
Cara menghitung kebutuhan keramik wajib diperhatikan, terutama bagi kamu yang masih awam dan berencana membangun rumah.
Tujuannya, agar kamu mengetahui berapa kebutuhan dari material ini sehingga terhindar dari kekurangan atau kelebihan keramik saat tukang akan memasangnya.
Mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik pun cukup penting bila kamu berencana merenovasi rumah.
Dengan tahu kebutuhannya, secara otomatis kita akan tahu estimasi biaya yang diperlukan.
Simak selengkapnya di bawah ini, ya!
Berapa Isi Keramik 1 Dus?

Sebelum mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik, pertama-tama ketahui dulu isi keramik dalam satu dusnya.
Biasanya, keramik yang dijual di pasaran tersedia dalam beberapa ukuran.
Tiap-tiap ukurannya memiliki jumlah keramik yang berbeda.
Berikut adalah isi keramik 1 dus:
- Keramik 20×20 cm: 25 keping
- Keramik 30×30 cm: 11 keping
- Keramik 40×40 cm: 6 keping
- Keramik 25×40 cm: 10 keping
- Keramik 25×50 cm: 8 keping
- Keramik 50×50 cm: 4 keping
- Keramik 60×60 cm: 3-4 keping
Baca juga: 10 Jenis Keramik Terpopuler beserta Kelebihan dan Kekurangannya
Setelah mengetahui jumlah keramik dalam satu dus, pahami cara menghitung kebutuhannya yang benar.
Cara Menghitung Kebutuhan Keramik yang Benar
1. Hitung Luas Ruangannya

Cara menghitung keramik adalah dengan mengetahui luas lantai yang akan dipasang keramik tersebut.
Untuk menghitung luas lantai, ukurlah terlebih dulu berapa panjang dan lebar ruangan.
Misalnya, sebuah ruangan di rumah mempunyai panjang 8 meter dan lebar 8 meter, rumus atau cara menghitung luas ruangan untuk keramik adalah sebagai berikut:
- Panjang keramik x lebar keramik = luas bidang
Jika demikian, luas ruangan yang akan dipasang keramik adalah sebagai berikut:
- 8×8 meter = 64 m²
2. Ketahui Ukuran Keramik Per Dusnya
Selain mengetahui luas bidang yang hendak dipasang keramik, kamu juga wajib mengetahui ukuran luas per keping keramik.
Misalnya, bila ukuran keramik per kepingnya adalah 60×60 cm, kalikan saja luas dan lebarnya.
Rumus yang dipakai untuk menghitung total luas persegi adalah sebagai berikut:
- Panjang x lebar
Jadi, apabila keramik ukuran 60×60 cm, perhitungannya menjadi 60 x 60 = 3.600 cm persegi.
Setelah itu, kamu harus mengonversikan sentimeter persegi ke dalam satuan meter persegi dengan cara dibagi 10.000.
Berdasarkan hitungan tersebut, luas meter persegi untuk setiap keping keramik ukuran 60×60 cm adalah 0,36 m².
Rumus ini bisa diterapkan untuk berbagai jenis ukuran keramik yang tersedia.
Baca juga: 7 Keramik Lantai Kamar Mandi yang Tidak Licin. Aman dan Stylish!
3. Hitung Kebutuhan Jumlah Keramik

Cara hitung kebutuhan keramik masuk ke tahap yang cukup penting.
Tahap ini memungkinkanmu mengetahui jumlah pasti keramik yang dibutuhkan dalam sebuah ruangan.
Untuk menentukan jumlah keramik, kita bisa menggunakan rumus.
Berikut adalah rumusnya:
- Total luas ruangan : luas keping keramik
Misalnya, diketahui total luas ruangan sebesar 64 m², sedangkan total luas per keramiknya adalah 60×60 cm atau 0,36 m², hasil perhitungannya adalah sebagai berikut:
- 64 : 0,36 = 177,77, atau bila dibulatkan berjumlah 178 keping keramik
Baca juga: 10 Inspirasi Model Keramik Teras Depan Rumah yang Bagus dan Modern
4. Menghitungkan Kebutuhan Jumlah Dus Keramik
Cara menghitung keramik berada di tahap akhir.
Pada fase ini, kamu akan diberi tahu cara menghitung kebutuhan keramik per dus.
Pasalnya, seperti kita tahu, keramik dijual tidak per keping, tetapi per dus.
Misalnya, setiap dus berisi empat keping keramik, lalu total kebutuhan keramik secara keseluruhan adalah 178 keping.
Kamu bisa menggunakan rumus sebagai berikut:
- Total keseluruhan kebutuhan keramik : total keramik di dalam dus
Jika demikian, maka hasil perhitungannya adalah 178 : 4 = 44,5 dus, atau bila dibulatkan menjadi 45 dus.
Jadi, sebuah ruangan dengan luas 64 meter persegi membutuhkan 44,5 dus atau 178 keping keramik ukuran 60×60 cm.
Itulah cara menghitung kebutuhan keramik lantai yang penting untuk diketahui.
Jika sedang mencari rumah, pastikan kunjungi laman www.99.co/id.
Semoga bermanfaat!