
Saat ini, bisnis sewa apartemen dinilai sangat menjanjikan, salah satu faktornya karena kebutuhan tempat tinggal yang semakin meningkat.
Apalagi di kota-kota besar, banyak orang yang mencari tempat tinggal sementara dengan lokasi dan fasilitas lengkap.
Maka itu, wajar jika apartemen banyak dilirik oleh masyarakat luas.
Keuntungan yang didapat dari bisnis sewa apartemen pun cukup besar.
Nah, bila Anda tertarik menjalankan bisnis sewa apartemen, simak cara memulainya lewat artikel ini.
Baca juga: 7 Cara Jual Apartemen agar Cepat Laku dengan Harga Tinggi
Cara Memulai Bisnis Sewa Apartemen untuk Pemula
1. Pilih Lokasi Strategis

Sebelum memulai bisnis sewa menyewa, Anda harus jeli dalam memilih apartemen yang tepat.
Apartemen yang disukai oleh calon penyewa biasanya memiliki lokasi strategis dan akses yang mudah.
Lokasi apartemen harus dekat ke mana-mana, termasuk sekolah dan kampus, transportasi umum, area bisnis, serta tempat hiburan.
Jika lokasinya strategis, maka akan lebih mudah untuk memasarkan apartemen tersebut kepada orang lain.
Contohnya Klaska Residence di Surabaya, banyak orang yang tertarik tinggi di apartemen karena lokasinya yang strategis.
2. Kenali Target Pasar
Kemudian, kenali target pasar yang ingin Anda tuju, misalnya mahasiswa, keluarga, atau pekerja profesional.
Jika target pasarnya sudah jelas, maka Anda dapat menyesuaikan fasilitas, harga, dan kebutuhan calon konsumen.
Selain itu, target pasar yang spesifik bisa membantu Anda dalam menentukan lokasi unit apartemen yang tepat.
Contohnya bila Anda menargetkan pekerja, maka apartemen tersebut sebaiknya cukup dari area perkantoran dan moda transportasi umum.
3. Tawarkan Fasilitas Menarik
Kebanyakan calon konsumen menginginkan unit apartemen yang memiliki fasilitas lengkap.
Maka itu, sebagai pihak pengelola, Anda mesti menyediakan fasilitas lengkap yang dibutuhkan calon penyewa.
Bila memungkikan, tawarkan fasilitas yang lebih baik dari kompetitor.
Misalnya, tawarkan apartemen dengan kondisi full furnished, WiFi atau langganan streaming video gratis.
Selain itu, Anda dapat membebaskan penyewa dari biaya parkir atau Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL).
4. Patok Harga Sewa yang Kompetitif
Agar untung, cara bisnis sewa apartemen berikutnya adalah menetapkan harga yang kompetitif.
Untuk menentukan harga sewa yang tepat, Anda harus melakukan riset pasar terlebih dulu.
Cari tahu harga pasaran sewa apartemen di lokasi tersebut.
Selain itu, harga sewa dapat ditentukan berdasarkan fasilitas yang disediakan.
Paling penting, usahakan harga sewanya tidak terlalu mahal atau murah.
6. Jaga Kondisi Unit Sebaik Mungkin

Walau tidak dihuni oleh siapapun, Anda tetap harus menjaga unit apartemen tersebut agar tidak terlihat usang.
Rawat dan pantau kondisi apartemen secara berkala untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.
Bila perlu, Anda bisa melakukan renovasi secara berkala, misalnya pengecatan ulang, perbaikan kerusakan, serta melakukan upgrade furnitur.
Dengan begitu, apartemen akan senantiasa terlihat baru, meski sudah dihuni oleh banyak orang.
Baca juga: Mudah! Ini Cara Sewa Apartemen Bulanan & Aplikasinya
7. Promosikan secara Efektif
Agar apartemen laku dalam waktu singkat, pastikan Anda melakukan promosi secara efektif.
Salah satu caranya menggunakan platform online seperti situs jual beli properti, media sosial, dan website pribadi.
Setiap iklan apartemen yang dibuat harus memuat deskripsi yang jelas dan foto berkualitas.
Bila tertarik memasang iklan di situs jual beli properti, Anda bisa beriklan di 99.co Indonesia.
Situs ini punya reputasi yang baik, menjanjikan traffic atau leads tinggi bagi para pemilik iklan.
8. Jalin Kemitraan dengan Agen Properti
Terkadang promosi yang dilakukan sendiri kurang efektif, terutama bila Anda masih pemula di bidang ini.
Sebagai solusi, cobalah menjalin kemitraan dengan agen properti profesional.
Mereka dapat membantu Anda mencarikan konsumen potensial, bahkan mengurus proses sewa menyewa sampai selesai.
Langkah ini memang membutuhkan biaya tambahan, lantaran ada komisi agen yang harus dibayarkan.
Namun, jangan khawatir karena besarannya hanya mencapai 2–5% dari nilai sewa apartemen.
9. Perhatikan Aspek Legalitas
Bila Anda baru memulai bisnis sewa apartemen, usahakan aspek legalitasnya terpenuhi dengan baik.
Aspek legalitas ini mencakup dokumen unit apartemen tersebut, salah satunya sertifikat.
Sertifikat bisa menjadi bukti bahwa apartemen yang dipasarkan adalah milik Anda pribadi.
Selain itu, setiap transaksi yang dilakukan harus disertai dengan surat perjanjian.
Surat ini berguna untuk menjelaskan hak dan kewajiban para pihak, serta aturan-aturan yang terkait di dalamnya.
10. Tawarkan Fasilitas Berbayar
Selanjutnya, Anda juga bisa menambahkan beberapa fasilitas berbayar yang berhubungan dengan kebutuhan penghuni.
Misalnya cleaning service dan laundry, banyak penghuni yang tidak keberatan membayar biaya lebih untuk mendapatkan fasilitas tersebut.
Malahan dengan adanya fasilitas ini, apartemen Anda jadi punya daya tarik lebih dibandingkan apartemen lainnya.
Bagi pemilik apartemen, jasa ini juga bisa jadi keuntungan tambahan di luar biaya sewa unit.
11. Berikan Layanan Terbaik
Cara bisnis sewa apartemen yang terakhir adalah dengan memberi layanan yang terbaik.
Tidak perlu muluk-muluk, bersifat kooperatif dan fast response juga tergolong sebagai layanan terbaik, lho.
Hal sederhana ini bisa meningkatkan kepuasan penghuni, agar mereka merasa betah menempati di apartemen tersebut.
Baca juga: 4 Jenis Sertifikat Apartemen yang Perlu Diketahui
Itulah cara memulai bisnis sewa apartemen yang bisa diikuti oleh para pemula.
Selamat mencoba!