Tak Ribet, Begini 7 Cara Sewa Apartemen

19 Nov 2019 - Martha

Tak Ribet, Begini 7 Cara Sewa Apartemen

photo: pexels.com

Sewa apartemen sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sewa rumah. Namun bagi Anda yang tinggal di perkotaan dan masih belum tahu tata cara sewa apartemen, simak terus uraian berikut ya

Tinggal di apartemen jadi pilihan yang paling pas bagi masyarakat urban yang ingin hidup serba praktis.

Hal ini karena biasanya apartemen berada di lokasi-lokasi strategis yang bisa Anda pilih sesuai dengan tempat kerja atau pusat aktivitas keseharian.

Selain bisa lebih hemat biaya transportasi, tinggal di dekat kantor atau kampus bisa menghemat waktu dan energi juga, karena bisa menghindari kemacetan yang sudah jadi ciri khas kota besar dengan penduduk yang padat.

Belum lagi apartemen dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memanjakan, mulai dari layanan keamanan 24 jam, area parkir hingga fasilitas olahraga seperti kolam renang, jogging track dan sebagainya. 

Ditambah durasi sewa apartemen yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik bulanan atau tahunan. Bahkan juga ada yang harian, khusus bagi yang sedang berkunjung ke satu kota untuk berlibur atau urusan bisnis.

Baca juga:

7 Alasan Sewa Apartemen Harian Lebih Untung Daripada Hotel Saat Berlibur

Nah, kalau Anda salah satu yang tertarik ingin mengetahui tata cara sewa apartemen harian, bulanan maupun tahunan, berikut hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Pahami kebutuhan dan kemampuan finansial

Kebutuhan di sini misalnya adalah berdasarkan lokasi, spesifikasi dan fasilitas yang ditawarkan.

Lokasi seperti yang disebutkan sebelumnya harus memiliki akses yang mudah ke berbagai titik terutama ke kantor atau kampus. 


photo: pixabay.com

Lalu lebih spesifik lagi, bisa Anda pertimbangkan luas unit termasuk untuk jumlah kamar tidur. Jika Anda lajang tentunya tipe studio atau 1 kamar tidur sudah cukup, namun tak begitu dengan yang sudah menikah apalagi punya anak, mungkin setidaknya butuh unit dengan 2 kamar tidur.

Berikutnya pertimbangkan juga untuk memilih unit dalam kondisi furnished (dengan perabotan) atau non-furnished (tanpa perabotan), serta fasilitas seperti apa saja yang dibutuhkan, misalnya AC, laundry dan lain sebagainya.

Kemudian bicara kemampuan finansial, di sini yang harus Anda perhitungkan bukan saja tarif apartemennya, tapi juga biaya-biaya lain contohnya iuran pemeliharaan.

Dengan mengetahui spesifikasi unit yang dibutuhkan dan kemampuan finansial, akan membantu Anda dalam menyeleksi berbagai pilihan unit atau tipe apartemen yang tersedia.

  1. Hunting 

Cara sewa apartemen berikutnya adalah dengan mencari unit yang sesuai dengan kriteria Anda di poin sebelumnya.

Anda bisa melakukan tahapan hunting dengan mudah secara online.


photo: pixabay.com

Ada banyak website yang bisa Anda kunjungi untuk mencari apartemen di Jakarta maupun di kota lainnya, salah satu contohnya adalah 99.co Indonesia.

Gunakan filter untuk menyeleksi berdasarkan kriteria yang sudah Anda buat di atas. Lalu cek satu per satu pilihan yang ada.

Biasanya dalam sebuah iklan properti, akan tersaji lengkap deskripsi dan foto unit apartemen yang ditawarkan.

Untuk harga, sebaiknya bandingkan tarifnya dengan unit yang setipe di wilayah tersebut. Tujuannya tentu agar Anda mendapat tarif yang sesuai.

  1. Hubungi langsung pemilik

Cara sewa apartemen berikutnya adalah langsung hubungi kontak pemasang iklan atau pemilik properti yang ada di iklan properti.

Dengan begini, Anda bisa bertanya secara langsung mengenai ketersediaan unit, kondisinya, hingga membuat janji bertemu dengan yang bersangkutan.

  1. Cek dan ricek apartemen

Meskipun Anda mencari iklan online, survei langsung tentunya tetap dibutuhkan saat ingin sewa apartemen. 

Karena di sini Anda bisa merasakan langsung berada di unit tersebut dan bertanya lebih jauh mengenai peraturan sewa dan hal-hal lainnya.

Dalam pengecekan pertama, bisa saja Anda sekedar mengetahui kondisi unit dan apartemen secara umum serta tata cara sewa apartemen dengan pemilik, termasuk negosiasi harga.

Dalam pengecekan ulang (ricek) Anda pastikan lagi untuk melihat semua fasilitas yang disediakan, bahwa semuanya berfungsi dan bekerja dengan baik.

Tak ada kerusakan atau kekurangan yang mungkin tidak disebutkan sebelumnya. Jika ada, langsung laporkan ini pada pemilik apartemen untuk ditindaklanjuti.

  1. Baca dengan seksama surat perjanjian kerjasama


Cara sewa apartemen selanjutnya adalah memastikan bahwa ada surat perjanjian kerjasama

Dimana isinya berisi poin-poin penting mulai dari data diri kedua belah pihak, tarif sewa, durasi sewa, hingga sanksi jika melanggar aturan.

Intinya surat ini berisi hak dan kewajiban kedua belah pihak, yakni Anda dan pemilik properti. Serta berfungsi juga sebagai pegangan jika di kemudian hari ada masalah atau kesalahpahaman.

Jangan sungkan untuk bertanya mengenai segala hal yang tertuang di surat kerjasama ini sebelum Anda menyetujui dan menandatanganinya.

Dalam hal ini tak ada salahnya juga Anda berkomunikasi dengan pihak pengelola apartemen, jadi tak ada aturan dan ketentuan di gedung apartemen yang tidak diketahui.

Biasanya secara umum, seluruh penghuni hanya berkewajiban menjaga ketertiban dan tidak mengganggu privasi dan kenyamanan penghuni lain.

  1. Siapkan dokumen 

Selain menandatangani surat kerjasama, biasanya Anda juga akan diminta untuk menyiapkan data diri berupa fotokopi kartu identitas dan yang lainnya. 

Untuk yang satu ini sudah jadi standar dalam tata cara sewa apartemen maupun rumah tapak dan properti lainnya.

  1. Pembayaran uang muka dan pelunasan


Ketika sudah yakin dengan unit yang dipilih, dan memastikan tak ada kekurangan maupun masalah, Anda bisa membayar uang muka dengan besaran sesuai dengan kesepakatan. Biasanya berkisar di 50%.

Dan biasanya harus dilunasi saat serah terima kunci. 

Dalam beberapa kasus, kadang ada yang diwajibkan untuk membayar deposit juga. Hal ini tentunya sudah dibicarakan dan disetujui juga di cara sewa apartemen sebelumnya.

Deposit ini biasanya ditujukan sebagai jaminan atas kerusakan barang atau jika ada yang hilang. Dan uang ini akan dikembalikan jika hal-hal tersebut tidak terjadi.

Itulah gunanya di poin sebelumnya Anda harus melakukan ricek, untuk memastikan kondisi apartemen saat Anda tempati. 


Lalu selain cara sewa apartemen di atas, ada beberapa hal lainnya yang juga perlu Anda ketahui:

  1.  Sewa apartemen via agen properti

Kadang menyewa langsung ke pemilik bisa jadi langkah yang kurang tepat, karena ada saja pemilik properti yang tidak jujur atau bahkan tidak paham dengan kondisi properti yang ditawarkan.

Di sinilah peran orang ketiga yang profesional yakni agen properti. 

Yang jelas, menyewa via agen tak perlu khawatir dengan tarif yang kemahalan atau sebaliknya. 

Mereka bisa dibilang cukup ahli dalam menetapkan harga. Seorang agen properti juga bekerja secara profesional, sehingga tidak akan mencemarkan nama baik dan perusahaannya dengan berlaku tidak jujur.


  1. Selalu waspada dalam menghadapi tawaran murah

Biasakan untuk melakukan riset sebelumnya, tujuannya agar Anda tidak benar-benar blank. Sehingga Anda tahu ketika ada penawaran yang sifatnya mencurigakan. 

Misalnya jika pasaran di suatu kawasan adalah sekitar Rp 5 juta per bulan, maka wasapadai mereka yang menawarkan dengan harga jauh di bawah angka itu.

Bicara harga, yang menarik saat ini jumlah apartemen di kota besar sudah sangat banyak dan membuat para pengembang berlomba memasang harga yang kompetitif.

Buktinya Anda yang ingin sewa apartemen murah di Jakarta, masih banyak pilihan yang bisa dicoba dengan tarif mulai dari Rp 2 juta-an saja per bulan.

  1. Selalu gunakan metode pembayaran yang aman

Kalau Anda menyewa dari agen atau perusahaan terpercaya, Anda biasanya akan diberikan pilihan cara pembayaran yang aman, terjamin bahkan bisa dilacak.

Dengan begini Anda bisa terhindar dari tindak penipuan atau kejahatan lainnya.

Dan jika penyedia properti adalah pihak terpercaya Anda tentu akan diberi kemudahan dalam segala hal. Termasuk jika harus membatalkan pemesanan karena satu dan lain hal. 

Biasanya pembatalan bisa dilakukan dengan ketentuan denda yang tercantum di surat kerjasama. 

Kebijakannya pun berbeda-beda. Ada yang mengembalikan uang 100%, atau ada yang dikembalikan secara tidak penuh, lagi-lagi ini sesuai kesepakatan sebelumnya.


Sekarang Anda sudah tahu cara sewa apartemen ya... Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Sewa Kos atau Sewa Apartemen Bandung?


Author:

Martha