5 Cara Meninggikan Lantai Rumah yang Sudah Jadi agar Bebas Banjir dan Biayanya

Last update: 14 Januari 2026 4 min read
Author:

Cara meninggikan lantai rumah yang sudah jadi menjadi solusi yang banyak dipilih pemilik rumah untuk mengatasi masalah banjir tanpa harus membongkar bangunan secara menyeluruh.

Meninggikan lantai rumah yang sudah jadi bertujuan agar air hujan atau genangan tidak mudah masuk ke dalam rumah.

Selain meningkatkan kenyamanan, langkah ini juga membantu menjaga kondisi bangunan agar lebih awet dan terhindar dari kerusakan akibat air.

Dengan metode yang sesuai, rumah bisa menjadi lebih aman dan bebas banjir tanpa harus membongkar seluruh bangunan.

Lantas, bagaimana cara meninggikan lantai rumah tersebut?

Simak penjelasannya di bawah ini!

5 Cara Meninggikan Lantai Rumah yang Sudah Jadi

YouTube/Tukang Petualang

1. Menambah Lapisan Urugan dan Cor Lantai

Cara meninggikan lantai rumah yang sudah jadi adalah menambah lapisan urugan dan cor lantai.

Kamu bisa menambahkan lapisan urugan, seperti tanah, pasir, atau sirtu di atas lantai lama.

Setelah itu, permukaan diratakan lalu dicor beton sebagai lantai baru.

Metode ini cocok jika kenaikan lantai tidak terlalu tinggi, misalnya 10–30 cm.

Prosesnya relatif cepat dan struktur bangunan lama tidak perlu banyak diubah.

Namun, kamu perlu menyesuaikan tinggi pintu, kusen, dan anak tangga agar tetap nyaman digunakan.

Selain itu, menurut akun YouTube Tukang Petualang, lantai yang akan ditinggikan perlu diketuk atau dikasarkan terlebih dahulu karena permukaan keramik yang licin dapat membuat semen sulit menempel.

2. Menaikkan Lantai dengan Sistem Dak Beton

Untuk kebutuhan peninggian yang lebih tinggi, sistem dak beton bisa menjadi solusi.

Cara meninggikan lantai rumah yang sudah jadi ini dilakukan dengan membuat struktur beton bertulang di atas lantai lama.

Keunggulan metode ini adalah kekuatannya yang lebih baik dan tahan lama.

Namun, pengerjaannya memerlukan perhitungan struktur yang matang agar beban tambahan tidak membahayakan bangunan.

Biasanya, cara ini diterapkan pada rumah yang sering terendam banjir dengan ketinggian air cukup signifikan.

Kamu bisa memakai metode ini untuk meninggikan lantai teras yang sudah jadi.

3. Menggunakan Rangka Baja Ringan atau Kayu

Alternatif lain adalah membuat rangka lantai baru menggunakan baja ringan atau kayu, lalu menutupnya dengan papan semen atau multipleks khusus lantai.

Cara ini sering dipilih karena bobotnya lebih ringan dibandingkan beton.

Cara meninggikan lantai rumah dengan rangka ini cocok untuk rumah lama yang struktur dasarnya sudah tidak memungkinkan menerima beban berat.

Selain itu, proses pengerjaannya cenderung lebih bersih dan cepat.

Baca juga:

6 Cara Meninggikan Rumah Tanpa Bongkar Bangunan Utamanya

4. Meninggikan Lantai Secara Bertahap per Ruangan

Jika anggaran terbatas, kamu bisa meninggikan lantai secara bertahap per ruangan.

Biasanya, dimulai dari area yang paling rawan banjir seperti ruang tamu atau dapur.

Cara ini membantu mengurangi biaya sekaligus memungkinkan rumah tetap dihuni selama proses renovasi.

Meski hasilnya tidak langsung menyeluruh, langkah ini cukup efektif sebagai solusi sementara.

5. Menyesuaikan Sistem Drainase dan Pintu

Selain menaikkan lantai, penting juga menyesuaikan sistem drainase di sekitar rumah.

Saluran air yang lancar akan membantu mengurangi genangan.

Pintu dan ambang pintu sebaiknya ikut ditinggikan atau dibuat model pintu anti air.

Dengan begitu, cara meninggikan lantai rumah akan lebih maksimal dalam mencegah air masuk ke dalam rumah.

Biaya Meninggikan Lantai Rumah

Biaya meninggikan lantai rumah yang sudah jadi sangat bervariasi, tergantung metode, luas area, dan material yang digunakan.

Untuk metode urugan dan cor beton, biaya umumnya berkisar antara Rp300.000—Rp600.000 per meter persegi.

Jika menggunakan dak beton bertulang, biayanya bisa lebih mahal, yaitu sekitar Rp700.000—Rp1.200.000 per meter persegi karena melibatkan besi dan pekerjaan struktur tambahan.

Sementara itu, metode rangka baja ringan atau kayu biasanya berada di kisaran Rp400.000—Rp800.000 per meter persegi.

Selain biaya material dan tenaga kerja, kamu juga perlu menyiapkan anggaran tambahan untuk penyesuaian pintu, kusen, tangga, serta finishing lantai seperti keramik.

Dengan perencanaan yang matang, cara meninggikan lantai rumah yang sudah jadi bisa menjadi investasi jangka panjang agar rumah lebih nyaman, aman, dan bebas banjir.

Baca juga:

9 Cara Memasang Keramik Lantai Rumah yang Benar. Bisa Dikerjakan Sendiri!

***

Demikian penjelasan cara meninggikan lantai rumah yang sudah jadi.

Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Simak artikel menarik lainnya hanya di Panduan 99.co Indonesia.

Kunjungi www.99.co/id sekarang juga untuk menemukan hunian impian.

**Gambar header: Unsplash/Nolan Issac

 

Lulusan Sastra Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Kini, aktif sebagai penulis di 99 Group.