Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Material Cor Beton per M3

Last update: 15 Oktober 2024 3 min read
Author:

Mengetahui cara menghitung kebutuhan material cor beton per m3 cukup penting, agar beton yang dihasilkan kukuh dan kuat.

Beton merupakan material konstruksi yang kerap dibutuhkan dalam pembangunan sebuah rumah.

Bahan ini terbuat dari campuran semen, air, pasir, dan kerikil.

Semua bahan-bahan itu kemudian dicampur, lalu dibiarkan sampai mengeras.

Dalam konstruksi rumah, beton digunakan untuk kebutuhan fondasi, struktur dinding, kolom, lantai, atap, atau struktur pelapis.

Fungsi beton sendiri untuk memberikan kestabilan, kekuatan, dan ketahanan jangka panjang dalam konstruksi rumah.

Berdasarkan hal tersebut, dalam menentukan kebutuhan material cor beton per m3 kamu harus menghitungnya dengan tepat.

Pasalnya, cara hitung kebutuhan cor beton secara langsung dapat memengaruhi kualitas cor yang dihasilkan.

Maka itu, artikel berikut akan memberikan cara menghitung kebutuhan material cor beton per m3 sebagai rujukan. Mari simak dengan seksama!

Baca Juga: Seluk-beluk Struktur Beton Bertulang

Cara Menghitung Kebutuhan Material Cor Beton per M3

Sebagai informasi, dalam menghitung kebutuhan beton, ada panduan berdasarkan Standar Nasional Indonesia atau SNI.

Standar itu termaktub dalam SNI 03-2834-2000 yang mengatur tentang Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.

Dalam konteks pembuatan dak beton untuk konstruksi rumah, biasanya menggunakan mutu beton K-225.

Dalam menentukan kebutuhan material cor beton per m3, terdapat beberapa aspek yang perlu dihitung, berikut rinciannya:

1. Menentukan Komposisi Campuran Beton

Cara menghitung cor beton per m3

Komposisi bahan campuran beton menurut SNI untuk mutu beton K-225 dengan perbandingan 1:2:3, artinya:

  • 1 bagian semen
  • 2 bagian pasir
  • 3 bagian kerikil

Secara lebih praktis, kita dapat langsung menggunakan kebutuhan material standar untuk per m3 beton berdasarkan SNI.

Berikut estimasi kebutuhan bahan untuk 1 m3 beton mutu K-225:

  • Semen: 371 kg
  • Pasir: 698 kg atau 0,5 m3
  • Kerikil (agregat kasar): 1047 kg atau 0,8 m3
  • Air: 215 liter atau 0,215 m3

Angka-angka di atas dapat kamu gunakan sebagai rujukan.

Namun, dalam praktiknya, tukang tetap saja mesti menghitungnya secara manual.

Apalagi bila ukuran yang hendak menggunakan cor beton tidak terlalu presisi.

2. Menghitung Volume Dak Beton

Kita berasumsi hendak membangun dak beton lantai dua sebuah rumah dengan dimensi 3 x 4 meter dan ketebalan dak 12 cm (0,12 m).

Hal pertama yang harus dihitung adalah volumen dak beton.

Rumus volume beton dihitung sebagai berikut:

Volume dak beton = Panjang × Lebar × Tebal

Jika menggunakan simulasi angka-angka di atas, maka berikut perhitungannya:

Volume dak beton = 3 m × 4 m × 0,12 m = 1,44 m3

Jadi, volume dak beton yang perlu dicor adalah 1,44 m3.

3. Menghitung Kebutuhan Material Berdasarkan Volume

Setelah mengetahui volume dak beton, silakan kalikan kebutuhan bahan untuk 1 m3 beton dengan volume total dak yang akan dicor (1,44 m3).

Semen:

Kebutuhan semen = 371 kg/m3 × 1,44m3 = 534,24 kg

Untuk kantong semen ukuran 50 kg:

Jumlah kantong semen= 534,24 kg : 50 kg/kantong = 10,68 kantong

Untuk kebutuhan semen, dibulatkan menjadi 11 kantong semen.

Pasir:

Kebutuhan pasir = 0,5 m³ × 1,44 m³ = 0,72 m³

Kerikil (agregat kasar):

Kebutuhan kerikil = 0,8 m³ × 1,44m³ = 1,152 m³

Air:

Kebutuhan air = 0,215 m³ × 1,44m³ = 0,3096 m³ atau 309,6 liter air

Hasil Akhir Kebutuhan Material untuk Dak Beton (1,44 m³)

  • Semen: 534,24 kg atau 11 kantong semen (50 kg per kantong)
  • Pasir: 0,72 m³
  • Kerikil: 1,152 m³
  • Air: 309,6 liter

Dengan mengetahui kebutuhan material untuk cor beton, kamu bisa menghitung estimasi biaya yang dibutuhkan.

Alhasil, kamu dapat menyiapkan bujet secara tepat.

Baca juga: Apa Itu Batu Split? Begini Pengertian, Fungsi, Jenis dan Harganya

Itulah tadi cara menghitung kebutuhan material cor beton per m3.

Semoga bermanfaat.

 

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas seputar properti, termasuk desain rumah dan info KPR.