Cara Membuat dan Contoh RAB Rumah Terbaru 2020

9 Mar 2020 - Yuhan Al Khairi

Cara Membuat dan Contoh RAB Rumah Terbaru 2020

Membuat rencana anggaran biaya (RAB) rumah memang tidak mudah. Oleh sebab itu, butuh adanya contoh RAB rumah untuk membantu kita dalam pembuatan anggaran pembangunan rumah secara benar.

Bagi kamu yang ingin membangun sebuah hunian tentu ada banyak hal yang harus diperhitungkan sebelum membangun rumah tersebut, mulai dari harga bahan baku, upah pekerja, pajak, dan lain-lain.

Seluruh anggaran tersebut harus disusun secara rapi agar terlihat skema pembiayaan pembangunan rumah secara jelas. Jika tidak, bisa-bisa terjadi anggaran yang bocor dan kelebihan budget yang besar.

Hal ini tentu sangat merugikan, bukan? Maka dari itu, penting untuk membuat RAB rumah agar kamu tidak kebingungan mengatur anggaran pembangunan hunian tersebut.

Lantas, bagaimana cara membuat RAB rumah yang benar? Untuk mengetahuinya, simak contoh RAB rumah terbaru di tahun 2020 berikut ini, yuk!

Mengenal RAB dan Cara Menghitungnya

Sebelum melihat contoh RAB rumah, ada baiknya kamu mengetahui lebih dulu apa itu RAB. RAB atau cost planning adalah perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pembangunan atau proyek konstruksi.

Sehingga, dengan adanya RAB kamu dapat mengetahui berapa total perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah atau bangunan lainnya mulai dari awal hingga selesai.

Bahkan, RAB juga dapat berfungsi sebagai patokan ketika rumah tersebut ingin dijual kembali, lho. itu sebabnya, penting untuk menghitung RAB sebelum kamu membangun sebuah hunian.

Jika demikian, bagaimana sih cara menghitung RAB? Secara umum, ada dua cara yang bisa dilakukan dalam menghitung RAB, yakni sistem meter persegi dan sistem analisis harga satuan bangunan.

Kedua cara ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, oleh sebab itu untuk tahu lebih banyak terkait dua cara menghitung RAB, simak penjabaran lengkapnya di bawah ini:

  • Cara Menghitung RAB dengan Sistem Meter Persegi

Kelebihan dari cara menghitung RAB dengan sistem per meter persegi adalah sistem ini menawarkan perhitungan waktu yang lebih cepat, sehingga tidak memakan waktu yang lama untuk menyusun RAB.

Namun, jika ingin menggunakan cara ini pastikan kamu menyiapkan data-data yang nantinya diperlukan, seperti data luas bangunan rumah dan harga bangunan untuk setiap meter perseginya.

Selain itu, cara menghitung RAB dengan sistem meter persegi juga menuntutmu untuk menyesuaikan harga bangunan dengan waktu pengerjaan rumah, serta lokasi bangunan tersebut berada.

Contohnya seperti berikut ini:

Misalnya, kamu ingin membangun sebuah rumah dengan lebar 9 meter dan panjang 10 meter, maka luas bangunan adalah 90 meter persegi. Kita asumsikan saja harga bangunan per meter perseginya Rp2 juta.

Nah, sebagai cara menghitung RAB dengan sistem meter persegi kamu hanya tinggal mengalikan luas bangunan tadi dengan harga per meter perseginya, yakni 90 meter persegi x Rp2 juta, hasilnya Rp180 juta.


  • Cara Menghitung RAB dengan Analisis Harga Satuan Bangunan

Berbeda dari sebelumnya, kelebihan cara menghitung RAB dengan analisis harga satuan bangunan adalah cara yang satu ini dianggap sangat mendetail, sehingga tingkat ketelitiannya lebih baik dari cara lainnya.

Kendati demikian, kamu juga harus menyiapkan beberapa keperluan sebelum menggunakan cara analisis harga satuan bangunan, seperti membuat gambar atau denah rumah yang ingin dibangun.

Selain itu, kamu juga harus membuat daftar spesifikasi bahan baku bangunan dan harganya, merinci daftar pekerjaan, mencantumkan upah tukang, serta menghitung volume item pekerjaan.

Setelah semua data terkumpul, hitung volume masing-masing item berdasarkan gambar dan ukuran bangunan rumah, rumusnya dengan mengalikan volume serta harga satuan bangunan.

Contohnya seperti berikut ini:

Kita asumsikan saja, kamu ingin memasang ubin rumah seluas 60 meter persegi. Untuk mengetahui biaya pemasangan ubin tersebut, maka kamu mengalikannya dengan harga satuan ubin, misal Rp100 ribu.

Berdasarkan informasi di atas kita dapat mengetahui, bahwa total biaya pemasangan ubin rumah tersebut menjadi; 60 meter persegi x Rp100 ribu = Rp6 juta.

Bagaimana, setelah membaca ulasan di atas kamu sudah mengertikan cara menghitung RAB yang benar? Jika sudah, saatnya kita melihat contoh RAB rumah yang bisa kamu dijadikan sebagai referensi.

Contoh RAB Rumah Terbaru 2020

Sebelum masuk ke contoh RAB rumah, ada baiknya kamu mengetahui bagaimana langkah-langkah dalam pembuatan RAB tersebut. Agar tidak salah, berikut selengkapnya:

  1. Gambar kerja, fungsinya untuk menentukan daftar pekerjaan yang akan dihitung dalam pembuatan RAB rumah, seperti enis pekerjaan, spesifikasi, ukuran bahan bangunan, dan lain-lain.

  2. Volume Pekerjaan, fungsinya untuk mengetahui setiap item pekerjaan yang akan dilakukan.

  3. Harga Satuan Kerja, fungsinya agar kita mengetahui berapa biaya dari masing-masing pekerjaan yang akan dilakukan, mulai dari harga upah hingga biaya material.

  4. Jumlah Biaya Pekerjaan, dengan ini kita dapat mengetahui berapa total biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah tersebut.

  5. Rekapitulasi, dengan ini kita dapat mengetahui hasil akhir dari RAB rumah yang dibuat, mulai dari sub-sub pekerjaan hingga total biaya keseluruhannya.

Setelah memahami langkah apa saja yang harus kamu lakukan ketika membuat RAB rumah, berikut contoh RAB rumah terbaru yang bisa kamu jadikan sebagai referensi:


Itu tadi contoh RAB rumah terbaru, beserta cara menghitung dan langkah-langkah yang harus kamu lakukan dalam membuat sebuah rencana anggaran biaya rumah.

Untuk tahu lebih banyak terkait informasi dunia properti, jangan lupa akses laman blog dan panduan situs 99.co Indonesia ya. Semua hal yang kamu butuhkan terkait properti tersedia di situs tersebut.

Semoga bermanfaat!

Author:

Yuhan Al Khairi