Harga Rumah Subsidi Naik? Ini Cara Siasati Cicilan Rumah Ringan

3 Apr 2020 - Yuhan Al Khairi

Harga Rumah Subsidi Naik? Ini Cara Siasati Cicilan Rumah Ringan

Skema pembelian rumah lewat KPR memang tengah digandrungi masyarakat. Namun, isu kenaikan harga hunian subsidi di tahun 2020 membuat kita harus memutar otak mendapatkan cicilan rumah ringan.

Harga rumah subsidi memang berbeda-beda di setiap daerah, tetapi kenaikan harga rumah murah ini tentu akan memberatkan sebagian masyarakat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut kabar yang beredar rumah subsidi akan naik mulai dari Rp7 juta-an hingga Rp11 juta-an. Angka tersebut tentu cukup besar, mengingat harga rumah subsidi saat ini sudah mencapai Rp120 juta-an.

Lantas, bagaimana caranya menyiasati agar cicilan rumah ringan? Sebelum kita membahas hal tersebut, simak dulu daftar harga rumah subsidi terbaru tahun 2020 di bawah ini.


Daftar Harga Rumah Subsidi Terbaru Tahun 2020

Sebelum mengetahui bagaimana caranya mendapatkan cicilan rumah ringan, ada baiknya jika kamu menyimak daftar harga rumah subsidi terbaru di tahun 2020, berikut selengkapnya:

No.

Wilayah

Harga Rumah Subsidi Tahun 2019

Harga Rumah Subsidi Tahun 2020

Kenaikan

1.

Jawa (kecuali Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai)

Rp140.000.0000

Rp150.5000.000

Rp10.500.000

2.

Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu)

Rp153.000.000

Rp164.500.000

Rp11.500.000

3.

Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau (kecuali Kepulauan Anabas)

Rp146.000.000

Rp156.500.000

Rp10.500.000

4.

Maluku, Maluku Utara, Bali, dan Nusa Tenggara, Jabodetabek, Kepulauan Anabas

Rp158.000.000

Rp168.000.000

Rp10.000.000

Itu tadi skema kenaikan harga rumah subsidi berdasarkan peta lokasinya di Indonesia. Peraturan kenaikan ini tertulis pada Kepmen PUPR No. 535/KPTS/M/2019, dan dapat kamu baca selengkapnya di sana ya...

Nah, setelah mengetahui berapa dan yang harus kamu anggarkan untuk membeli sebuah rumah subsidi di tahun 2020, berikut cara menyiasati agar cicilan rumah ringan yang bisa kamu coba.


Cara Mendapatkan Cicilan Rumah Ringan


Secara umum, terdapat tiga cara yang bisa dilakukan dalam menyiasati agar cicilan rumah ringan. Agar tidak salah dalam menerapkan cara-cara tersebut, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Memanfaatkan Program KPR Subsidi FLPP

Kamu tentu sudah familiar dengan skema pembayaran KPR, bukan? Namun, tahukah kamu ada skema pembayaran hunian lain yang disebut sebagai subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan)?

Mirip seperti KPR, FLPP merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah untuk membantu MBR yang ingin mencari cicilan rumah ringan. Bedanya dengan KPR, FLPP memiliki bunga yang lebih rendah.

Kredit bunga yang ditawarkan pada skema pembayaran ini cukup murah dan tetap (fix) hingga jangka waktu cicilan selesai (tenor). Saat ini, ada 110 ribu unit rumah FLPP yang ditawarkan oleh pemerintah.

Bahkan, beberapa dari rumah murah tersebut berharga di bawah Rp200 juta-an. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan sejumlah keuntungan lain apabila mengajukan program KPR subsidi FLPP, seperti:

  • Cicilan rumah ringan dengan suku bunga 5 persen fix per tahun

  • Jangka waktu cicilan panjang hingga 20 tahun

  • Down payment (DP) atau uang muka ringan

  • Bebas premi asuransi

  • Gratis biaya Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Untuk mendapatkan fasilitas gratis PPN sendiri kamu harus memenuhi beberapa persyaratan, di mana persyaratan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 81/PMK/010/2019.

2. Menggunakan Dana Segar Tambahan


Selain yang pertama, cara lain yang bisa digunakan dalam menyiasati cicilan rumah ringan adalah menggunakan dana segar tambahan, misalnya seperti bonus atau tunjangan pekerjaan.

Bahkan, M. Andoko perencana keuangan OneShildt mengatakan, jika bonus dapat digunakan untuk mempercepat pelunasan sebagian utang KPR sehingga pokok utang akan berkurang.

Bagaimana cara mengurangi pokok utang angsuran dengan dana tambahan? Buat kamu yang belum tahu, setiap beberapa tahun sekali kita bisa meminta bank untuk memperbesar cicilan kredit rumah.

Dari cara ini jangka waktu angsuran rumah akan semakin turun dan semakin cepat selesai. Banyak orang menggunakan cara ini untuk mengurangi porsi bunga angsuran rumah setiap bulannya.

Hal tersebut dianggap cukup efektif, apalagi setiap pekerja memiliki potensi kenaikan gaji tiap tahun. Semakin besar gajimu, semakin banyak pula dana yang bisa digunakan melunasi KPR rumah tersebut.

3. Pilih atau Pindah Bank dengan Suku Bunga Rendah

Cara terakhir yang bisa dilakukan untuk mendapatkan cicilan rumah ringan adalah memilih bank atau penyedia layanan KPR yang menawarkan suku bunga angsuran rendah.

Jika sudah terlanjur memilih layanan KPR, jangan khawatir kamu masih bisa pindah ke bank lain dengan skema take over. Dengan cara ini, kamu bisa menghitung ulang komposisi kredit sesuai kemampuanmu.

Sebab, sering kali suku bunga bank yang tinggi membuat seseorang kesulitan untuk melunasi cicilannya. Selain itu, dengan cicilan rumah ringan kamu dapat mempercepat pelunasan kredit tersebut, bukan?

Meski begitu, jangan lupa memperhitungkan biaya penalti dari take over tersebut ya. Denda atau penalti sendiri besarannya berbeda-beda (tergantung kebijakan bank), umumnya 1 persen dari sisa pokok.

Mau lebih ampuh lagi? kamu bisa menggabungkan cara kedua dan cara ketiga untuk mendapatkan cicilan rumah ringan. Maksudnya, setelah melakukan take over kamu bisa menambah alokasi dana untuk kredit.

Jika demikian, sekarang kamu sudah pahamkan bagaimana caranya mendapatkan cicilan rumah ringan?  jangan lupa manfaatkan laman properti 99.co Indonesia ketika mencari rumah tersebut ya.

Semoga bermanfaat!

Author:

Yuhan Al Khairi