dibutuhkan untuk membuat septic tank secara umum tidak lebih dari 7 hari.
Berapa ukuran standar septic tank?
Menurut SNI 2398:2017, standar ukuran septic tank adalah berukuran segi empat dengan perbandingan panjang dan lebarnya sampai 2:1 sampai 3:1.
Lebar tangki minimal 0,75 (m), panjangnya minimal 1,5 m, dan tinggi tangki minimal 1,5 m termasuk ambang batas 0,3 m.
Bolehkah membuat septic tank dalam rumah?
Septic tank tidak disarankan dibuat di dalam rumah karena berpotensi mencemari air dan lingkungan.
Jarak antara rumah atau bangunan dengan septic tank minimal 1,5 m, sedangkan jarak dari sumur resapan minimal sejauh 10 m.
Berapa meter kedalaman septic tank?
Kedalaman septic tank yang direkomendasikan sekitar 1,5 m sampai 1,8 m.
Baca juga: Estimasi Biaya Buat Rumah Ukuran 5×7 Disertai RAB
Itulah informasi lengkap mengenai biaya pembuatan septic tank.
Semoga bermanfaat!
**Gambar: Detik