
Reksadana adalah jenis produk investasi di mana dana investasi dari sejumlah investor dikumpulkan dan diwadahi menjadi satu produk investasi. Dana investasi yang terkumpul ini lalu diinvestasikan pada sekelompok aset demi mencapai tujuan investasi.
Orang-orang tertarik berinvestasi reksadana karena jenis investasi ini memiliki beberapa keunggulan. Seperti diversifikasi yang membuat investasi Anda menjadi lebih aman.
Dalam reksadana, uang yang Anda investasikan digabungkan dengan uang orang lain yang berinvestasi juga.
Reksadana menawarkan investasi yang bervariasi sehingga Anda sebagai investor akan lebih mudah melakukan diversifikasi dibandingkan obligasi individu dan kepemilikan saham.
Manfaat diversifikasi ini dapat Anda rasakan ketika ada beberapa kinerja investasi yang buruk. Anda masih dapat mendapat keuntungan dari investasi Anda yang lainnya.
Keunggulan lain dari reksadana adalah Anda dibantu oleh seorang manajer investasi. Mengingat bahwa reksadana merupakan gabungan dana dari banyak investor yang diurus berbarengan dalam portofolio investasi, maka harus ada manajer yang mengaturnya.
Manajer investasi yang menentukan pembelian dan penjualan investasi, dan melaporkan nilai investasi reksadana setiap hari bursa.
Untuk memulai investasi jenis ini, Anda dapat memulai dengan biaya yang terjangkau seperti dari harga 100 ribuan. Penyedia produk reksadana pun beragam, mulai dari manajer investasi, bank, sampai platform online. Hal ini memudahkan pembelian.
Apakah Anda tertarik untuk investasi reksadana? Berikut ini akan dibahas secara ringkas beberapa langkah dan 5 cara investasi reksadana yang dapat Anda pertimbangkan sebelum memulai berinvestasi reksadana. Selamat membaca!
-
Tentukan Strategi Aktif atau Pasif
Hal yang pertama harus Anda pertimbangkan dalam cara investasi reksadana, adalah memilih strategi investasi reksadana. Ada 2 strategi yang dapat dipilih, aktif atau pasif.
Cara investasi reksadana dengan strategi aktif diatur oleh manajer investasi dengan cara yang lebih agresif. Manajer portofolio investasi Anda akan melakukan riset dan membeli investasi dengan tujuan menghasilkan return yang tinggi di atas tingkat pasar.
Strategi aktif ini memerlukan dana yang lebih besar dibandingkan dengan strategi pasif karena memerlukan usaha yang lebih dari seorang manajer profesional.
Cara investasi reksadana strategi pasif memiliki pendekatan yang lebih mengikuti pergerakan pasar. Untuk pilihan ini, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sebesar strategi aktif karena biaya pengelolaannya rendah.
Return yang dihasilkannya juga mengikuti pasar/indeks, tidak berusaha untuk menghasilkan nilai di atasnya.
-
Menghitung Anggaran
Investasi reksadana menjadi cara investasi yang paling populer di kalangan generasi muda Indonesia. Ini dikarenakan reksadana lebih aman, murah, dan mudah diperoleh. Anda dapat membeli reksadana via manajer investasi, lewat bank, atau melalui penyedia reksadana online.
Dalam menentukan mau membeli reksadana dari mana, baik itu dari bank, manajer investasi, atau dari platform online, itu kembali lagi pada tujuan dan rencana keuangan Anda.
Satu hal yang pasti mesti diperhatikan dengan seksama adalah menghitung anggaran yang diperlukan. Anggaran ini mesti disesuaikan dengan berbagai biaya yang dapat dikenakan oleh penyedia reksadana pada Anda.
Dalam mengumpulkan dana untuk investasi, Anda mesti bersabar. Aturan sederhananya, Anda mesti rela menitipkan uang Anda dalam waktu yang lama untuk mendapatkan return yang tinggi.
Penyedia reksa dana memiliki batasan minimum bagi investor untuk membuka akun dan mulai berinvestasi. Harga minimumnya ini berbeda-beda tergantung penyedia jasanya.
-
Memilih Penyedia Reksadana
Untuk memulai investasi reksadana, banyak pilihan yang dapat Anda pertimbangkan, berbeda dengan investasi saham yang memerlukan akun pialang.
Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah cara investasi reksadana online dengan membeli reksadana melalui platform online. Pilihan platform online ini memudahkan Anda dan harganya pun lebih murah karena prosesnya berlangsung secara online.
Salah satu contoh penyedia reksadana online adalah IPOTFUND, yang menyediakan 86 reksadana dan 19 manajer investasi. IPOTFUND ini merupakan supermarket reksadana pertama di Indonesia, didukung dengan kecanggihan teknologi untuk keuntungan yang maksimal.
Selain lewat IPOTFUND, reksadana online BCA, Mandiri, BRI, dan Tokopedia juga tersedia.
-
Perhatikan Biaya
Kembali lagi pada topik strategi investasi reksadana aktif dan pasif. Strategi aktif dikelola dengan jasa yang lebih besar, ini artinya biaya yang harus Anda bayar pun lebih besar.
Sebelum memulai investasi, ketahui lebih lanjut mengenai biaya apa saja yang ada pada produk investasi reksadana pilihan Anda.
Secara umum, terdapat 3 biaya yang harus dibayar seorang investor reksadana, yakni biaya pembelian, penjualan, dan pengalihan.
Untuk produk reksadana pasar uang, sebagian manajer investasi tidak memungut biaya pembelian dan penjualan. Sedangkan untuk produk selain itu, biaya pembelian dan penjualan yang ditetapkan dapat bervariasi. Rentang harganya pada umumnya berkisar dari 0 sampai 5%.
-
Membuat Portofolio
Setelah Anda menentukan produk reksadana yang ingin Anda beli, langkah selanjutnya yang mesti Anda pikirkan adalah cara mengelola investasi Anda.
Salah satu cara terbaik yang dapat Anda terapkan adalah terus menyeimbangkan kembali portofolio Anda setahun sekali, dengan tujuan untuk tetap menyelaraskannya dengan konsep diversifikasi.
Sebagai contohnya, jika sebagian investasi Anda menghasilkan pendapatan yang tinggi, Anda dapat menjual sebagian porsi pendapatannya dan menginvestasikannya pada yang lain untuk tetap seimbang. Ini menjadi pilihan yang aman.
Nah, itulah tips singkat dan cara investasi reksadana yang mesti Anda pertimbangkan sebelum memulai berinvestasi. Semoga informasi ini bermanfaat dan rencana investasi Anda berjalan baik!